Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aktivitas Antibakteri Nira Aren (Arenga pinnata Merr) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis

View through CrossRef
Jerawat adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh produksi minyak berlebih kemudian meradang sehingga memicu penyumbatan pada pori-pori. Salah satu bakteri penyebab jerawat adalah bakteri Staphylococcus epidermidis. Jerawat yang diinfeksi bakteri dapat disembuhkan dengan penggunaan antibiotik, namun penggunaan antibiotik saat ini banyak menyebabkan resistensi dalam penggunaan jangka waktu panjang, sehingga diperlukan alternatif obat untuk mengatasi jerawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri nira aren (Arenga pinnata Merr) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan pengujian KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) dan KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah true experimental dengan post test only with control group design. Metode pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dan dilusi cair. Hasil penelitian Nira aren (Arenga pinnata Merr) positif mengandung alkaloid, saponin, triterpenoid dan memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata zona hambat 9,3 mm menggunakan metode difusi cakram dan nilai KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) terdapat pada konsentrasi 33%. Hasil uji statistik Kruskall Wallis 0,007 dan Mann Whitney 0,025 yang artinya terdapat perbedaan bermakna antara kelompok konsentrasi nira aren dan kontrol positif dengan kontrol negatif. kesimpulan penelitian ini nira aren (Arenga pinnata Merr) positif mengandung alkaloid, saponin, triterpenoid dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan nilai KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) 33% dan tidak memiliki nilai KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum).
Title: Aktivitas Antibakteri Nira Aren (Arenga pinnata Merr) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermidis
Description:
Jerawat adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh produksi minyak berlebih kemudian meradang sehingga memicu penyumbatan pada pori-pori.
Salah satu bakteri penyebab jerawat adalah bakteri Staphylococcus epidermidis.
Jerawat yang diinfeksi bakteri dapat disembuhkan dengan penggunaan antibiotik, namun penggunaan antibiotik saat ini banyak menyebabkan resistensi dalam penggunaan jangka waktu panjang, sehingga diperlukan alternatif obat untuk mengatasi jerawat.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metabolit sekunder dan aktivitas antibakteri nira aren (Arenga pinnata Merr) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan pengujian KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) dan KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum).
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah true experimental dengan post test only with control group design.
Metode pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dan dilusi cair.
Hasil penelitian Nira aren (Arenga pinnata Merr) positif mengandung alkaloid, saponin, triterpenoid dan memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata zona hambat 9,3 mm menggunakan metode difusi cakram dan nilai KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) terdapat pada konsentrasi 33%.
Hasil uji statistik Kruskall Wallis 0,007 dan Mann Whitney 0,025 yang artinya terdapat perbedaan bermakna antara kelompok konsentrasi nira aren dan kontrol positif dengan kontrol negatif.
kesimpulan penelitian ini nira aren (Arenga pinnata Merr) positif mengandung alkaloid, saponin, triterpenoid dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dengan nilai KHM (Konsentrasi Hambat Minimum) 33% dan tidak memiliki nilai KBM (Konsentrasi Bunuh Minimum).

Related Results

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Enau (Arenga pinnata Merr.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Akar Enau (Arenga pinnata Merr.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
ABSTRAK Penyakit infeksi merupakan masalah kesehatan global terutama dinegara berkembang karena dapat menimbulkan angka kesakitan dan kematian yang cukup tinggi dalam kurun waktu ...
PERTUMBUHAN BIBIT AREN (Arenga pinnata Merr) PADA MEDIA TANAH ULTISOL DIPERSEMAIAN
PERTUMBUHAN BIBIT AREN (Arenga pinnata Merr) PADA MEDIA TANAH ULTISOL DIPERSEMAIAN
Arenga pinnata Merr is a multipurpose trees species  that has long been known to produce industrial materials. Based on the utilization of Arenga pinnata Merr is not only limited t...
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
ABSTRACT Skin infections are a common health problem caused by pathogenic bacteria. Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis are two common causes. Staphylococcus aureu...
KUALITAS NATA DE NIRA ( Arenga pinnata) MELALUI LAMANYA FERMENTASI
KUALITAS NATA DE NIRA ( Arenga pinnata) MELALUI LAMANYA FERMENTASI
Pohon aren atau enau (arenga pinnata) adalah pohon yang banyak dijumpai di daerah tropis dan merupakan salah satu sumber daya alam. Pohon aren atau enau (Arenga pinnata Merr) adala...

Back to Top