Javascript must be enabled to continue!
SURVEI KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN PUSKESMAS SUKARAYA KABUPATEN BEKASI
View through CrossRef
Pelayanan kefarmasian yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakaian jasa pelayanan sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Dalam upaya meningkatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas perlu dilakukan evaluasi dengan menilai tingkat kepuasan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif dengan pendekatan kuantitatif. Data dan informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunkan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sukaraya Kabupaten Bekasi dan jumlah sampel dihitung menggunkan pendekatan Slovin untuk menentukan jumlah sampel minimal. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepuasan pasien mengenai pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sukaraya Kabupaten Bekasi yaitu pada dimensi Kehandalan (Reliability) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,28 dengan kategori sangat puas, pada dimensi Ketanggapan (Responsiveness) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,23 dengan kategori puas, pada dimensi Jaminan (Assurance) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,28 dengan kategori sangat puas, pada dimensi Empati (Empathy) didapatkan nilai sebesar 3,19 dengan kategori puas, pada dimensi Bukti Langsung (Tangible) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,01 dengan kategori puas.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
Title: SURVEI KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN PUSKESMAS SUKARAYA KABUPATEN BEKASI
Description:
Pelayanan kefarmasian yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakaian jasa pelayanan sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Dalam upaya meningkatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas perlu dilakukan evaluasi dengan menilai tingkat kepuasan pasien.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian.
Penelitian ini merupakan penelitian deskritif dengan pendekatan kuantitatif.
Data dan informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunkan kuesioner.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sukaraya Kabupaten Bekasi dan jumlah sampel dihitung menggunkan pendekatan Slovin untuk menentukan jumlah sampel minimal.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kepuasan pasien mengenai pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sukaraya Kabupaten Bekasi yaitu pada dimensi Kehandalan (Reliability) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,28 dengan kategori sangat puas, pada dimensi Ketanggapan (Responsiveness) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,23 dengan kategori puas, pada dimensi Jaminan (Assurance) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,28 dengan kategori sangat puas, pada dimensi Empati (Empathy) didapatkan nilai sebesar 3,19 dengan kategori puas, pada dimensi Bukti Langsung (Tangible) didapatkan nilai rata-rata sebesar 3,01 dengan kategori puas.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH APOTEKER DI PUSKESMAS X TANGERANG SELATAN
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN OLEH APOTEKER DI PUSKESMAS X TANGERANG SELATAN
Pelayanan kefarmasian merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, serta mengatasi masalah terkait obat dan kesehatan. Dalam upaya meningkatkan m...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT DI PUSKESMAS KARANG INTAN 2 KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR DESCRIPTION OF PATIENT SATISFACTION LEVELS ON DRUG INFORMATION SERVICES AT KARANG INTAN HEALTH CENTER 2, KARANG INTAN DI
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT DI PUSKESMAS KARANG INTAN 2 KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR DESCRIPTION OF PATIENT SATISFACTION LEVELS ON DRUG INFORMATION SERVICES AT KARANG INTAN HEALTH CENTER 2, KARANG INTAN DI
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP
PELAYANAN INFORMASI OBAT DI PUSKESMAS KARANG
INTAN 2 KECAMATAN KARANG INTAN
KABUPATEN BANJAR
DESCRIPTION OF PATIENT SATISFACTION LEVEL...
HUBUNGAN KEPELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK KIMIA FARMA 21 YOGYAKARTA PERIODE JANUARI-MARET 2018
HUBUNGAN KEPELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI APOTEK KIMIA FARMA 21 YOGYAKARTA PERIODE JANUARI-MARET 2018
Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan kesehatan bermutu, dimana apoteker sebagai bagian dari tenaga kesehatan mempun...
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS WARUNGGUNUNG DAN PUSKESMAS BAROS TAHUN 2023
Salah satu indikator utama pemantauan kualitas pelayanan adalah kepuasan pelanggan, ini berasal dari fakta bahwa harapan pelanggan telah dipenuhi oleh layanan yang mereka terima. P...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Keberadaan Tenaga Apoteker dan Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Wilayah Kota Pontianak
Keberadaan Tenaga Apoteker dan Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Wilayah Kota Pontianak
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) Nomor 74 Tahun 2016 Pasal 4 (empat) mewajibkan adanya tenaga Apoteker di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas untuk m...

