Javascript must be enabled to continue!
Analisa Pemilihan Moda Transportasi Kota Medan – Bandara Kualanamu Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
View through CrossRef
Moda Transportasi merupakan sebutan bagi pengguna transportasi untuk menytakan alat angkut buat berpindah dari tempat asal ke tempat tujuan. Dimana moda transportasi ini yang dimanfaatkan untuk mempermudah manusai berpindah – pindah tempat, Saat melalukan perjalanan dari Kota Medan – Bandara Kualanamu atau sebaliknya pelaku perjalanan akan dihadapkan pada pilihan jenis moda transportasi, yaitu angkutan umum kereta api, bus antar kota dan transportasi online dengan rute Kota Medan – Bandara Kualanamu. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui moda transportasi yang paling baik yang menjadi pilihan para penumpang berdasarkan kriteria yang ditentukan dalam melakukan rute perjalanan Kota Medan – Bandara Kualanamu dan untuk mengetahui kriteria manakah yang paling berpengaruh dalam pemilihan moda tersebut. Metode yang digunakan dalam menganalisa adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Dari hasil penelitian diketahui Moda Transportasi yang paling baik menjadi pilihanpelaku perjalanan Kota Medan – Bandara Kualanamu adalah Bus Damri sebesar 52% dibandingkan dengan Kereta Api dan Transportasi Online yang hanya 24% dan Kriteria parameter yang paling berpengaruh bagi pelaku perjalanan dalam pemilihan moda transportasi Kota Medan – Bandara Kualanamu adalah parameter tingkat kemudahan 25%, headway 19%, keamanan 18%, kenyamanan 16%, biaya 13%, dan waktu perjalanan 10%.
LPPM Universitas Ibn Khaldun Bogor
Title: Analisa Pemilihan Moda Transportasi Kota Medan – Bandara Kualanamu Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)
Description:
Moda Transportasi merupakan sebutan bagi pengguna transportasi untuk menytakan alat angkut buat berpindah dari tempat asal ke tempat tujuan.
Dimana moda transportasi ini yang dimanfaatkan untuk mempermudah manusai berpindah – pindah tempat, Saat melalukan perjalanan dari Kota Medan – Bandara Kualanamu atau sebaliknya pelaku perjalanan akan dihadapkan pada pilihan jenis moda transportasi, yaitu angkutan umum kereta api, bus antar kota dan transportasi online dengan rute Kota Medan – Bandara Kualanamu.
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui moda transportasi yang paling baik yang menjadi pilihan para penumpang berdasarkan kriteria yang ditentukan dalam melakukan rute perjalanan Kota Medan – Bandara Kualanamu dan untuk mengetahui kriteria manakah yang paling berpengaruh dalam pemilihan moda tersebut.
Metode yang digunakan dalam menganalisa adalah metode Analytical Hierarchy Process (AHP).
Dari hasil penelitian diketahui Moda Transportasi yang paling baik menjadi pilihanpelaku perjalanan Kota Medan – Bandara Kualanamu adalah Bus Damri sebesar 52% dibandingkan dengan Kereta Api dan Transportasi Online yang hanya 24% dan Kriteria parameter yang paling berpengaruh bagi pelaku perjalanan dalam pemilihan moda transportasi Kota Medan – Bandara Kualanamu adalah parameter tingkat kemudahan 25%, headway 19%, keamanan 18%, kenyamanan 16%, biaya 13%, dan waktu perjalanan 10%.
Related Results
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI DI BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI DI BANDARA INTERNASIONAL I GUSTI NGURAH RAI
Moda transportasi udara, khususnya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, memiliki peran utama dalam mendukung konektivitas global dan pertumbuhan ekonomi regional. Pen...
Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Bandara pada Multi-Airport-Region (Studi Kasus: Bandara Husein Sastranegara, Bandara SoekarnoHatta dan Bandara Kertajati)
Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Bandara pada Multi-Airport-Region (Studi Kasus: Bandara Husein Sastranegara, Bandara SoekarnoHatta dan Bandara Kertajati)
Bandara merupakan titik penting dalam sistem transportasi udara. Peningkatan pelayanan bandara harus dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa penerbangan....
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi ...
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI BUS DAN KERETA API RUTE YOGYAKARTA - BANDAR UDARA ADI SUMARMO
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI BUS DAN KERETA API RUTE YOGYAKARTA - BANDAR UDARA ADI SUMARMO
Mobilitas masyarakat Yogyakarta semakin meningkat seiring banyak masyarakat yang melakukan
perjalanan dari Yogyakarta menuju ke Bandara Adi Soemarno. Moda transportasi kereta...
KETERKAITAN KONSEP PERANCANGAN KOTA TERHADAP PENGEMBANGAN TRANSPORTASI HIJAU
KETERKAITAN KONSEP PERANCANGAN KOTA TERHADAP PENGEMBANGAN TRANSPORTASI HIJAU
Kota Hijau adalah gagasan pembangunan yang pro terhadap pedoman pembangunan kota berkelanjutan. Untuk mewujudkannya salah satu faktor yang harus dikembangkan adalah perlunya manage...
Analisis Key Perfomance Indicator Pada Bandara Outstation
Analisis Key Perfomance Indicator Pada Bandara Outstation
Seiring dengan perkembangan teknologi transportasi udara, bandara sangat berperan penting dalam mendukung aktivitas penerbangan. Bandara Outstation merupakan bandara di luar Bandar...
STUDI AKSESIBILITAS TRANSPORTASI BERKELANJUTAN UNTUK PENYANDANG CACAT (DISABILITAS) DI PUSAT KOTA MEDAN
STUDI AKSESIBILITAS TRANSPORTASI BERKELANJUTAN UNTUK PENYANDANG CACAT (DISABILITAS) DI PUSAT KOTA MEDAN
Transportasi berkelanjutan merupakan bagian dari konsep kota berkelanjutan (sustainable city), yaitu transportasi yang berbasis pada kelangsungan seluruh sistem transportasi dengan...
Peluang Transportasi Publik dalam Pangsa Pasar Pengguna Akses Darat Bandara Soekarno-Hatta
Peluang Transportasi Publik dalam Pangsa Pasar Pengguna Akses Darat Bandara Soekarno-Hatta
The growth of air transportation gives negative impact in its ground access system in which the flow of people who accessing the airport creates road congestion. This problem is al...

