Javascript must be enabled to continue!
Prediktor Respons Klinis Imunoterapi pada Anak Asma yang Mendapatkan Imunoterapi
View through CrossRef
Latar belakang. Asma pada anak memerlukan tata laksana jangka panjang. Imunoterapi merupakan terapi adjuvan yang bertujuan menginduksi toleransi imun. Identifikasi faktor prediktor respons imunoterapi penting untuk mencapai kontrol asma optimal.Tujuan. Mengetahui apakah jenis kelamin, usia, obesitas, paparan asap rokok, riwayat atopi keluarga, dan derajat keparahan asma merupakan prediktor respons klinis imunoterapi.Metode. Penelitian observasional analitik dengan desain kohort prospektif menggunakan data sekunder. Subjek adalah anak asma usia 4-18 tahun yang mendapat imunoterapi di RSUP Dr. Sardjito (Maret 2021–Januari 2022). Parameter dianalisis terhadap luaran Asthma Control Test (ACT). Analisis univariat dan multivariat dengan uji chi-square digunakan.Hasil. Dari 27 subjek, 66,7% berespons baik. Usia merupakan faktor prediktor independen untuk kontrol asma. Pasien usia lebih muda (4-<12 tahun) memiliki kemungkinan 5,9 kali lebih besar mengalami perbaikan klinis dibandingkan kelompok usia lebih tua (12-18 tahun) [RR=5,95; IK95% 1,96-36,87; p=0,002]. Faktor lain seperti jenis kelamin, obesitas, paparan asap rokok, riwayat atopi keluarga, dan derajat keparahan asma tidak menunjukkan hubungan signifikan.Kesimpulan. Usia lebih muda (4-<12 tahun) merupakan prediktor independen untuk kontrol asma yang lebih baik pada anak yang menjalani imunoterapi.
Paediatrica Indonesiana - Indonesian Pediatric Society
Title: Prediktor Respons Klinis Imunoterapi pada Anak Asma yang Mendapatkan Imunoterapi
Description:
Latar belakang.
Asma pada anak memerlukan tata laksana jangka panjang.
Imunoterapi merupakan terapi adjuvan yang bertujuan menginduksi toleransi imun.
Identifikasi faktor prediktor respons imunoterapi penting untuk mencapai kontrol asma optimal.
Tujuan.
Mengetahui apakah jenis kelamin, usia, obesitas, paparan asap rokok, riwayat atopi keluarga, dan derajat keparahan asma merupakan prediktor respons klinis imunoterapi.
Metode.
Penelitian observasional analitik dengan desain kohort prospektif menggunakan data sekunder.
Subjek adalah anak asma usia 4-18 tahun yang mendapat imunoterapi di RSUP Dr.
Sardjito (Maret 2021–Januari 2022).
Parameter dianalisis terhadap luaran Asthma Control Test (ACT).
Analisis univariat dan multivariat dengan uji chi-square digunakan.
Hasil.
Dari 27 subjek, 66,7% berespons baik.
Usia merupakan faktor prediktor independen untuk kontrol asma.
Pasien usia lebih muda (4-<12 tahun) memiliki kemungkinan 5,9 kali lebih besar mengalami perbaikan klinis dibandingkan kelompok usia lebih tua (12-18 tahun) [RR=5,95; IK95% 1,96-36,87; p=0,002].
Faktor lain seperti jenis kelamin, obesitas, paparan asap rokok, riwayat atopi keluarga, dan derajat keparahan asma tidak menunjukkan hubungan signifikan.
Kesimpulan.
Usia lebih muda (4-<12 tahun) merupakan prediktor independen untuk kontrol asma yang lebih baik pada anak yang menjalani imunoterapi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Investigasi Perspektif Perawat Pendidik Klinis Tentang Pendidikan Klinis Berbasis Budaya dalam Pendidikan Keperawatan
Investigasi Perspektif Perawat Pendidik Klinis Tentang Pendidikan Klinis Berbasis Budaya dalam Pendidikan Keperawatan
Perawat pendidik klinis yang tidak melibatkan aspek budaya dalam proses pembelajaran klinis akan mempengaruhi serta menghambat capaian tujuan pembelajaran klinis. Unsur budaya dala...
Eksplorasi Imunoterapi dalam Pengobatan Kanker Paru
Eksplorasi Imunoterapi dalam Pengobatan Kanker Paru
Lung cancer is one of the most deadly diseases worldwide, with a low survival rate, especially in advanced stages. Conventional treatments such as chemotherapy and radiotherapy oft...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Prevalência e gravidade de asma brônquica em adultos obesos com indicação de cirurgia bariátrica
Prevalência e gravidade de asma brônquica em adultos obesos com indicação de cirurgia bariátrica
OBJETIVO: Determinar a prevalência de asma em um grupo de adultos obesos, candidatos a cirurgia bariátrica e avaliar a gravidade da asma neste grupo de pacientes. MÉTODOS: Estudo t...
Hubungan antara kadar kalsium dengan serangan asma pada anak
Hubungan antara kadar kalsium dengan serangan asma pada anak
Abstract: Asthma is a chronic inflammatory disorder of the respiratory tract that can cause an increased response and activity within the airway which is characterized by the recur...

