Javascript must be enabled to continue!
Aplikasi PGPR Akar Bambu dan Akar Putri Malu dalam Mengurangi Intensitas Serangan Aphis gosypii pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.)
View through CrossRef
Plant growth promoting rhizobacter (PGPR) mengandung Rhizobacter yang dapat memfiksasi nitrogen bebas yang berada di alam, nitrogen tersebut diubah menjadi amonia yang selanjutnya disalurkan ke tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian pgpr dari dua sumber bioaktivator yang berbeda terhadap intensitas serangan kutu daun pada tanaman cabai. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor adalah konsentrasi PGPR akar bambu dan akar putri malu yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan satuan percobaan masing-masing terdiri dari 4 tanaman cabai keriting varietas ™ Thunder 99. Pengaplikasian dilakukan seminggu sekali selama masa vegetatif. Pengamatan mulai dilakukan pada umur 1 MST dan seminggu sekali dengan variabel pengamatan yang diamati berupa jenis kutu daun dan intensitas serangan kutu daun pada setiap tanaman selama masa vegetatif. Hasil yang diperoleh pemberian PGPR akar bambu dan akar putri malu kurang efektif karena kurang dapat menekan intensitas serangan kutu daun pada tanaman cabai. Intensitas serangan kutu daun masih tidak berbeda jauh dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Tingkat intensitas serangan kutu daun berbanding lurus dengan populasi kutu daun. PGPR yang relatif dapat menekan intensitas serangan kutu daun adalah perlakuan akar bambu dengan konsentrasi 75%. Bioaktivator PGPR yang lebih baik berasal dari akar bambu daripada akar putri malu.
Title: Aplikasi PGPR Akar Bambu dan Akar Putri Malu dalam Mengurangi Intensitas Serangan Aphis gosypii pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.)
Description:
Plant growth promoting rhizobacter (PGPR) mengandung Rhizobacter yang dapat memfiksasi nitrogen bebas yang berada di alam, nitrogen tersebut diubah menjadi amonia yang selanjutnya disalurkan ke tanaman.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian pgpr dari dua sumber bioaktivator yang berbeda terhadap intensitas serangan kutu daun pada tanaman cabai.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor adalah konsentrasi PGPR akar bambu dan akar putri malu yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%.
Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan satuan percobaan masing-masing terdiri dari 4 tanaman cabai keriting varietas ™ Thunder 99.
Pengaplikasian dilakukan seminggu sekali selama masa vegetatif.
Pengamatan mulai dilakukan pada umur 1 MST dan seminggu sekali dengan variabel pengamatan yang diamati berupa jenis kutu daun dan intensitas serangan kutu daun pada setiap tanaman selama masa vegetatif.
Hasil yang diperoleh pemberian PGPR akar bambu dan akar putri malu kurang efektif karena kurang dapat menekan intensitas serangan kutu daun pada tanaman cabai.
Intensitas serangan kutu daun masih tidak berbeda jauh dibandingkan dengan perlakuan kontrol.
Tingkat intensitas serangan kutu daun berbanding lurus dengan populasi kutu daun.
PGPR yang relatif dapat menekan intensitas serangan kutu daun adalah perlakuan akar bambu dengan konsentrasi 75%.
Bioaktivator PGPR yang lebih baik berasal dari akar bambu daripada akar putri malu.
Related Results
Uji Penggunaan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (capsicum Annuum L.)
Uji Penggunaan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Merah (capsicum Annuum L.)
Penelitian ini bertujuan yang menguji Perbandingan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai merah (capsicum Annuum L.) akibat Pemberian Komposisi PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacte...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili solanaceae yang banyak dibudidayakan secara komersial di Indonesia khususnya di Sulaw...
Training Pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Bagi Petani Dalam Mengamankan dan Meningkatkan Produksi Tanaman Padi di Desa Bassiang Kec. Ponrang Selatan Kab. Luwu
Training Pembuatan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Bagi Petani Dalam Mengamankan dan Meningkatkan Produksi Tanaman Padi di Desa Bassiang Kec. Ponrang Selatan Kab. Luwu
Tanaman padi merupakan penghasil beras yang permintaannya terus meningkat tiap tahun seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Namun produksi padi terus saj...
Sistem Kontrol Penyiraman Air Dan Nutrisi Tanaman Cabai Berbasis Internet Of Things (IoT) Menggunakan Decision Tree C5
Sistem Kontrol Penyiraman Air Dan Nutrisi Tanaman Cabai Berbasis Internet Of Things (IoT) Menggunakan Decision Tree C5
Indonesia sebagai negara agraris memiliki banyak lahan pertanian subur. Namun, teknologi pertanian masih perlu dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas. Salah satu masalah yan...

