Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Faktor Kerja dan Kualitas Tidur sebagai Determinan Kelelahan Kerja pada Perawat IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru

View through CrossRef
Perawat berisiko mengalami kelelahan kerja akibat faktor kerja, tingginya tuntutan, dan kualitas tidur yang buruk. Di IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, jam kerja perawat sering melebihi batas shift (41–46 jam/minggu) dengan beban tinggi, karena satu perawat menangani 7–8 pasien, terutama saat shift malam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor kerja dan kualitas tidur terhadap kelelahan kerja pada perawat IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru tahun 2025. Desain penelitian adalah kuantitatif cross-sectional dengan 81 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta regresi logistik ganda model prediksi. Hasil menunjukkan 69,1% responden mengalami kelelahan kerja. Faktor kerja (beban kerja, masa kerja, dan shift kerja) mempengaruhi kelelahan sebesar 46,5%, sedangkan kualitas tidur sebesar 53,5%. Terdapat pengaruh beban kerja (p=0,005), shift kerja (p=0,041), dan kualitas tidur (p=0,003) terhadap kelelahan kerja, namun tidak terdapat pengaruh usia (p=0,534), status pernikahan (p=1,000), dan masa kerja (p=0,148). Variabel dominan adalah kualitas tidur (POR=6,439) dengan Nagelkerke R Square = 0,395. Disarankan RSUD Arifin Achmad menambah jumlah perawat untuk menyeimbangkan rasio perawat-pasien, memperhatikan pembagian tugas, rotasi kerja, serta menerapkan program pencegahan kelelahan melalui manajemen stres, relaksasi, dan konseling.
Title: Faktor Kerja dan Kualitas Tidur sebagai Determinan Kelelahan Kerja pada Perawat IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Description:
Perawat berisiko mengalami kelelahan kerja akibat faktor kerja, tingginya tuntutan, dan kualitas tidur yang buruk.
Di IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, jam kerja perawat sering melebihi batas shift (41–46 jam/minggu) dengan beban tinggi, karena satu perawat menangani 7–8 pasien, terutama saat shift malam.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor kerja dan kualitas tidur terhadap kelelahan kerja pada perawat IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru tahun 2025.
Desain penelitian adalah kuantitatif cross-sectional dengan 81 responden yang dipilih secara purposive.
Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta regresi logistik ganda model prediksi.
Hasil menunjukkan 69,1% responden mengalami kelelahan kerja.
Faktor kerja (beban kerja, masa kerja, dan shift kerja) mempengaruhi kelelahan sebesar 46,5%, sedangkan kualitas tidur sebesar 53,5%.
Terdapat pengaruh beban kerja (p=0,005), shift kerja (p=0,041), dan kualitas tidur (p=0,003) terhadap kelelahan kerja, namun tidak terdapat pengaruh usia (p=0,534), status pernikahan (p=1,000), dan masa kerja (p=0,148).
Variabel dominan adalah kualitas tidur (POR=6,439) dengan Nagelkerke R Square = 0,395.
Disarankan RSUD Arifin Achmad menambah jumlah perawat untuk menyeimbangkan rasio perawat-pasien, memperhatikan pembagian tugas, rotasi kerja, serta menerapkan program pencegahan kelelahan melalui manajemen stres, relaksasi, dan konseling.

Related Results

Faktor Kerja dan Kualitas Tidur sebagai Determinan Kelelahan Kerja pada Perawat IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Faktor Kerja dan Kualitas Tidur sebagai Determinan Kelelahan Kerja pada Perawat IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Perawat berisiko mengalami kelelahan kerja akibat faktor kerja, tingginya tuntutan, dan kualitas tidur yang buruk. Di IRNA Surgikal RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, jam kerja perawat ...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan Tidur Pada Lanjut Usia (Lansia)
Gangguan tidur pada umumnya sering kita temukan pada masyarakat awam, terutama pada orang dengan lanjut usia (lansia). Prevalensinya sekitar 76%. Kelompok lansia lebih sering menga...
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM TANGGAP DARURAT BENCANA KEBAKARAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU
Tingginya risiko kebakaran di rumah sakit, pemerintah dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (...
LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN KUALITAS TIDUR PEKERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA KONSTRUKSI
LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN KUALITAS TIDUR PEKERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA KONSTRUKSI
Konstruksi merupakan salah satu sektor pekerjaan yangmemiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Pekerja konstruksi seringkali menghadapi berbagai hal seperti menghadapi ...

Back to Top