Javascript must be enabled to continue!
GRAFFITI SEBAGAI MEDIA EKSPRESI SENI ANAK MUDA
View through CrossRef
Gerakan seni jalanan atau street art sudah dikenal di Indonesia sejak penjajahan Belanda. Pada saat itu street art dijadikan sebagai alat propaganda untuk membangkitkan semangat berjuang rakyat Indonesia. Kemudian berkembang hingga sekarang di kalangan anak muda. Graffiti ini dianggap sebagai bentuk penyampaian ekspresi seni atau untuk menunjukkan eksistensi mereka dan komunitasnya. Selain itu graffiti termasuk seni yang tidak umum karena media yang digunakan adalah tembok. Sedangkan biasanya media untuk menggambar dan melukis yaitu kertas atau kanvas. Maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti apa motivasi mereka lebih memilih tembok sebagai media penyampaian ekspresi seni mereka dibandingkan dengan media konvensional liannya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa motivasi mereka dalam membuat graffiti selain sebagai media ekspresi seni yaitu sebagai bentuk eksistensi mereka. Graffiti menjadi jembatan dalam proses pembentukan identitas, dengan graffiti mereka ingin dikenal oleh masyarakat. Mereka juga berusaha untuk mengubah stigma masyarakat tentang graffiti yang dianggap kegiatan illegal, merusak, dan tidak berguna.
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Title: GRAFFITI SEBAGAI MEDIA EKSPRESI SENI ANAK MUDA
Description:
Gerakan seni jalanan atau street art sudah dikenal di Indonesia sejak penjajahan Belanda.
Pada saat itu street art dijadikan sebagai alat propaganda untuk membangkitkan semangat berjuang rakyat Indonesia.
Kemudian berkembang hingga sekarang di kalangan anak muda.
Graffiti ini dianggap sebagai bentuk penyampaian ekspresi seni atau untuk menunjukkan eksistensi mereka dan komunitasnya.
Selain itu graffiti termasuk seni yang tidak umum karena media yang digunakan adalah tembok.
Sedangkan biasanya media untuk menggambar dan melukis yaitu kertas atau kanvas.
Maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti apa motivasi mereka lebih memilih tembok sebagai media penyampaian ekspresi seni mereka dibandingkan dengan media konvensional liannya.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa motivasi mereka dalam membuat graffiti selain sebagai media ekspresi seni yaitu sebagai bentuk eksistensi mereka.
Graffiti menjadi jembatan dalam proses pembentukan identitas, dengan graffiti mereka ingin dikenal oleh masyarakat.
Mereka juga berusaha untuk mengubah stigma masyarakat tentang graffiti yang dianggap kegiatan illegal, merusak, dan tidak berguna.
Related Results
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
Perlindungan anak terhadap anak yang bermasalah dengan hukum, sebagai bagian utama peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia, karena anak adalah kelompok strategis berkelanjutan...
Seni cetak masa kini di Malaysia: tinjauan umum menerusi pameran-pameran berkumpulan
Seni cetak masa kini di Malaysia: tinjauan umum menerusi pameran-pameran berkumpulan
Seni cetak adalah salah satu disiplin dalam seni halus yang mempunyai nilai estetikanya yang tersendiri sama seperti seni visual yang lain. Namun begitu, ia kurang diberi perhatian...
IMPLIKASI PENGELOMPOKAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI TERHADAP KREATIVITAS SISWA
IMPLIKASI PENGELOMPOKAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI TERHADAP KREATIVITAS SISWA
Pembelajaran seni memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas dan pemahaman budaya pada anak-anak. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran seni adalah pe...
Anti-Graffiti Protection Systems
Anti-Graffiti Protection Systems
Anti-graffiti coatings provide a shielding layer that facilitates the removal of graffiti by providing a water-and oil-resistant surface that precludes the penetration of paint thr...
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Anak-Anak Imam Eli (I Samuel 2-3) Dan Refleksinya Bagi Anak-Anak Hamba Tuhan
Pengalaman anak-anak Imam Eli bisa jadi dialami oleh anak-anak hamba Tuhan. Anak-anak hamba Tuhan memiliki pergumulan khusus, yang bisa berimbas negatif tapi juga bisa berimbas pos...
APLIKASI MOBILE AUGMENTED REALITY HEWAN 3D SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK – ANAK
APLIKASI MOBILE AUGMENTED REALITY HEWAN 3D SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK – ANAK
Pembelajaran anak - anak sering kali dihadapkan pada tantangan minat belajar yang rendah akibat metode konvensional yang kurang menarik. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menge...

