Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Karakteristik Pekerja dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pemanen Sawit PT. Bakrie

View through CrossRef
<p><em>Kelelahan kerja menunjukkan kondisi yang berbeda–beda dari setiap individu,  semua bermuara kepada kehilangan efisiensi dan penurunan kapasitas tubuh serta peningkatan peluang untuk cidera di tempat kerja. Pemanen Sawit merupakan salah satu pekerja yang beresiko mengalami kelelahan, dimana pekerjaannya dilakukan secara manual, atau aktivitas kerja dengan pembebanan fisik. Kelelahan kerja dipengaruhi  oleh  faktor dari pekerja dan luar pekerja.Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai hubungan  karakteristik  pekerja seperti umur, masa kerja, riwayat penyakit dan status gizi, serta beban kerja dengan tingkat kelelahan kerja pekerja. Tujuan  penelitian  untuk mengetahui hubungan karakteristik pekerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pemanen sawit di PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Jenis penelitian analitik, pendekatan cross sectional. Sampel dengan metode total sampling yaitu sebanyak 64 responden. Hasil  penelitian  diperoleh  ada  hubungan  antara  umur  dengan  kelelahan  kerja (p=0.000),  ada  hubungan  antara  masa kerja dengan kelelahan kerja (p=0.001), ada hubungan  antara  riwayat  penyakit  dengan  kelelahan  kerja (p=0.001), ada  hubungan antara  status  gizi  dengan  kelelahan  kerja (p=0.001), dan  ada  hubungan  antara  beban kerja  dengan kelelahan kerja (p=0.017). Berdasarkan  hasil  penelitian  ini  disarankan  agar  perusahaan  melakukan  rotasi kerja  berdasarkan  kemampuan  fisik  dan  ketahanan  kerja  pemanen,  serta  memberikan safety  talk  untuk  melakukan  peregangan  tubuh  selama  10  menit.</em></p><p><em><br /></em></p><p><em>Fatigue shows the condition of each individual, all leading to loss of efficiency</em><em>,</em><em>a decrease in body capacity</em><em>, </em><em>an increased chance of injury at work. Palm harvesters are one of the workers at risk</em><em> </em><em>of experiencing</em><em> </em><em>fatigue,</em><em> </em><em>where work is done manually,work activities with physical loading.Work exhaustion is influenced by factors from workers and outside workers. Therefore, research needs to be done on the relationship of worker characteristics such as age, years of service, disease history and nutritional status, and workload with work fatigue levels. work with work fatigue on palm harvesters at PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.Type</em><em> </em><em>of analytic research, cross sectional approach. Samples with total sampling method were 64 respondents. The results showed that there was a relationship between age and work fatigue (p=0.000), there was a relationship between work period and work fatigue(p=0.001), there was a relationship between history of illness and work fatigue (p=0.001), there is a relationship between nutritional status and work fatigue</em><em> </em><em>(p=0.001),and there is</em><em> </em><em>a relationship betweenworkload and work fatigue (p=0.017).Based on the results of this study it is recommended that companies carry out work rotations based on physical abilities</em><em>, </em><em>work resilience of harvesters,</em><em>and</em><em>provide safety talk to stretch the body for 10 minutes</em><em>.</em><em></em></p><p><em><br /></em></p>
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi - LLDIKTI - Wilayah X
Title: Hubungan Karakteristik Pekerja dan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pemanen Sawit PT. Bakrie
Description:
<p><em>Kelelahan kerja menunjukkan kondisi yang berbeda–beda dari setiap individu,  semua bermuara kepada kehilangan efisiensi dan penurunan kapasitas tubuh serta peningkatan peluang untuk cidera di tempat kerja.
Pemanen Sawit merupakan salah satu pekerja yang beresiko mengalami kelelahan, dimana pekerjaannya dilakukan secara manual, atau aktivitas kerja dengan pembebanan fisik.
Kelelahan kerja dipengaruhi  oleh  faktor dari pekerja dan luar pekerja.
Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian mengenai hubungan  karakteristik  pekerja seperti umur, masa kerja, riwayat penyakit dan status gizi, serta beban kerja dengan tingkat kelelahan kerja pekerja.
Tujuan  penelitian  untuk mengetahui hubungan karakteristik pekerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada pemanen sawit di PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.
Jenis penelitian analitik, pendekatan cross sectional.
Sampel dengan metode total sampling yaitu sebanyak 64 responden.
Hasil  penelitian  diperoleh  ada  hubungan  antara  umur  dengan  kelelahan  kerja (p=0.
000),  ada  hubungan  antara  masa kerja dengan kelelahan kerja (p=0.
001), ada hubungan  antara  riwayat  penyakit  dengan  kelelahan  kerja (p=0.
001), ada  hubungan antara  status  gizi  dengan  kelelahan  kerja (p=0.
001), dan  ada  hubungan  antara  beban kerja  dengan kelelahan kerja (p=0.
017).
Berdasarkan  hasil  penelitian  ini  disarankan  agar  perusahaan  melakukan  rotasi kerja  berdasarkan  kemampuan  fisik  dan  ketahanan  kerja  pemanen,  serta  memberikan safety  talk  untuk  melakukan  peregangan  tubuh  selama  10  menit.
</em></p><p><em><br /></em></p><p><em>Fatigue shows the condition of each individual, all leading to loss of efficiency</em><em>,</em><em>a decrease in body capacity</em><em>, </em><em>an increased chance of injury at work.
Palm harvesters are one of the workers at risk</em><em> </em><em>of experiencing</em><em> </em><em>fatigue,</em><em> </em><em>where work is done manually,work activities with physical loading.
Work exhaustion is influenced by factors from workers and outside workers.
Therefore, research needs to be done on the relationship of worker characteristics such as age, years of service, disease history and nutritional status, and workload with work fatigue levels.
work with work fatigue on palm harvesters at PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk.
Type</em><em> </em><em>of analytic research, cross sectional approach.
Samples with total sampling method were 64 respondents.
The results showed that there was a relationship between age and work fatigue (p=0.
000), there was a relationship between work period and work fatigue(p=0.
001), there was a relationship between history of illness and work fatigue (p=0.
001), there is a relationship between nutritional status and work fatigue</em><em> </em><em>(p=0.
001),and there is</em><em> </em><em>a relationship betweenworkload and work fatigue (p=0.
017).
Based on the results of this study it is recommended that companies carry out work rotations based on physical abilities</em><em>, </em><em>work resilience of harvesters,</em><em>and</em><em>provide safety talk to stretch the body for 10 minutes</em><em>.
</em><em></em></p><p><em><br /></em></p>.

