Javascript must be enabled to continue!
NASKAH INCUNG SASTRA MELAYU KLASIK YANG TERLUPAKAN
View through CrossRef
Penelitian naskah Incung yang mer upa kan salah satu dari peninggalan kesusastraan Melayu Klasik bertujuan untuk memperoleh gambaran dan informasi tentang kesusastraan Incung yang sudah tidak dikenal lagi oleh masyarakat Kerinci sendiri. Pada gilirannya dapat membantu masyarakat melestari dan mengembangkan kesusastraan klasik ini. Selain itu, dapat memperluas wawasan pengetahuan tentang sastra Incung Kerinci untuk kegiatan bagi pengembangan bahasa, pelajaran muatan lokal, referensi perpustakaan, penelitian dan kontribusi untuk memajukan bahasa dan sastra Indonesia. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada naskah sastra Incung, yang masih disimpan sebagai benda-benda pusaka di Kerinci. Di sini tidak semua materi dalam kesusastraan Kerinci dapat disajikan secara lengkap, penyusunannya memperhatikan nilai-nilai keaslian lokal pada naskahnaskah Incung itu sendiri, untuk membuktikan itu kita melakukan pengamatan langsung terhadap naskah sastra Incung, di beberapa ilayah Kabupaten Kerinci, yaitu Rawang, Semurup, dan Koto Tuo, pengamatan dilakukan dengan cara kritis terhadap bentuk grafis aksara Incung dan isi dalam naskah Incung Kerinci, pada tahap berikut dilanjutkan dengan studi kepustakaan melihat dan membandingkan dengan hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya. Dari hasil penelitian didapat, salah satu peninggalan peradaban masa silam yang terdapat di Sumatera adalah kesastraan Incung. Bahasa Kerinci Kuno merupakan bahasa lingua franca suku Kerinci zaman dahulu. Kalau kita simak fonetis yang terdapat dalam naskah-naskah Incung umumnya memakai bahasa Melayu Kuno, merupakan bahagian dari bahasa Melayu zaman lampau yang penyebaran meluas dari Madagaskar sampai ke lautan Fasifik. Tidak dapat disangkal lagi, Sastra Indonesia Lama yang lazim dikenal dengan istilah “Sastra Melayu Klasik”, kedalamnya termasuk juga Sastra Incung Kerinci.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud
Title: NASKAH INCUNG SASTRA MELAYU KLASIK YANG TERLUPAKAN
Description:
Penelitian naskah Incung yang mer upa kan salah satu dari peninggalan kesusastraan Melayu Klasik bertujuan untuk memperoleh gambaran dan informasi tentang kesusastraan Incung yang sudah tidak dikenal lagi oleh masyarakat Kerinci sendiri.
Pada gilirannya dapat membantu masyarakat melestari dan mengembangkan kesusastraan klasik ini.
Selain itu, dapat memperluas wawasan pengetahuan tentang sastra Incung Kerinci untuk kegiatan bagi pengembangan bahasa, pelajaran muatan lokal, referensi perpustakaan, penelitian dan kontribusi untuk memajukan bahasa dan sastra Indonesia.
Ruang lingkup penelitian dibatasi pada naskah sastra Incung, yang masih disimpan sebagai benda-benda pusaka di Kerinci.
Di sini tidak semua materi dalam kesusastraan Kerinci dapat disajikan secara lengkap, penyusunannya memperhatikan nilai-nilai keaslian lokal pada naskahnaskah Incung itu sendiri, untuk membuktikan itu kita melakukan pengamatan langsung terhadap naskah sastra Incung, di beberapa ilayah Kabupaten Kerinci, yaitu Rawang, Semurup, dan Koto Tuo, pengamatan dilakukan dengan cara kritis terhadap bentuk grafis aksara Incung dan isi dalam naskah Incung Kerinci, pada tahap berikut dilanjutkan dengan studi kepustakaan melihat dan membandingkan dengan hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya.
Dari hasil penelitian didapat, salah satu peninggalan peradaban masa silam yang terdapat di Sumatera adalah kesastraan Incung.
Bahasa Kerinci Kuno merupakan bahasa lingua franca suku Kerinci zaman dahulu.
Kalau kita simak fonetis yang terdapat dalam naskah-naskah Incung umumnya memakai bahasa Melayu Kuno, merupakan bahagian dari bahasa Melayu zaman lampau yang penyebaran meluas dari Madagaskar sampai ke lautan Fasifik.
Tidak dapat disangkal lagi, Sastra Indonesia Lama yang lazim dikenal dengan istilah “Sastra Melayu Klasik”, kedalamnya termasuk juga Sastra Incung Kerinci.
Related Results
Batik Incung dan Islam di Kerinci
Batik Incung dan Islam di Kerinci
Artikel ini membahas tentang motif batik incung. Jenis apa batik incung itu? Apa adakah budaya dibalik motif batik incung? Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan histor...
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MOTIF BATIK INCUNG
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MOTIF BATIK INCUNG
Abstrak: Motif batik Incung dalam motif batik yang hanya terdapat di wilayah Kerinci (Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh) yang menjadikan batik ini menjadi batik khas dari wil...
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Catatan Editor: Langkah JPS dalam situasi pandemi dan pengantar Vol. 18 (3) tentang budaya, identitas, dan relasi antarkelompok
Salam sejahtera,
Tahun 2020 ini merupakan tahun yang menantang bagi kita semua. Awal tahun diwarnai dengan berbagai peristiwa, diantaranya politik global yang memanas serta perist...
WANDANING RINGGIT WACUCAL DALAM KAJIAN FILOLOGIS
WANDANING RINGGIT WACUCAL DALAM KAJIAN FILOLOGIS
Tujuan penelitian ini adalah sajian berupa deskripsi naskah Wandaning Ringgit Wacucal, transliterasi dan suntingan naskah Wandaning Ringgit Wacucal, serta terjemahan teks Wandaning...
Application of Incung Kerinci Script on Metal Media
Application of Incung Kerinci Script on Metal Media
Incung script is a script that belongs to the Malay type. This type of script is commonly referred to as kaganga. that is a script that was born and developed in the upper reaches ...
Naskah Layang Anbiya dalam Studi Perbandingan
Naskah Layang Anbiya dalam Studi Perbandingan
Filologi adalah suatu pengetahuan tentang sastra, sastra dalam arti yang luas mencakup bidang kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Sasaran kajian filologi meliputi naskah dan te...
Naskah-Naskah Keislaman Pandalungan
Naskah-Naskah Keislaman Pandalungan
This paper is more of a report on preservation, conservation, and reconstruction activities of Islamic intellectual heritage through the inventory of manuscripts found in the Panda...

