Javascript must be enabled to continue!
Morfologi Tipe Talus Lichen sebagai Bioindikator Pencemaran Udara di Kudus
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi tipe talus lichen sebagai bioindikator pencemaran udara di kota Kudus. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan teknik survei. Pengambilan sampel dilakukan di sepanjang Jalan Conge-Ngembal Rejo dan Jalan Tumpang Krasak Jati yang sama-sama memiliki suhu udara yang sama dan tingkat kelembaban udara yang sama yaitu suhu udara 30° dan tingkat kelembapan udara 73%. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan jenis lichen yang termasuk dalam family Parmeliaceae yaitu Parmeliopsis sp dengan ciri-ciri yaitu memiliki korteks atas dan bawah, seringkali terdapat rizin untuk membantu perlekatan pada substrat. Morfologi umum talus yang dijumpai dikedua lokasi, berbentuk cenderung bulat, memanjang vertikal, dan tidak beraturan. Warna morfologi umum talus yang dijumpai dikedua lokasi, berwarna hijau, putih, putih keabuan. Lichen dapat dijadikan sebagai bioindikator pencemaran udara berdasarkan kondisi yang ditimbulkan lichen terhadap kualitas udara. Dengan rendahnya kualitas udara di suatu wilayah maka tingkat keragaman lichen semakin rendah.
Title: Morfologi Tipe Talus Lichen sebagai Bioindikator Pencemaran Udara di Kudus
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi tipe talus lichen sebagai bioindikator pencemaran udara di kota Kudus.
Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan teknik survei.
Pengambilan sampel dilakukan di sepanjang Jalan Conge-Ngembal Rejo dan Jalan Tumpang Krasak Jati yang sama-sama memiliki suhu udara yang sama dan tingkat kelembaban udara yang sama yaitu suhu udara 30° dan tingkat kelembapan udara 73%.
Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan jenis lichen yang termasuk dalam family Parmeliaceae yaitu Parmeliopsis sp dengan ciri-ciri yaitu memiliki korteks atas dan bawah, seringkali terdapat rizin untuk membantu perlekatan pada substrat.
Morfologi umum talus yang dijumpai dikedua lokasi, berbentuk cenderung bulat, memanjang vertikal, dan tidak beraturan.
Warna morfologi umum talus yang dijumpai dikedua lokasi, berwarna hijau, putih, putih keabuan.
Lichen dapat dijadikan sebagai bioindikator pencemaran udara berdasarkan kondisi yang ditimbulkan lichen terhadap kualitas udara.
Dengan rendahnya kualitas udara di suatu wilayah maka tingkat keragaman lichen semakin rendah.
Related Results
Keanekaragaman Jenis Lichen di Kota Semarang
Keanekaragaman Jenis Lichen di Kota Semarang
Lichen is often used as a bioindicator of air pollution in an area because it is sensitive to pollution. The morphological structure of lichen that does not have a cuticle, stomata...
Potensi lichen sebagai bioindikator kualitas udara di PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang
Potensi lichen sebagai bioindikator kualitas udara di PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang
Lichen merupakan organisme simbiosis antara jamur dan alga yang dikenal sensitif terhadap perubahan lingkungan, terutama pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji p...
Keragaman lichen kortikolus pada Polyalthia longifolia sebagai bioindikator pencemaran sulfur dioksida (SO2) di Kawasan Industri Pulau Semambu, Sumatera Selatan
Keragaman lichen kortikolus pada Polyalthia longifolia sebagai bioindikator pencemaran sulfur dioksida (SO2) di Kawasan Industri Pulau Semambu, Sumatera Selatan
Lichen merupakan organisme simbiotik yang sensitif terhadap polutan udara sehingga berpotensi digunakan sebagai bioindikator kualitas lingkungan, terutama di kawasan industri. Sala...
MORPHOMETRIC STUDY OF TALUS BONE IN SOUTH COASTAL POPULATION
MORPHOMETRIC STUDY OF TALUS BONE IN SOUTH COASTAL POPULATION
Background: The talus bone is the second-largest tarsal bone. Morphometric study of right and left talus is necessary to know the right–left
symmetry for the radiologists and ortho...
Lichen Sebagai Bioindikator Kualitas Udara di Wonosalam dan Krian
Lichen Sebagai Bioindikator Kualitas Udara di Wonosalam dan Krian
Pencemaran udara menjadi masalah serius di Indonesia akibat peningkatan aktivitas industri, transportasi, dan urbanisasi. Kualitas udara mempengaruhi keanekaragaman lichen yang dap...
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...
Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Terhadap Pengendalian Pencemaran Udara
Upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Terhadap Pengendalian Pencemaran Udara
Provinsi DKI Jakarta sebagai ibu kota negara termasuk ke dalam kota metropolitan karena dihuni oleh lebih dari 10 juta penduduk. Masalah yang ada di kota besar adalah pencemaran ud...
Mengatasi Pencemaran Udara Melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Menggunakan Model Aksi Sosial
Mengatasi Pencemaran Udara Melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Menggunakan Model Aksi Sosial
Meningkatanya penggunaan alat transportasi menjadi salah satu faktor penyebab pencemaran udara. Udara yang tercemar tentu saja menimbulkan banyak dampak negatif bagi kesehatan masy...

