Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perbandingan Kelengkapan Rekam Medis Elektronik Antar Unit pada Rumah Sakit Cimacan

View through CrossRef
Abstract. Electronic Medical Records (EMR) play a crucial role in ensuring continuity and quality of healthcare services. Incomplete EMR documentation may negatively affect clinical decision-making, patient safety, and administrative processes within hospitals. This study aims to compare the completeness of EMR documentation across outpatient, inpatient, and Emergency Department (ED) units at Cimacan Regional Hospital, Cianjur Regency, in 2024. This research employed an analytical observational method using a cross-sectional design. A total of 390 EMR documents were examined, consisting of 130 records from each unit, selected through purposive sampling. EMR completeness was categorized into complete and incomplete in accordance with the standards set by the Indonesian Ministry of Health Regulation No. 269 of 2008. Data analysis was performed using the chi-square test. The results revealed that the highest EMR completeness was found in the Emergency Department (75.4%), while the inpatient and outpatient units showed lower rates of 46.9% and 43.1%, respectively. The chi-square test confirmed a statistically significant difference in EMR completeness across service units (p < 0.001). Pairwise comparisons indicated significant differences between the ED and both the inpatient and outpatient units (p < 0.0001), whereas no significant difference was found between outpatient and inpatient units (p = 0.5330). This study concludes that there is a significant variation in EMR completeness among service units, with the Emergency Department achieving the highest rate of completeness compared to other units. Abstrak. Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan bagian penting dalam mendukung kesinambungan pelayanan kesehatan. Ketidaklengkapan dokumentasi RME dapat memengaruhi kualitas pelayanan, pengambilan keputusan klinis, dan aspek administratif rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kelengkapan RME pada unit rawat jalan, rawat inap, dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Cimacan Kabupaten Cianjur tahun 2024. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 390 dokumen, masing-masing 130 dari setiap unit layanan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelengkapan RME dikategorikan menjadi lengkap dan tidak lengkap berdasarkan standar Permenkes RI No. 269 Tahun 2008. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan tertinggi terdapat pada unit IGD sebesar 75,4%, sedangkan rawat inap dan rawat jalan masing-masing sebesar 46,9% dan 43,1%. Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat perbedaan bermakna dalam kelengkapan RME berdasarkan unit layanan (p < 0,001). Analisis perbandingan berpasangan menunjukkan bahwa IGD berbeda bermakna dengan rawat jalan dan rawat inap (p < 0,0001), sedangkan rawat jalan dan rawat inap tidak berbeda bermakna (p = 0,5330). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kelengkapan RME antar unit pelayanan, dengan IGD sebagai unit paling lengkap dibandingkan dua unit lainnya.
Title: Perbandingan Kelengkapan Rekam Medis Elektronik Antar Unit pada Rumah Sakit Cimacan
Description:
Abstract.
Electronic Medical Records (EMR) play a crucial role in ensuring continuity and quality of healthcare services.
Incomplete EMR documentation may negatively affect clinical decision-making, patient safety, and administrative processes within hospitals.
This study aims to compare the completeness of EMR documentation across outpatient, inpatient, and Emergency Department (ED) units at Cimacan Regional Hospital, Cianjur Regency, in 2024.
This research employed an analytical observational method using a cross-sectional design.
A total of 390 EMR documents were examined, consisting of 130 records from each unit, selected through purposive sampling.
EMR completeness was categorized into complete and incomplete in accordance with the standards set by the Indonesian Ministry of Health Regulation No.
269 of 2008.
Data analysis was performed using the chi-square test.
The results revealed that the highest EMR completeness was found in the Emergency Department (75.
4%), while the inpatient and outpatient units showed lower rates of 46.
9% and 43.
1%, respectively.
The chi-square test confirmed a statistically significant difference in EMR completeness across service units (p < 0.
001).
Pairwise comparisons indicated significant differences between the ED and both the inpatient and outpatient units (p < 0.
0001), whereas no significant difference was found between outpatient and inpatient units (p = 0.
5330).
This study concludes that there is a significant variation in EMR completeness among service units, with the Emergency Department achieving the highest rate of completeness compared to other units.
Abstrak.
Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan bagian penting dalam mendukung kesinambungan pelayanan kesehatan.
Ketidaklengkapan dokumentasi RME dapat memengaruhi kualitas pelayanan, pengambilan keputusan klinis, dan aspek administratif rumah sakit.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat kelengkapan RME pada unit rawat jalan, rawat inap, dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Cimacan Kabupaten Cianjur tahun 2024.
Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain potong lintang.
Sampel penelitian berjumlah 390 dokumen, masing-masing 130 dari setiap unit layanan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Kelengkapan RME dikategorikan menjadi lengkap dan tidak lengkap berdasarkan standar Permenkes RI No.
269 Tahun 2008.
Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelengkapan tertinggi terdapat pada unit IGD sebesar 75,4%, sedangkan rawat inap dan rawat jalan masing-masing sebesar 46,9% dan 43,1%.
Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat perbedaan bermakna dalam kelengkapan RME berdasarkan unit layanan (p < 0,001).
Analisis perbandingan berpasangan menunjukkan bahwa IGD berbeda bermakna dengan rawat jalan dan rawat inap (p < 0,0001), sedangkan rawat jalan dan rawat inap tidak berbeda bermakna (p = 0,5330).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kelengkapan RME antar unit pelayanan, dengan IGD sebagai unit paling lengkap dibandingkan dua unit lainnya.

Related Results

Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (PMK RI) No. 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis, semua fasilitas kesehatan di Indonesia wajib menyelenggarakan Rekam Medis Ele...
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Data rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru rekam medis belum berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan Depkes RI tentang pedoman penyelenggaraan dan prosedur rekam medis rumah...
REKAM MEDIS ELEKTRONIK PADA PELAYANAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA: ASPEK HUKUM DAN IMPLEMENTASI
REKAM MEDIS ELEKTRONIK PADA PELAYANAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA: ASPEK HUKUM DAN IMPLEMENTASI
 Perkembangan teknologi informasi membawa banyak perubahan terhadap sektor aktivitas yang semula berbasis di dunia nyata (real) kemudian mengembangkannya ke dunia maya (virtual). I...
Pembinaan Dan Pelatihan Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan
Pembinaan Dan Pelatihan Sistem Informasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan
Rumah sakit sebagai sebuah institusi yang menyimpan banyak data memerlukan pegolahan data yang benar dan akurat dengan menggunakan teknologi informasi yang canggih. Salah satunya a...
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap
Analisis Faktor yang Memengaruhi Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Rawat Inap
Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen yang terdiri dari identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pa...
ANALISIS SISTEM PENGOLAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RSIA ERIA BUNDA PEKANBARUTAHUN 2020
ANALISIS SISTEM PENGOLAHAN BERKAS REKAM MEDIS DI RSIA ERIA BUNDA PEKANBARUTAHUN 2020
Rekam medis adalah penunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan dirumah sakit. Unit rekam medis di RSIA Eria Bunda ditemukannyahamba...

Back to Top