Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Epistemologi Pesantren sebagai Tradisi Pengetahuan Praksis: Otoritas, Habitus, dan Produksi Ilmu

View through CrossRef
Artikel ini mengkaji epistemologi pesantren sebagai sistem produksi, legitimasi, dan transmisi pengetahuan Islam yang memiliki otonomi intelektual dan berbeda secara fundamental dari epistemologi pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis-epistemologis untuk menganalisis struktur epistemik pesantren yang terbentuk melalui interaksi kompleks antara kitab kuning sebagai medium epistemik, otoritas kiai sebagai subjek epistemik, dan tradisi sanad keilmuan sebagai mekanisme validasi pengetahuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa epistemologi pesantren mengintegrasikan tiga pilar pengetahuan Islam—Bayani (tekstual-normatif), Burhani (rasional-empiris), dan 'Irfani (intuitif-spiritual)—yang bekerja secara simultan tanpa dikotomi. Wahyu, akal, tradisi, dan sanad membentuk struktur epistemologis yang integratif dan holistik, di mana wahyu menjadi fondasi normatif, akal sebagai instrumen analisis, tradisi menjaga kesinambungan intelektual, dan sanad memastikan otoritas serta validitas ilmu. Artikel ini juga menganalisis habitus kepesantrenan seperti ta'dzim, tirakat, khidmah, dan adab sebagai mekanisme epistemologis yang membentuk subjek pengetahuan, bukan sekadar etika moral. Pesantren dipahami sebagai epistemologi praksis yang menolak pemisahan dikotomis antara knowing (mengetahui), being (menjadi), dan doing (bertindak). Secara filosofis, epistemologi pesantren menawarkan kritik fundamental terhadap epistemologi Barat-modern yang positivistik, ahistoris, dan individualistik. Penelitian ini menegaskan relevansi epistemologi pesantren bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer dan kontribusinya dalam wacana dekolonisasi pengetahuan berbasis tradisi intelektual lokal Indonesia yang hidup dan produktif.
Title: Epistemologi Pesantren sebagai Tradisi Pengetahuan Praksis: Otoritas, Habitus, dan Produksi Ilmu
Description:
Artikel ini mengkaji epistemologi pesantren sebagai sistem produksi, legitimasi, dan transmisi pengetahuan Islam yang memiliki otonomi intelektual dan berbeda secara fundamental dari epistemologi pendidikan modern.
Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis-epistemologis untuk menganalisis struktur epistemik pesantren yang terbentuk melalui interaksi kompleks antara kitab kuning sebagai medium epistemik, otoritas kiai sebagai subjek epistemik, dan tradisi sanad keilmuan sebagai mekanisme validasi pengetahuan.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa epistemologi pesantren mengintegrasikan tiga pilar pengetahuan Islam—Bayani (tekstual-normatif), Burhani (rasional-empiris), dan 'Irfani (intuitif-spiritual)—yang bekerja secara simultan tanpa dikotomi.
Wahyu, akal, tradisi, dan sanad membentuk struktur epistemologis yang integratif dan holistik, di mana wahyu menjadi fondasi normatif, akal sebagai instrumen analisis, tradisi menjaga kesinambungan intelektual, dan sanad memastikan otoritas serta validitas ilmu.
Artikel ini juga menganalisis habitus kepesantrenan seperti ta'dzim, tirakat, khidmah, dan adab sebagai mekanisme epistemologis yang membentuk subjek pengetahuan, bukan sekadar etika moral.
Pesantren dipahami sebagai epistemologi praksis yang menolak pemisahan dikotomis antara knowing (mengetahui), being (menjadi), dan doing (bertindak).
Secara filosofis, epistemologi pesantren menawarkan kritik fundamental terhadap epistemologi Barat-modern yang positivistik, ahistoris, dan individualistik.
Penelitian ini menegaskan relevansi epistemologi pesantren bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer dan kontribusinya dalam wacana dekolonisasi pengetahuan berbasis tradisi intelektual lokal Indonesia yang hidup dan produktif.

Related Results

MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
KONSTRUKSI MODEL PENDIDIKAN PESANTREN: Diskursus Fundamentalisme dan Liberalisme dalam Islam
Abstract:The role of pesantren education, since several centuries ago has contributed greatly to social reality. This view is inseparable from the role of pesantren as the last mor...
PESANTREN CIPASUNG DI BAWAH KEPEMIMPINAN K.H. RUHIAT (STUDI KETERLIBATAN KIAI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN)
PESANTREN CIPASUNG DI BAWAH KEPEMIMPINAN K.H. RUHIAT (STUDI KETERLIBATAN KIAI DALAM PERJUANGAN KEMERDEKAAN)
AbstrakPondok pesantren merupakan  lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam secara tradisional yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Seiring dengan perkemban...
REPRESENTASI PESANTREN DALAM NOVEL KARYA PEREMPUAN PENULIS INDONESIA
REPRESENTASI PESANTREN DALAM NOVEL KARYA PEREMPUAN PENULIS INDONESIA
Pesantren's life is a topic that is often raised in Indonesian literature. The topic of pesantren is not only written by men but also seen in women's works. This study focuses on I...
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
ABSTRACTThis study aims to describe, analyze and interpret the phenomenon of the development of Islamic boarding schools that grow and develop in the midst of the dynamics of confl...
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
SOROTAN PEMBINAAN PERADABAN ISLAM MELALUI KERANGKA EPISTEMOLOGI ISLAM
SOROTAN PEMBINAAN PERADABAN ISLAM MELALUI KERANGKA EPISTEMOLOGI ISLAM
Peradaban Islam terbukti telah menyumbang kepada pembinaan tamadun dunia samada di  Afrika, Asia, Andalus dan sebahagian besar Eropah. Pencapaian hebat ini meliputi bidang-bidang i...
TRADISI HAUL SEBAGAI INTERNALISASI NILAI SPIRITUAL DI PESANTREN
TRADISI HAUL SEBAGAI INTERNALISASI NILAI SPIRITUAL DI PESANTREN
Tradisi Haul di pesantren memiliki peran yang sangat signifikan dalam proses internalisasi nilai spiritual para santri. Artikel ini mengkaji peran tradisi Haul dalam internalisasi ...

Back to Top