Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penerapan Algoritma Naïve Bayes Classifier dalam Memprediksi Status Keberlanjutan Polis Nasabah Asuransi PT.X

View through CrossRef
Abstract. This article discusses the classification in predicting the sustainability status of the health insurance customer policy of PT. X uses the Naïve Bayes Classifier Algorithm. In predicting the Naive Bayes Classifier Algorithm, it uses the concepts and theories of data mining in the literature related to insurance by calculating the probability of each class of variables using the Bayes theorem in describing the performance of a model or algorithm specifically using the Confusion Matrix. To be able to predict the decisions of health insurance customers in the policy sustainability status, a method of data analysis of registered insurance customers is needed. The data used is data obtained from the insurance company PT. X. The data contains customer information data in the form of 9 variables (Policy Number, Smoking Status, Gender, Age, Marital Status, Dependents, Monthly Premiums, Current Status / whether or not premium payments and insurance policy renewal status). The results of the application of the Naïve Bayes Classifier Algorithm show that the algorithm is quite good in predicting the status of the policy extension of the insured health insurance PT. X, with an average accuracy of 85.82%, an average precision of 96.10% and an average recall of 93.55. Abstrak. Artikel ini membahas tentang klasifikasi dalam memprediksi status keberlanjutan polis nasabah asuransi kesehatan PT. X menggunakan Algoritma Nave Bayes Classifier. Dalam memprediksi Algoritma Naive Bayes Classifier menggunakan konsep dan teori data mining dalam literatur yang berhubungan dengan asuransi dengan menghitung probabilitas setiap kelas variabel menggunakan teorema Bayes dalam menggambarkan kinerja suatu model atau algoritma secara khusus menggunakan Confusion Matrix . Untuk dapat memprediksi keputusan nasabah asuransi kesehatan dalam status kesinambungan polis, diperlukan suatu metode analisis data nasabah asuransi yang terdaftar. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari perusahaan asuransi PT. X. Data tersebut berisi data informasi nasabah berupa 9 variabel (Nomor Polis, Status Merokok, Jenis Kelamin, Usia, Status Perkawinan, Tanggungan, Premi Bulanan, Status Lancar/tidaknya pembayaran premi dan status perpanjangan polis asuransi). Hasil penerapan Algoritma Naïve Bayes Classifier menunjukkan bahwa algoritma tersebut cukup baik dalam memprediksi status perpanjangan polis dari tertanggung asuransi kesehatan PT. X, dengan rata-rata akurasi 85,82%, presisi rata-rata 96,10% dan rata-rata recall 93,55.
Title: Penerapan Algoritma Naïve Bayes Classifier dalam Memprediksi Status Keberlanjutan Polis Nasabah Asuransi PT.X
Description:
Abstract.
This article discusses the classification in predicting the sustainability status of the health insurance customer policy of PT.
X uses the Naïve Bayes Classifier Algorithm.
In predicting the Naive Bayes Classifier Algorithm, it uses the concepts and theories of data mining in the literature related to insurance by calculating the probability of each class of variables using the Bayes theorem in describing the performance of a model or algorithm specifically using the Confusion Matrix.
To be able to predict the decisions of health insurance customers in the policy sustainability status, a method of data analysis of registered insurance customers is needed.
The data used is data obtained from the insurance company PT.
X.
The data contains customer information data in the form of 9 variables (Policy Number, Smoking Status, Gender, Age, Marital Status, Dependents, Monthly Premiums, Current Status / whether or not premium payments and insurance policy renewal status).
The results of the application of the Naïve Bayes Classifier Algorithm show that the algorithm is quite good in predicting the status of the policy extension of the insured health insurance PT.
X, with an average accuracy of 85.
82%, an average precision of 96.
10% and an average recall of 93.
55.
Abstrak.
Artikel ini membahas tentang klasifikasi dalam memprediksi status keberlanjutan polis nasabah asuransi kesehatan PT.
X menggunakan Algoritma Nave Bayes Classifier.
Dalam memprediksi Algoritma Naive Bayes Classifier menggunakan konsep dan teori data mining dalam literatur yang berhubungan dengan asuransi dengan menghitung probabilitas setiap kelas variabel menggunakan teorema Bayes dalam menggambarkan kinerja suatu model atau algoritma secara khusus menggunakan Confusion Matrix .
Untuk dapat memprediksi keputusan nasabah asuransi kesehatan dalam status kesinambungan polis, diperlukan suatu metode analisis data nasabah asuransi yang terdaftar.
Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari perusahaan asuransi PT.
X.
Data tersebut berisi data informasi nasabah berupa 9 variabel (Nomor Polis, Status Merokok, Jenis Kelamin, Usia, Status Perkawinan, Tanggungan, Premi Bulanan, Status Lancar/tidaknya pembayaran premi dan status perpanjangan polis asuransi).
Hasil penerapan Algoritma Naïve Bayes Classifier menunjukkan bahwa algoritma tersebut cukup baik dalam memprediksi status perpanjangan polis dari tertanggung asuransi kesehatan PT.
X, dengan rata-rata akurasi 85,82%, presisi rata-rata 96,10% dan rata-rata recall 93,55.

Related Results

Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Antispam dengan algoritma tertentu yang dapat memisahkan antara spam-mail dengan non spam mail. Perbandingan kinerja antara algoritma naïve bayes, dan decision tree yang memakai al...
Akibat Hukum Perusahaan Gagal Bayar Terhadap Nasabah Pemegang Polis
Akibat Hukum Perusahaan Gagal Bayar Terhadap Nasabah Pemegang Polis
Dalam rentang Januari 2008 sampai dengan September 2020, setidaknya sudah ada lima perusahaan asuransi jiwa yang gagal bayar, salah satunya adalah Asuransi Jiwa K (selanjutnya dise...
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PEMILIK POLIS ASURANSI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PENCAIRAN POLIS ASURANSI.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PEMILIK POLIS ASURANSI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PENCAIRAN POLIS ASURANSI.
Jasa asuransi di Indonesia semakin lama semakin diminati oleh khalayak masyarakat umum di indonesia. Hampir setiap risiko transaksi menggunakan jasa asuransi telah menjadi kebutuha...
PENERAPAN METODE NAIVE BAYES UNTUK MEMPREDIKSI PENYAKIT JANTUNG
PENERAPAN METODE NAIVE BAYES UNTUK MEMPREDIKSI PENYAKIT JANTUNG
The heart is one of the human organs that has an important function to circulate blood throughout the body. In caring for the human heart, one must know how to take care of the hea...
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah terhadap Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Garut
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah terhadap Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Garut
Abstract. This study aims to examine the impact of service quality on customer trust at Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Garut (KC Garut), assess the effect of customer s...
Evaluasi Sistem Informasi Dan Prosedur Pembayaran Benefit Klaim Meninggal Asuransi
Evaluasi Sistem Informasi Dan Prosedur Pembayaran Benefit Klaim Meninggal Asuransi
Perkembangan jumlah pemegang polis asuransi dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir mengalami terus mengalami peningkatan pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Singaraja Branch O...
Manajemen Wakaf Dalam Perusahaan Asuransi Syariah
Manajemen Wakaf Dalam Perusahaan Asuransi Syariah
Mewakafkan manfaat asuransi dan investasi pada asuransi jiwa syariah  hukumnya boleh mengikuti ketentuan yang terdapat dalam fatwa. Konsep wakaf di asuransi terbagai dalam tiga jen...

Back to Top