Javascript must be enabled to continue!
Potensi antibakteri bawang putih dan bawang hitam siung tunggal (allium sativum l.) terhadap proteus mirabilis
View through CrossRef
Latar Belakang: Resistensi Proteus mirabilis meningkat; eksplorasi antibakteri bawang hitam dan bawang putih siung tunggal menjadi alternatif. Tujuan: Menilai serta membandingkan potensi antibakteri ekstrak etanol herbal bawang hitam siung tunggal serta herbal bawang putih siung tunggal terhadap Proteus mirabilis. Metode: Merupakan penelitian true experiment dengan melakukan observasi setelah perlakuan diberikan. Uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Uji statistik memakai rumus uji Shapiro Wilk, uji alternatif menggunakan rumus Kruskal Wallis serta rumus uji Mann Whitney sebagai penutup. Hasil: Percobaan memperlihatkan ekstrak etanol bawang putih siung tunggal tidak memiliki aktivitas antibakteri apapun pada semua konsentrasi uji. Sementara itu, ekstrak etanol tanaman herbal bawang hitam siung tunggal dengan kepekatan 75% serta 100% menunjukkan adanya zona jernih (zona antibakteri) dengan ukuran masing-masing 8,2 milimeter dan 8,4 milimeter. Simpulan: Bawang hitam siung tunggal memiliki potensi dalam mencegah pertumbuhan bakteri Proteus mirabilis, dengan konsentrasi minimum efektif sebesar 75%.
Universitas Andalas
Title: Potensi antibakteri bawang putih dan bawang hitam siung tunggal (allium sativum l.) terhadap proteus mirabilis
Description:
Latar Belakang: Resistensi Proteus mirabilis meningkat; eksplorasi antibakteri bawang hitam dan bawang putih siung tunggal menjadi alternatif.
Tujuan: Menilai serta membandingkan potensi antibakteri ekstrak etanol herbal bawang hitam siung tunggal serta herbal bawang putih siung tunggal terhadap Proteus mirabilis.
Metode: Merupakan penelitian true experiment dengan melakukan observasi setelah perlakuan diberikan.
Uji antibakteri menggunakan metode difusi cakram.
Uji statistik memakai rumus uji Shapiro Wilk, uji alternatif menggunakan rumus Kruskal Wallis serta rumus uji Mann Whitney sebagai penutup.
Hasil: Percobaan memperlihatkan ekstrak etanol bawang putih siung tunggal tidak memiliki aktivitas antibakteri apapun pada semua konsentrasi uji.
Sementara itu, ekstrak etanol tanaman herbal bawang hitam siung tunggal dengan kepekatan 75% serta 100% menunjukkan adanya zona jernih (zona antibakteri) dengan ukuran masing-masing 8,2 milimeter dan 8,4 milimeter.
Simpulan: Bawang hitam siung tunggal memiliki potensi dalam mencegah pertumbuhan bakteri Proteus mirabilis, dengan konsentrasi minimum efektif sebesar 75%.
Related Results
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada dinding arteri yang disebabkan oleh penumpukan lemak dan disfungsi endotel di dinding arteri sehingga menyebabkan penyempita...
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Efisiensi Pemasaran Lada Putih dan Lada Hitam di Desa Atolanu Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur
Produksi Lada Kabupaten Kolaka Timur mengalami peningkatan sebesar 96 ribu ton tahun 2017 menjadi 280 ribu ton tahun 2022. Kondisi ini menggambarkan potensi usahatani lada sangat m...
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih Tunggal terhadap Staphylococcus aureus
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih Tunggal terhadap Staphylococcus aureus
Resistensi antibiotika yang meningkat dapat dihambat dengan cara menggunakan antibiotik secara rasional dan mengembangkan sediaan bahan alam yang ada sebagai alternatif pengobatan....
AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU HITAM PAHIT DAN MADU HITAM MANIS TERHADAP Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU HITAM PAHIT DAN MADU HITAM MANIS TERHADAP Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri madu hitam pahit dan madu hitam manis terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus secara in vitro. Tujuan penelitian...
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BAWANGPUTIH TUNGGAL ALLIUM SATIVUM L TERHADAP BAKTERISALMONELLA TYPHIMURIUM DAN SHIGELLA BOYDII PENYEBABPENYAKIT DIARE
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BAWANGPUTIH TUNGGAL ALLIUM SATIVUM L TERHADAP BAKTERISALMONELLA TYPHIMURIUM DAN SHIGELLA BOYDII PENYEBABPENYAKIT DIARE
Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang serius dan merupakan penyebab utama kematian pada anak di bawah usia lima tahun, terutama di negara berkembang. Shigell...
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
ABSTRACT Skin infections are a common health problem caused by pathogenic bacteria. Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis are two common causes. Staphylococcus aureu...
EFEK ANTIVIRAL RIBAVIRIN DALAM PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EKSPLAN BAWANG PUTIH CV. LUMBU HIJAU, CV. LUMBU KUNING DAN CV. TAWANGMANGU
EFEK ANTIVIRAL RIBAVIRIN DALAM PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN EKSPLAN BAWANG PUTIH CV. LUMBU HIJAU, CV. LUMBU KUNING DAN CV. TAWANGMANGU
Tanaman bawang putih (Allium sativum L) termasuk dalam genus Allium yang diperbanyak secara vegetatifmelalui umbi. Virus merupakan salah satu penyakit penting yang perlu dipecahkan...
Analisis Kebusukan Sie Balu Daging Kerbau dengan Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) yang Berbeda
Analisis Kebusukan Sie Balu Daging Kerbau dengan Pemberian Persentase Bawang Putih (Allium sativum) yang Berbeda
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Tehnologi Pengolahan Daging Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Penelitian ini berl...

