Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN KUALITAS TIDUR PEKERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA KONSTRUKSI

View through CrossRef
Konstruksi merupakan salah satu sektor pekerjaan yangmemiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Pekerja konstruksi seringkali menghadapi berbagai hal seperti menghadapi beban kerja fisik berat, jam kerja panjang, serta kondisi lingkungan yang menantang, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan keselamatan kerja. Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh pekerja konstruksi, yang dapat berdampak pada penurunan kinerja dan peningkatan risiko kecelakaan kerja. Salah satu faktor yang berperan penting dalam timbulnya kelelahan kerja adalah kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi melalui pendekatan literature review. Artikel ilmiah yang dianalisis berasal dari berbagai sumber seperti Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SINTA, dan Scopus dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021–2025). Hasil peninjauan menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur yang buruk dan meningkatnya tingkat kelelahan pada pekerja konstruksi. Faktor-faktor seperti kelelahan fisik, tekanan psikologis, kondisi lingkungan kerja, serta gaya hidup turut mempengaruhi kualitas tidur pekerja. Kelelahan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada gangguan kesehatan fisik dan mental, serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, manajemen proyek perlu memperhatikan kualitas tidur sebagai bagian dari strategi pencegahan kelelahan kerja di sektor konstruksi.
Title: LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN KUALITAS TIDUR PEKERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA KONSTRUKSI
Description:
Konstruksi merupakan salah satu sektor pekerjaan yangmemiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi.
Pekerja konstruksi seringkali menghadapi berbagai hal seperti menghadapi beban kerja fisik berat, jam kerja panjang, serta kondisi lingkungan yang menantang, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan keselamatan kerja.
Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh pekerja konstruksi, yang dapat berdampak pada penurunan kinerja dan peningkatan risiko kecelakaan kerja.
Salah satu faktor yang berperan penting dalam timbulnya kelelahan kerja adalah kualitas tidur.
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau hubungan antara kualitas tidur dengan kelelahan kerja pada pekerja konstruksi melalui pendekatan literature review.
Artikel ilmiah yang dianalisis berasal dari berbagai sumber seperti Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SINTA, dan Scopus dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021–2025).
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur yang buruk dan meningkatnya tingkat kelelahan pada pekerja konstruksi.
Faktor-faktor seperti kelelahan fisik, tekanan psikologis, kondisi lingkungan kerja, serta gaya hidup turut mempengaruhi kualitas tidur pekerja.
Kelelahan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada gangguan kesehatan fisik dan mental, serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja.
Oleh karena itu, manajemen proyek perlu memperhatikan kualitas tidur sebagai bagian dari strategi pencegahan kelelahan kerja di sektor konstruksi.

Related Results

Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Abstract. The workload is something that arises from the interaction between the needs of the work environment that is used as a workplace, and the skills and perceptions of worker...
Hubungan Karakteristik Pekerja dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pemanen Sawit PT. Bakrie
Hubungan Karakteristik Pekerja dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pemanen Sawit PT. Bakrie
<p><em>Kelelahan kerja menunjukkan kondisi yang berbeda–beda dari setiap individu,  semua bermuara kepada kehilangan efisiensi dan penurunan kapasitas tubuh serta penin...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya le...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Data dari ILO menyebutkan hampir setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Penelitian tersebut menyataka...
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Astenopia (kelelahan mata) yaitu gejala yang diakibatkan oleh upaya berlebihan dari sistem penglihatan yang berada dalam kondisi kurang sempurna untuk memperoleh ketajaman pengliha...
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Background: Kelelahan menjadi penyakit pembunuh nomor dua setelah penyakit jantumg. Survei disebuah negara maju menyatakan setiap harinya terdapat 10-15% penduduknya yang mengalami...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top