Related Results

Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Abstract. The workload is something that arises from the interaction between the needs of the work environment that is used as a workplace, and the skills and perceptions of worker...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya le...
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Astenopia (kelelahan mata) yaitu gejala yang diakibatkan oleh upaya berlebihan dari sistem penglihatan yang berada dalam kondisi kurang sempurna untuk memperoleh ketajaman pengliha...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Bagian Rotary 9 Feet Di PT. Sumber Graha Sejahtera Luwu
Data dari ILO menyebutkan hampir setiap tahun sebanyak dua juta pekerja meninggal dunia karena kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Penelitian tersebut menyataka...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan antara Postur dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pegawai Mekanik Bengkel Motor di Denpasar
Hubungan antara Postur dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pegawai Mekanik Bengkel Motor di Denpasar
Kelelahan kerja merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Beberapa faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja di antaranya adalah aktivitas kerja fisik, stasi...
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Mata pada Pekerja di PT. Semen Bosowa Maros
Astenopia (kelelahan mata) yaitu gejala yang diakibatkan oleh upaya berlebihan dari sistem penglihatan yang berada dalam kondisi kurang sempurna untuk memperoleh ketajaman pengliha...
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Background: Kelelahan menjadi penyakit pembunuh nomor dua setelah penyakit jantumg. Survei disebuah negara maju menyatakan setiap harinya terdapat 10-15% penduduknya yang mengalami...

Back to Top