Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH PENGGUNAAN ABU VULKANIK SEBAGAI BAHAN PENGISI (FILLER) CAMPURAN AC – WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL
View through CrossRef
ABSTRAK Karakteristik abu vulkanik ini relatif berbeda dengan debu tanah kering yang biasa dijumpai pada musim kemarau. Abu vulkanik terbentuk dari pembekuan magma yang dierupsikan secara eksplosif. Maka dari itu abu vulkanik bisa menjadi bahan pengisi (filler) dalam campuran aspal AC-WC. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh pemanfaatan abu vulkanik sebagai bahan pengisi (filler) terhadap nilai uji marshall campuran AC-WC. Pada campuran AC-WC yang biasanya menggunakan filler semen portland, pada penulisan ini filler semen portland akan dibandingkan dengan menggunakan filler abu vulkanik terhadap alat uji marshall dalam campuran AC-WC dengan menggunakan berat jenis agregat yang sama. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan variasi kadar aspal rencana 5,0%; 5,5%; 6,0%; 6,5%; 7,0%. Sampel yang digunakan berjumlah masing-masing 3 buah pada setiap variasi kadar aspal rencana. Sebelum pembuatan benda uji material agregat dan material aspal harus diuji terlebih dahulu dan pengujian benda uji menggunakan alat uji marshall test. Untuk pembuatan benda uji dapat dilihat dari tabel hasil gradasi agregat gabungan. Tujuan dari pengujian dengan menggunakan alat uji marshall test adalah untuk mencari nilai stability, berat jenis bulk, dan kadar aspal optimumnya. Dari hasil penelitian perbandingan Marshall sisa dari kadar aspal optimum yang berbeda dapat disimpulkan untuk penggunaan semen portland sebagai filler dalam campuran ac-wc lebih baik nilai stabilitasnya dibandingkan dengan abu vulkanik sebagai filler dalam campuran ac-wc 1105 kg berbanding dengan 1095 kg. Kata Kunci : Abu vulkanik, Aspalt concreate – wearing course, Filler, Karakteristik Marshall, Semen Portland
Title: PENGARUH PENGGUNAAN ABU VULKANIK SEBAGAI BAHAN PENGISI (FILLER) CAMPURAN AC – WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL
Description:
ABSTRAK Karakteristik abu vulkanik ini relatif berbeda dengan debu tanah kering yang biasa dijumpai pada musim kemarau.
Abu vulkanik terbentuk dari pembekuan magma yang dierupsikan secara eksplosif.
Maka dari itu abu vulkanik bisa menjadi bahan pengisi (filler) dalam campuran aspal AC-WC.
Maksud dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh pemanfaatan abu vulkanik sebagai bahan pengisi (filler) terhadap nilai uji marshall campuran AC-WC.
Pada campuran AC-WC yang biasanya menggunakan filler semen portland, pada penulisan ini filler semen portland akan dibandingkan dengan menggunakan filler abu vulkanik terhadap alat uji marshall dalam campuran AC-WC dengan menggunakan berat jenis agregat yang sama.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium dengan variasi kadar aspal rencana 5,0%; 5,5%; 6,0%; 6,5%; 7,0%.
Sampel yang digunakan berjumlah masing-masing 3 buah pada setiap variasi kadar aspal rencana.
Sebelum pembuatan benda uji material agregat dan material aspal harus diuji terlebih dahulu dan pengujian benda uji menggunakan alat uji marshall test.
Untuk pembuatan benda uji dapat dilihat dari tabel hasil gradasi agregat gabungan.
Tujuan dari pengujian dengan menggunakan alat uji marshall test adalah untuk mencari nilai stability, berat jenis bulk, dan kadar aspal optimumnya.
Dari hasil penelitian perbandingan Marshall sisa dari kadar aspal optimum yang berbeda dapat disimpulkan untuk penggunaan semen portland sebagai filler dalam campuran ac-wc lebih baik nilai stabilitasnya dibandingkan dengan abu vulkanik sebagai filler dalam campuran ac-wc 1105 kg berbanding dengan 1095 kg.
Kata Kunci : Abu vulkanik, Aspalt concreate – wearing course, Filler, Karakteristik Marshall, Semen Portland.
Related Results
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON
Abstract
Mountain coral found in Taeno Village, Ambon, is available in abundance and has the potential to be used as a filler for asphalt concrete mixtures. This research aims ...
PENGARUH SUBSTITUSI ABU TERBANG NANO TERHADAP KARAKTERISTIK VOLUMETRIK CAMPURAN BERASPAL LAPIS AUS
PENGARUH SUBSTITUSI ABU TERBANG NANO TERHADAP KARAKTERISTIK VOLUMETRIK CAMPURAN BERASPAL LAPIS AUS
Abstract
Nanotechnology is increasingly being applied to road pavement development. Meanwhile, fly ash has been widely used as a filler material in pavement and has demonstrate...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
ANALISIS KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN FILLER ABU BATU ZEOLIT
ANALISIS KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN FILLER ABU BATU ZEOLIT
Materials that are often used as fillers in the AC-WC asphalt mixture are cement and stone ash, because these materials are often used so that supplies are increasingly expensive. ...
ANALISIS PENGGUNAAN ABU TANDAN KELAPA SAWIT SEBAGAI FILLER DITINJAU DARI NILAI KEAUSAN PERKERASAN (CANTABRO TEST)
ANALISIS PENGGUNAAN ABU TANDAN KELAPA SAWIT SEBAGAI FILLER DITINJAU DARI NILAI KEAUSAN PERKERASAN (CANTABRO TEST)
Published Material yang umum digunakan sebagai filler campuran perkerasan lentur adalah semen, dan abu batu, yang persediaannya terbatas dan harganya relatif mahal, bila dilihat da...
Analisis Perbandingan Filler Semen Dengan Filler Abu Ampas Tebu Pada Campuran Aspal Ac – Wc Terhadap Karakteristik Marshall
Analisis Perbandingan Filler Semen Dengan Filler Abu Ampas Tebu Pada Campuran Aspal Ac – Wc Terhadap Karakteristik Marshall
Pada umumnya lapis aspal beton (Laston) adalah suatu lapisan pada konstruksi jalan yang terdiri dari campuran aspal keras, agregat kasar, agregat halus dan filler. Material yang um...
Analisis Pengaruh Penggunaan Abu Batu Apung Sebagai Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC)
Analisis Pengaruh Penggunaan Abu Batu Apung Sebagai Pengganti Filler Pada Campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC)
Aspal merupakan bahan utama dalam konstruksi jalan raya yang sangat menentukan kualitas, kekuatan, dan daya tahan infrastruktur jalan. Peningkatan pembangunan jalan menyebabkan keb...
Pemanfaatan Limbah Abu Arang Kayu Mindi Sebagai Filler Pengganti Terhadap Karakteristik Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA)
Pemanfaatan Limbah Abu Arang Kayu Mindi Sebagai Filler Pengganti Terhadap Karakteristik Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA)
Peningkatan infrastruktur transportasi menuntut inovasi dalam kualitas dan layanan jalan. Salah satu cara memodifikasi beton aspal untuk kekuatan yang lebih baik adalah dengan meng...

