Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Pilar Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Taman Nasional Ujung Kulon, Indonesia

View through CrossRef
Pariwisata berbasis sustainable atau berkelanjutan sudah menjadi fokus utama pembangunan pariwisata di Indonesia. Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan terlibat dalam upaya konservasi alam, pengelolaan destinasi yang bijaksana, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Salah satu destinasi pariwisata di Indonesia yang mengusung konsep sustainable adalah taman nasional, salah satu taman nasional yang ada di Indonesia dan mempunyai daya tarik untuk wisatawan adalah Taman Nasional Ujung Kulon. Taman Nasional Ujung Kulon berkerja sama dengan Yayasan Badak Indonesia (YABI) dan International Rhino Foundation dalam pelestarian populasi badak jawa dengan merencanakan pembangunan Javan Rhino Study and Convservation Area (JRSCA). Berdasarkan hal tersebut maka upaya menjaga lingkungan alam dan keberagaman hayati tersebut dapat didukung dengan cara merancang Pengembangan Taman Nasional Ujung Kulon Sebagai Objek Wisata dengan menerapkan pendekatan Sustainable. pPnelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bersifat menggambarkan, memaparkan, dan menguraikan objek yang diteliti (Arikunto, 2006). Data penelitian diperoleh melalui data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan analisis SWOT. Hasil analisis keterkaitan 4 pilar pembangunan pariwisata  yaitu Destinasi, pemasaran, industri dan kelembagaan, pilar industri belum mendukung secara maksimal dikarenakan baru didukung oleh homestay dari masyarakat yang minim pengetahuan dalam pelayanan dan pengelolahan limbah. Adapun rekomendasi dari SWOT adalah Mengembangkan paket wisata berkelanjutan dan berbasis komunitas untuk menarik wisatawan yang peduli lingkungan, Mengembangkan program pengelolaan kunjungan yang terencana dengan pembagian zona wisata dan pembatasan akses ke area sensitif. Pariwisata berbasis sustainable atau berkelanjutan sudah menjadi fokus utama pembangunan pariwisata di Indonesia, untuk mengukur pembangunan Taman Nasional Ujung Kulon sudah sesuai dengan konsep sustainable.
Jurnal Akademi Pariwisata Medan, Politeknik Pariwisata Medan
Title: Analisis Pilar Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Taman Nasional Ujung Kulon, Indonesia
Description:
Pariwisata berbasis sustainable atau berkelanjutan sudah menjadi fokus utama pembangunan pariwisata di Indonesia.
Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan terlibat dalam upaya konservasi alam, pengelolaan destinasi yang bijaksana, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Salah satu destinasi pariwisata di Indonesia yang mengusung konsep sustainable adalah taman nasional, salah satu taman nasional yang ada di Indonesia dan mempunyai daya tarik untuk wisatawan adalah Taman Nasional Ujung Kulon.
Taman Nasional Ujung Kulon berkerja sama dengan Yayasan Badak Indonesia (YABI) dan International Rhino Foundation dalam pelestarian populasi badak jawa dengan merencanakan pembangunan Javan Rhino Study and Convservation Area (JRSCA).
Berdasarkan hal tersebut maka upaya menjaga lingkungan alam dan keberagaman hayati tersebut dapat didukung dengan cara merancang Pengembangan Taman Nasional Ujung Kulon Sebagai Objek Wisata dengan menerapkan pendekatan Sustainable.
pPnelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bersifat menggambarkan, memaparkan, dan menguraikan objek yang diteliti (Arikunto, 2006).
Data penelitian diperoleh melalui data primer dan sekunder.
Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan analisis SWOT.
Hasil analisis keterkaitan 4 pilar pembangunan pariwisata  yaitu Destinasi, pemasaran, industri dan kelembagaan, pilar industri belum mendukung secara maksimal dikarenakan baru didukung oleh homestay dari masyarakat yang minim pengetahuan dalam pelayanan dan pengelolahan limbah.
Adapun rekomendasi dari SWOT adalah Mengembangkan paket wisata berkelanjutan dan berbasis komunitas untuk menarik wisatawan yang peduli lingkungan, Mengembangkan program pengelolaan kunjungan yang terencana dengan pembagian zona wisata dan pembatasan akses ke area sensitif.
Pariwisata berbasis sustainable atau berkelanjutan sudah menjadi fokus utama pembangunan pariwisata di Indonesia, untuk mengukur pembangunan Taman Nasional Ujung Kulon sudah sesuai dengan konsep sustainable.

Related Results

PEMBANGUNAN HUKUM YANG BERKELANJUTAN: USAHA MENCAPAI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG BERKELANJUTAN
PEMBANGUNAN HUKUM YANG BERKELANJUTAN: USAHA MENCAPAI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG BERKELANJUTAN
Pembangunan merupakan usaha sadar dari masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya adalah hal yang wajar dilakukan oleh masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya sendiri. Sayangnya...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Penelitian ini mengkaji mengenai pengawasan taman nasional tesso nilo oleh balai taman nasional tesso nilo kecamatan ukui kabupaten pelalawan, dengan rumusan masalah tentang bagaim...
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung sele...
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Pelestarian lingkungan kawasan wisata alam oleh Kesatuan Pelestarian Hutan Konservasi Taman Nasional Bali Barat saat ini telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak (mitra), s...
Dampak Urbanisasi terhadap Perkembangan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Bandung Kulon
Dampak Urbanisasi terhadap Perkembangan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Bandung Kulon
Abstract. Bandung City is the capital of West Java Province which has very high population growth. One of the causes of high population growth is urbanization. The level of urbaniz...
Evaluasi Fungsi Ekologis Pada Taman-Taman Kota di Kota Bandung
Evaluasi Fungsi Ekologis Pada Taman-Taman Kota di Kota Bandung
Taman kota memeiliki fungsi utama yaitu fungsi ekologis. Taman kota dikatakan berfungsi ekologis ketika mampu membentuk keseimbangan lingkungan perkotaan dan kondisinya dapat dira...
Evaluasi Fungsi Ekologis Pada Taman-Taman Kota di Kota Bandung
Evaluasi Fungsi Ekologis Pada Taman-Taman Kota di Kota Bandung
Taman kota memeiliki fungsi utama yaitu fungsi ekologis. Taman kota dikatakan berfungsi ekologis ketika mampu membentuk keseimbangan lingkungan perkotaan dan kondisinya dapat dira...

Back to Top