Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDI KEMAMPUAN EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG LANANG HITAM (Allium sativum L.) SEBAGAI ANTIDIABETES

View through CrossRef
Diabetes melitus salah satu penyakit komorbid yang paling beresiko dan memperburuk orang yang terinfeksi COVID-19. Kontrol gula darah sangat penting untuk menjaga sistem imun tubuh. Pengobatan bahan alam untuk antidiabetes lebih digemari masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol umbi bawang lanang hitam (Allium sativum L.) dalam menurunkan kadar glukosa sebesar 50 %. Ekstrak umbi bawang lanang hitam (Allium sativum L.) diperoleh dengan maserasi menggunakan etanol 70%. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa umbi bawang lanang hitam mengandung senyawa flavonoid, polifenol dan saponin. Uji aktivitas anti diabetes dengan reagen Nelson-Somogy dianalisis menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan operating time selama 25 menit dan panjang gelombang maksimum 746 nm. Pengukuran penurunan kadar glukosa dilakukan dengan lima variasi konsentrasi yaitu 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm, 4 ppm dan 5 ppm. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol umbi bawang lanang hitam (Allium sativum L.) memiliki kemampuan menurunkan kadar glukosa sangat kuat dengan nilai EC50 3,8790 ppm dan %KV sebesar 0,6368%. Diabetes melitus is one of the riskiest comorbid diseases and worsens the infected person COVID-19. Blood sugar control is very important to maintain the body's immune system. Natural medicine for anti-diabetes is more popular with the public.This research was conducted to determine the ethanol extract of black lanang onion tubers (Allium sativum L.) has the ability to reduce glucose levels by 50%.Black lanang onion tubers (Allium sativum L.) macerated with 70% ethanol. The results showed that black lanang onion tubers contained flavonoids, polyphenols and saponins. The study of antidiabetic activity used the Nelson-Somogy method using a UV-Vis spectrophotometer instrument with operating time after heating for 25 minutes and a wavelength of 746 nm. Measurement of the decrease in glucose levels using five concentrations of 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm, 4 ppm, 5 ppm. The results showed ethanol extract of black lanang onion tubers (Allium sativum L.) has a very strong ability to reduce glucose levels with an EC value of 3.8790 ppm and %KV of  0.6368%.
Title: STUDI KEMAMPUAN EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG LANANG HITAM (Allium sativum L.) SEBAGAI ANTIDIABETES
Description:
Diabetes melitus salah satu penyakit komorbid yang paling beresiko dan memperburuk orang yang terinfeksi COVID-19.
Kontrol gula darah sangat penting untuk menjaga sistem imun tubuh.
Pengobatan bahan alam untuk antidiabetes lebih digemari masyarakat.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol umbi bawang lanang hitam (Allium sativum L.
) dalam menurunkan kadar glukosa sebesar 50 %.
Ekstrak umbi bawang lanang hitam (Allium sativum L.
) diperoleh dengan maserasi menggunakan etanol 70%.
Skrining fitokimia menunjukkan bahwa umbi bawang lanang hitam mengandung senyawa flavonoid, polifenol dan saponin.
Uji aktivitas anti diabetes dengan reagen Nelson-Somogy dianalisis menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan operating time selama 25 menit dan panjang gelombang maksimum 746 nm.
Pengukuran penurunan kadar glukosa dilakukan dengan lima variasi konsentrasi yaitu 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm, 4 ppm dan 5 ppm.
Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol umbi bawang lanang hitam (Allium sativum L.
) memiliki kemampuan menurunkan kadar glukosa sangat kuat dengan nilai EC50 3,8790 ppm dan %KV sebesar 0,6368%.
Diabetes melitus is one of the riskiest comorbid diseases and worsens the infected person COVID-19.
Blood sugar control is very important to maintain the body's immune system.
Natural medicine for anti-diabetes is more popular with the public.
This research was conducted to determine the ethanol extract of black lanang onion tubers (Allium sativum L.
) has the ability to reduce glucose levels by 50%.
Black lanang onion tubers (Allium sativum L.
) macerated with 70% ethanol.
The results showed that black lanang onion tubers contained flavonoids, polyphenols and saponins.
The study of antidiabetic activity used the Nelson-Somogy method using a UV-Vis spectrophotometer instrument with operating time after heating for 25 minutes and a wavelength of 746 nm.
Measurement of the decrease in glucose levels using five concentrations of 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm, 4 ppm, 5 ppm.
The results showed ethanol extract of black lanang onion tubers (Allium sativum L.
) has a very strong ability to reduce glucose levels with an EC value of 3.
8790 ppm and %KV of  0.
6368%.

Related Results

Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro
Uji aktivitas antijamur ekstrak etanol eleutherine americana. merr. terhadap trichophyton tonsurans secara in vitro
Dermatofitosis adalah infeksi pada epidermis kulit, rambut dan kuku disebabkan oleh jamur dermatofita. Salah satu spesies dermatofita yang tersebar di seluruh dunia yaitu Trichophy...
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH AKIBAT PEMOTONGAN UMBI DAN KONSENTRASI ATONIK
Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh pemotongan umbi benih bawang merah dan konsentrasi ZPT atonik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, mendapatkan konsentr...
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Pengolahan dan Pengembangan Bawang Putih (Allium sativum L.) Menjadi Bawang Hitam sebagai Agen Antiaterosklerosis
Aterosklerosis merupakan penyakit inflamasi kronis pada dinding arteri yang disebabkan oleh penumpukan lemak dan disfungsi endotel di dinding arteri sehingga menyebabkan penyempita...
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH PORANG MELALUI MOISTURIZING EKSTRAK BAWANG MERAH
PENINGKATAN VIABILITAS BENIH PORANG MELALUI MOISTURIZING EKSTRAK BAWANG MERAH
Perbanyakan tanaman porang dapat dilakukan dengan cara generatif menggunakan biji. Namun, kendala yang dihadapi perbanyakan secara generatif yaitu adanya masa dormansi pada benih p...
Potensi antibakteri bawang putih dan bawang hitam siung tunggal (allium sativum l.) terhadap proteus mirabilis
Potensi antibakteri bawang putih dan bawang hitam siung tunggal (allium sativum l.) terhadap proteus mirabilis
Latar Belakang: Resistensi Proteus mirabilis meningkat; eksplorasi antibakteri bawang hitam dan bawang putih siung tunggal menjadi alternatif. Tujuan: Menilai serta membandingkan p...

Back to Top