Javascript must be enabled to continue!
Analisis Konsep Termodinamika pada Produksi Kerupuk Sebagai Bentuk Kearifan Lokal di Magelang Jawa Tengah
View through CrossRef
Kerupuk merupakan salah satu produk pendamping makanan utama yang familiar di kalangan masyarakat yang dalam pengolahannya harus menggunakan proses khusus dan menggunakan bahan baku yang tepat. Persediaan bahan baku adalah komponen paling penting dari setiap proses manufaktur karena kelangkaan bahan baku selama produksi dapat menghambat kelangsungannya dan menyebabkan kerugian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan konsep hukum termodinamika dalam kearifan lokal berupa kerupuk. Penelitian ini dilakukan di pabrik kerupuk yang berada di Grabag, Magelang, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi literatur mengenai hukum termodinamika yang terdapat dalam proses pembuatan kerupuk. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa produksi kerupuk ini menerapkan konsep perpindahan kalor secara radiasi pada saat kerupuk dijemur. Ketika kerupuk digoreng, konsep termodinamika yang berlaku adalah hukum I termodinamika tentang perubahan volume dan suhu akibat dari pemberian kalor terhadap sistem dan hukum II termodinamika tentang perpindahan kalor dari suhu tinggi menuju suhu yang lebih rendah.
Title: Analisis Konsep Termodinamika pada Produksi Kerupuk Sebagai Bentuk Kearifan Lokal di Magelang Jawa Tengah
Description:
Kerupuk merupakan salah satu produk pendamping makanan utama yang familiar di kalangan masyarakat yang dalam pengolahannya harus menggunakan proses khusus dan menggunakan bahan baku yang tepat.
Persediaan bahan baku adalah komponen paling penting dari setiap proses manufaktur karena kelangkaan bahan baku selama produksi dapat menghambat kelangsungannya dan menyebabkan kerugian.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan konsep hukum termodinamika dalam kearifan lokal berupa kerupuk.
Penelitian ini dilakukan di pabrik kerupuk yang berada di Grabag, Magelang, Jawa Tengah.
Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi literatur mengenai hukum termodinamika yang terdapat dalam proses pembuatan kerupuk.
Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa produksi kerupuk ini menerapkan konsep perpindahan kalor secara radiasi pada saat kerupuk dijemur.
Ketika kerupuk digoreng, konsep termodinamika yang berlaku adalah hukum I termodinamika tentang perubahan volume dan suhu akibat dari pemberian kalor terhadap sistem dan hukum II termodinamika tentang perpindahan kalor dari suhu tinggi menuju suhu yang lebih rendah.
Related Results
IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
Kerupuk kerang belum dipasarkan secara luas padahal rasanya enak danĀ mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Di desa Pepe Kec. Sedati, Kab. Sidoar...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui keterkaitan antara kearifan lokal dengan identitas nasional, tantangan kearifan lokal di era disrupsi, dan strategi menjaga eksistens...
Analisis Hukum Termodinamika pada Pembuatan Batu Bata di Magelang, Jawa Tengah
Analisis Hukum Termodinamika pada Pembuatan Batu Bata di Magelang, Jawa Tengah
Penelitian ini dilakukan karena memiliki alasan utama untuk mengetahui peran pengusaha batu bata dalam kegiatan pengembangan SDM di daerah Magelang Jawa Tengah, dimana usaha batu b...
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung talas beneng (xantoshoma undipes k. koch) terhadap kualitas kerupuk berbahan dasar pati tap...
Analisa Produktivitas Mesin Kerupuk Kentang Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Analisa Produktivitas Mesin Kerupuk Kentang Dengan Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Pengukuran produktivitas memegang peranan yang sangat penting dalam mengevaluasi dan menentukan strategi lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat produktivitas. Penelitian ini bertu...
Analisis Kelayakan Usaha Agroindustri Kerupuk Mie Singkong
Analisis Kelayakan Usaha Agroindustri Kerupuk Mie Singkong
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa : 1. Besarnya biaya, penerimaan danĀ pendapatan pada agroindusti kerupuk mie singkong dalam satu kali proses produksi. dan 2. Kelayak...
Relayout tata letak fasilitas (studi kasus pabrik kerupuk terbaik di surabaya)
Relayout tata letak fasilitas (studi kasus pabrik kerupuk terbaik di surabaya)
Kerupuk dapat dijumpai di toko maupun rumah makan, mulai dari rumah makan yang besar seperti restoran hingga warung kecil yang menjual kerupuk. Kerupuk merupakan makanan kering yan...

