Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EPISTEMOLOGI PEMIKIRAN KARL R POPPER DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMIKIRAN ISLAM

View through CrossRef
Salah satu tokoh ilmu pengetahuan yang muncul disebabkan oleh ketidakpuasan terhadap pemikiran Positivisme Logis Augusti Comte ialah Karl R Popper dengan teori falsifikasionismenya. Dalam teorinya, Popper menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan ilmiah ialah sejauhmana ia mampu bertahan terhadap uji kesalahan atau dengan kata lain yaitu potensi kesalahanya semakin sedikit, dan terbuka untuk kritik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat relevansi epistemologi pemikiran Popper dengan pemikiran Islam. Adapun penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi, selanjutnya peneliti melakukan analisis data dengan menggunakan metode deskriptif-analitik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Karl R Popper, terutama teori falsifikasinya, masih memiliki relevansi dengan pemikiran Islam saat ini. Popper mengajarkan kepada kita bahwa sikap klaim kebenaran (truth claim) merupakan keegoisan dalam berpikir, selain itu dalam rangka mengembangkan keilmuan, maka para serjana dan cendikiawan muslim harus terbuka terhadap kritik agar ilmu pengetahuan terus mengalami perkembangan.
Title: EPISTEMOLOGI PEMIKIRAN KARL R POPPER DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMIKIRAN ISLAM
Description:
Salah satu tokoh ilmu pengetahuan yang muncul disebabkan oleh ketidakpuasan terhadap pemikiran Positivisme Logis Augusti Comte ialah Karl R Popper dengan teori falsifikasionismenya.
Dalam teorinya, Popper menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan ilmiah ialah sejauhmana ia mampu bertahan terhadap uji kesalahan atau dengan kata lain yaitu potensi kesalahanya semakin sedikit, dan terbuka untuk kritik.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat relevansi epistemologi pemikiran Popper dengan pemikiran Islam.
Adapun penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan (library research).
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi, selanjutnya peneliti melakukan analisis data dengan menggunakan metode deskriptif-analitik.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Karl R Popper, terutama teori falsifikasinya, masih memiliki relevansi dengan pemikiran Islam saat ini.
Popper mengajarkan kepada kita bahwa sikap klaim kebenaran (truth claim) merupakan keegoisan dalam berpikir, selain itu dalam rangka mengembangkan keilmuan, maka para serjana dan cendikiawan muslim harus terbuka terhadap kritik agar ilmu pengetahuan terus mengalami perkembangan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
SOROTAN PEMBINAAN PERADABAN ISLAM MELALUI KERANGKA EPISTEMOLOGI ISLAM
SOROTAN PEMBINAAN PERADABAN ISLAM MELALUI KERANGKA EPISTEMOLOGI ISLAM
Peradaban Islam terbukti telah menyumbang kepada pembinaan tamadun dunia samada di  Afrika, Asia, Andalus dan sebahagian besar Eropah. Pencapaian hebat ini meliputi bidang-bidang i...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Karl Popper’s Critique of Thomas Kuhn’s Concept of Normal Science: An Evaluation
Karl Popper’s Critique of Thomas Kuhn’s Concept of Normal Science: An Evaluation
This article focuses on an evaluation of Karl Popper’s critique of Thomas Kuhn’s concept of normal science. Kuhn describes normal science as paradigm-based research in which scient...
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Tipologi Pemikiran Pendidikan Islam Di Indonesia
Pemikiran pendidikan adalah serangkaian proses kerja akal dan kalbu yang dilakukan secara bersungguh-sungguh dalam melihat berbagai persoalan yang ada dalam pendidikan Islam. Untuk...
EPISTEMOLOGI BAYANI DALAM KAJIAN USHUL FIQH
EPISTEMOLOGI BAYANI DALAM KAJIAN USHUL FIQH
Abstrak: Epistemologi adalah metode dari cabang ilmu filsafat yang membahas seputar pengetahuan manusia yang semakin hari mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Tuhan memberikan ...
Epistemologi Pesantren sebagai Tradisi Pengetahuan Praksis: Otoritas, Habitus, dan Produksi Ilmu
Epistemologi Pesantren sebagai Tradisi Pengetahuan Praksis: Otoritas, Habitus, dan Produksi Ilmu
Artikel ini mengkaji epistemologi pesantren sebagai sistem produksi, legitimasi, dan transmisi pengetahuan Islam yang memiliki otonomi intelektual dan berbeda secara fundamental da...
Epistemologi Irfani Dalam Tradisi Pemikiran Islam
Epistemologi Irfani Dalam Tradisi Pemikiran Islam
Pada masa dominasi positivisme dalam ilmu pengetahuan, pendekatan irfani dianggap kurang dapat diterima. Namun, perkembangan filsafat ilmu modern, seperti gagasan Paul Feyerabend, ...

Back to Top