Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Stimulasi Bermain Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Balita
View through CrossRef
Pertumbuhan dan perkembangan pada masa balita merupakan tahap dasar yang sangat berpengaruh dan menjadi landasan untuk perkembangan selanjutnya. Gangguan motorik pada usia balita khususnya motorik halus diperkirakan dari 3-5% dan sebanyak 60% dari kasus yang ditemukan terjadi secara spontan pada umur dibawah 5 tahun. Tujuan penelitian adalah: (1) mengetahui rata-rata perkembangan motorik halus pada Anak balita sebelum diberikan stimulasi bermain puzzle. (2) mengetahui rata-rata perkembangan motorik halus pada Anak balitasesudah diberikan stimulasi bermain puzzle. (3) mengetahui pengaruh Stimulasi bermain puzzle terhadap perkembangan motorik halus Anak balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi eksperiment dengan pendekatan One group pre-test and post-test Design . Penelitian dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Air Tawar Kota Padang. pada Bulan November 2017 sampai dengan Februari 2018. populasi adalah semua anak balita laki-aki dan perempuan yang berada diwiayah kerja puskesmas Air Tawar Padang, sampel diambil dengan teknik purposeve sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat, bivariat.. Hasil penelitian yang ditemukan adalah ada hubungan yang bermakna antara stimulasi bermain puzzle terhadap perkembangan motorik halus pada anak balita . Kata Kunci: stimulasi, motorik halus, anak balita Abstrak Growth and development in infancy is a basic stage that is very influential and becomes the foundation for further developments. Motor disorders in toddlers, especially fine motoric, are estimated to be 3-5% and as many as 60% of cases found occur spontaneously at the age of under 5 years. The research objectives were: (1) to find out the average fine motor development in toddlers before being given stimulation to play puzzles. (2) find out the average fine motor development in children who have been given stimulation to play puzzles. (3) knowing the effect of stimulating puzzle playing on the development of fine motoric toddlers. The type of research used is research Quasi experiment with the approach of One group pre-test and post-test Design. The study was conducted in the working area of the Tawar Air Health Center in Padang City. from November 2017 to February 2018. the population is all boys and girls under five working at the Air Tawar Padang health center, the sample is taken using the purposeve sampling technique. Data were analyzed by univariate, bivariate analysis. The results of the study found that there was a significant relationship between stimulation of puzzle play to fine motor development in children under five. Keywords: stimulation, fine motor, toddlers
Title: Pengaruh Stimulasi Bermain Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Balita
Description:
Pertumbuhan dan perkembangan pada masa balita merupakan tahap dasar yang sangat berpengaruh dan menjadi landasan untuk perkembangan selanjutnya.
Gangguan motorik pada usia balita khususnya motorik halus diperkirakan dari 3-5% dan sebanyak 60% dari kasus yang ditemukan terjadi secara spontan pada umur dibawah 5 tahun.
Tujuan penelitian adalah: (1) mengetahui rata-rata perkembangan motorik halus pada Anak balita sebelum diberikan stimulasi bermain puzzle.
(2) mengetahui rata-rata perkembangan motorik halus pada Anak balitasesudah diberikan stimulasi bermain puzzle.
(3) mengetahui pengaruh Stimulasi bermain puzzle terhadap perkembangan motorik halus Anak balita.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi eksperiment dengan pendekatan One group pre-test and post-test Design .
Penelitian dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Air Tawar Kota Padang.
pada Bulan November 2017 sampai dengan Februari 2018.
populasi adalah semua anak balita laki-aki dan perempuan yang berada diwiayah kerja puskesmas Air Tawar Padang, sampel diambil dengan teknik purposeve sampling.
Data dianalisis dengan analisis univariat, bivariat.
Hasil penelitian yang ditemukan adalah ada hubungan yang bermakna antara stimulasi bermain puzzle terhadap perkembangan motorik halus pada anak balita .
Kata Kunci: stimulasi, motorik halus, anak balita Abstrak Growth and development in infancy is a basic stage that is very influential and becomes the foundation for further developments.
Motor disorders in toddlers, especially fine motoric, are estimated to be 3-5% and as many as 60% of cases found occur spontaneously at the age of under 5 years.
The research objectives were: (1) to find out the average fine motor development in toddlers before being given stimulation to play puzzles.
(2) find out the average fine motor development in children who have been given stimulation to play puzzles.
(3) knowing the effect of stimulating puzzle playing on the development of fine motoric toddlers.
The type of research used is research Quasi experiment with the approach of One group pre-test and post-test Design.
The study was conducted in the working area of the Tawar Air Health Center in Padang City.
from November 2017 to February 2018.
the population is all boys and girls under five working at the Air Tawar Padang health center, the sample is taken using the purposeve sampling technique.
Data were analyzed by univariate, bivariate analysis.
The results of the study found that there was a significant relationship between stimulation of puzzle play to fine motor development in children under five.
Keywords: stimulation, fine motor, toddlers.
Related Results
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mengguntingan dan Menempel. Motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangakan pada anak usia dini den...
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
TUMBUH KEMBANG OPTIMAL DENGAN STIMULASI PERKEMBANGAN PADA BALITA
Perkembangan Bayi/Balita seharusnya sesuai dengan tahapan perkembangan. Stimulasi perkembangan hendaknya dilakukan secara rutin sehingga bayi/balita tidak mengalami keterlambatan....
Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala anugerah dan rahmat-Nya, sehingga Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini untuk Tingkat Perguruan Tinggi ini dapa...
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI YOGYAKARTA
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI YOGYAKARTA
Abstrak
Periode lima tahun pertama kehidupan merupakan masa penting tumbuh kembang anak dimana di sebut “masa keemasan”, masa ini akan menentukan masa kehidupan anak yang akan dat...
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Latar belakang dari penlitian ini adalah perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian masih belum sepenuhnya berkembang. Hal ini terlihat dari...
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MESSY PLAY
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MESSY PLAY
Penelitian ini membahas mengenai upaya meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan messy play. Hal tersebut didasari karena muncul permasalahan motorik ...
Pengaruh Media Colour Corrugated Paper (Kokoru) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di TK Mekar Sari Surabaya
Pengaruh Media Colour Corrugated Paper (Kokoru) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak di TK Mekar Sari Surabaya
Fine motor skills are the ability to control fine and coordinated movements of the hands and fingers. Fine motor skills are one of the important abilities for children. Thus, if th...
STUNTING BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI INDONESIA
STUNTING BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN ANAK BALITA DI PUSKESMAS CIBEBER KOTA CIMAHI INDONESIA
Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak-anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama (kronis). Kekurangan gizi kronis menyebabkan hambatan dalam proses pem...

