Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Fenomena Flexing di Media Sosial

View through CrossRef
Pertumbuhan teknologi komunikasi saat ini telah menciptakan media baru yang mengubah cara orang berkomunikasi. Fenomena flexing di media sosial menjadi salah satu dampak dari perkembangan ini, di mana individu berusaha menunjukkan status sosial dan prestasi mereka secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan teori komunikasi dalam fenomena flexing di media sosial dan untuk memahami sejauh mana perilaku ini dipengaruhi oleh faktor sosial dan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan studi pustaka untuk menganalisis perilaku flexing yang muncul di kalangan pengguna media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexing sering kali didorong oleh kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan sosial dan validasi dari lingkungan. Selain itu, perilaku ini juga terkait dengan rasa tidak aman dan tekanan sosial yang dialami individu. Fenomena flexing adalah hasil dari kemajuan teknologi komunikasi dan difusi inovasi yang memfasilitasi interaksi sosial di dunia maya. Flexing tidak hanya sebatas pamer harta, tetapi juga mencerminkan bentuk self-disclosure yang lebih luas, yang bertujuan untuk mendapatkan perhatian dari audiens di media sosial.
Title: Fenomena Flexing di Media Sosial
Description:
Pertumbuhan teknologi komunikasi saat ini telah menciptakan media baru yang mengubah cara orang berkomunikasi.
Fenomena flexing di media sosial menjadi salah satu dampak dari perkembangan ini, di mana individu berusaha menunjukkan status sosial dan prestasi mereka secara berlebihan.
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan teori komunikasi dalam fenomena flexing di media sosial dan untuk memahami sejauh mana perilaku ini dipengaruhi oleh faktor sosial dan psikologis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Data dikumpulkan melalui observasi dan studi pustaka untuk menganalisis perilaku flexing yang muncul di kalangan pengguna media sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexing sering kali didorong oleh kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan sosial dan validasi dari lingkungan.
Selain itu, perilaku ini juga terkait dengan rasa tidak aman dan tekanan sosial yang dialami individu.
Fenomena flexing adalah hasil dari kemajuan teknologi komunikasi dan difusi inovasi yang memfasilitasi interaksi sosial di dunia maya.
Flexing tidak hanya sebatas pamer harta, tetapi juga mencerminkan bentuk self-disclosure yang lebih luas, yang bertujuan untuk mendapatkan perhatian dari audiens di media sosial.

Related Results

Flexing
Flexing
The phenomenon of self-presenting behavior in terms of material or also known as contemporary showing off, namely flexing, is closely related to material and is certainly attached ...
Fenomena Flexing Influencer di Media Sosial: Antara Gaya Hidup dan Pengaruh ke Audiens
Fenomena Flexing Influencer di Media Sosial: Antara Gaya Hidup dan Pengaruh ke Audiens
Fenomena flexing di media sosial semakin marak seiring dengan berkembangnya budaya digital dan meningkatnya peran influencer sebagai pembentuk opini publik. Flexing tidak hanya dim...
Analisis Flexing di Media Sosial: Citra, Konsumsi, dan Hubungan Sosial Gen Z
Analisis Flexing di Media Sosial: Citra, Konsumsi, dan Hubungan Sosial Gen Z
<p>Fenomena flexing di media sosial semakin populer di kalangan generasi muda sebagai upaya untuk menampilkan citra diri dan pencapaian yang mereka raih dalam kehidupan sehar...
Lifestyle: Flexing Behavior in Social Media
Lifestyle: Flexing Behavior in Social Media
Global environmental degradation cannot be separated from people behavior and lifestyle, one of which is the flexing phenomenon. This study was conducted using a qualitative phenom...
Flexing sebagai Strategi Representasi Diri di Media Sosial: Studi Fenomenologis pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh
Flexing sebagai Strategi Representasi Diri di Media Sosial: Studi Fenomenologis pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh
The phenomenon of flexing on social media is increasingly developing as a form of self-image, especially among students. Flexing is a behavior that displays certain achievements, w...
Flexing sebagai Simulakra Status Sosial di Era Digital
Flexing sebagai Simulakra Status Sosial di Era Digital
This study aims to analyze the phenomenon of flexing on social media as a representation of social status in digital society through the perspectives of Jean Baudrillard’s simulacr...
Larangan Flexing di Media Sosial dalam Perspektif Hadis
Larangan Flexing di Media Sosial dalam Perspektif Hadis
Tulisan ini memberikan penjelasan terhadap sebuah permasalahan yakni tentang  flexing di media sosial dalam perspektif hadis membahas fenomena flexing, di mana individu berlomba-lo...
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian Di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar
Abstrak . Pesannya pengguna media sosial saat ini berpotensi untuk dimanfaatkan oleh semua profesi termasuk penyuluh sebagai sumber belajar dan media informasi pertanian. Melalui p...

Back to Top