Javascript must be enabled to continue!
Pemberian Stimulasi Berpengaruh Terhadap Perkembangan Pada Balita
View through CrossRef
Pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental, sosial, emosional dipengaruhi oleh gizi, kesehatan dan pendidikan. Sejak bayi dilahirkan hingga berumur satu tahun akan mengalami tumbuh kembang. Perkembangan seorang anak dipengaruhi oleh peranan lingkungan dan interaksi dengan orangtua. Apabila selama proses tersebut tidak disertai suasana hangat penuh kasih sayang antara orangtua dan bayi, maka proses tumbuh kembang tidak akan berjalan optimal. Pembinaan tumbuh kembang anak secara komperhensif dan berkualitas yang diselenggarakan melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang balita yang dilakukan dimasa kritis. Pada penelitian ini untuk membuktikan apakah stimulasi yang diberikan untuk balita berengaruh terhadap perkembangan pada balita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest dengan Quota Sampling dengan jumlah 30 sampel. Analisis data yang digunakan adalah Uji Wilcoxon dikarenakan data tidak berdistribusi normal. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value 0,000 yang menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian stimulasi terhadap perkembangan pada balita. Ibu diharapkan memberikan stimulasi secara rutin yang berguna untuk meningkatkan perkembangan pada balita.
Title: Pemberian Stimulasi Berpengaruh Terhadap Perkembangan Pada Balita
Description:
Pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental, sosial, emosional dipengaruhi oleh gizi, kesehatan dan pendidikan.
Sejak bayi dilahirkan hingga berumur satu tahun akan mengalami tumbuh kembang.
Perkembangan seorang anak dipengaruhi oleh peranan lingkungan dan interaksi dengan orangtua.
Apabila selama proses tersebut tidak disertai suasana hangat penuh kasih sayang antara orangtua dan bayi, maka proses tumbuh kembang tidak akan berjalan optimal.
Pembinaan tumbuh kembang anak secara komperhensif dan berkualitas yang diselenggarakan melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang balita yang dilakukan dimasa kritis.
Pada penelitian ini untuk membuktikan apakah stimulasi yang diberikan untuk balita berengaruh terhadap perkembangan pada balita.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian pra eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest dengan Quota Sampling dengan jumlah 30 sampel.
Analisis data yang digunakan adalah Uji Wilcoxon dikarenakan data tidak berdistribusi normal.
Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value 0,000 yang menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian stimulasi terhadap perkembangan pada balita.
Ibu diharapkan memberikan stimulasi secara rutin yang berguna untuk meningkatkan perkembangan pada balita.
Related Results
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
Perkembangan Bayi/Balita seharusnya sesuai dengan tahapan perkembangan. Stimulasi perkembangan hendaknya dilakukan secara rutin sehingga bayi/balita tidak mengalami keterlambatan....
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Intervensi pijat balita sebagai upaya preventif dalam stimulasi tumbuh kembang balita
Intervensi pijat balita sebagai upaya preventif dalam stimulasi tumbuh kembang balita
Permasalahan tumbuh kembang pada bayi dan balita merupakan hal yang urgent yang perlu segera di tindak lanjuti. Hal ini dikarenakan beberapa faktor diantaranya ibu balita yang belu...
Pengaruh Stimulasi Bermain Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Balita
Pengaruh Stimulasi Bermain Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Balita
Pertumbuhan dan perkembangan pada masa balita merupakan tahap dasar yang sangat berpengaruh dan menjadi landasan untuk perkembangan selanjutnya. Gangguan motorik pada usia balita ...
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
Abstrak : Tuberkulosis (TB) dan stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan stunting dengan kejadian TB pada anak usia 1-59 ...
STIMULASI DENGAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF BERPENGARUH TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 2-3 TAHUN
STIMULASI DENGAN MEDIA VIDEO INTERAKTIF BERPENGARUH TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 2-3 TAHUN
Perkembangan bahasa adalah salah satu aspek yang penting dalam perkembangan anak, karena akan mampu membangun kemampuan kognitif, sosial, emosional pada anak. Stimulasi merupakan s...
STUNTING BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI INDONESIA
STUNTING BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI INDONESIA
Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak-anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama (kronis). Kekurangan gizi kronis menyebabkan hambatan dalam proses pem...
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...

