Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENGIDENTIFIKASI JEJAK HINDU KUNO DI KAWASAN MENARA KUDUS JAWA TENGAH

View through CrossRef
Tujuan ditulisnya artikel ini untuk mengidentifikasi jejak Hindu Kuno di Kawasan Menara Kudus Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah deskriptif analitik yakni cara mendeskripsikan dan menganalisa data berupa bangunan kuno berupa Menara Masjid Al-Aqsha, Makara/Kalla, dan dua gapura (kori) di Masjid al-Aqsha. Riset ini mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasi data berdasarkan observasi danliteratur. Hasilnya,kondisi benda cagar budaya yang menyerupai peninggalan Hindu di Kawasan Menara Kudus(1) Menara hasil renovasi erakolonial tahun 1880, 1913, 1933, dan oleh BPCB Jawa Tengah tahun 1980, 2011, 2013, dan 2014.Kondisinya kini tidak lagi asli karya masa lalu tapi bentuknya tetap utuh, 80 persen hasil renovasi BPCB Jawa Tengah akibat Menara mengalami kerusakan diterpa hujan, cuaca/iklim/angin, dan getaran akibat pengguna jalan di depan Menara yakni mobil dan sepeda motor.Rekomendasi BPCB Jawa Tengah sejak tahun 2018 mobil umum dilarang melintas jalan di depan Menara oleh Pemda Kudus hingga kini, (2) dua gapura (kori) di serambi dan di dalam Masjid Menara Kudus kondisinya baik dan utuh, dan (3) kala/makara posisinya ada di tempat wudlu.Untuk merawat kesinambungan Kawasan Kauman Menara Kudus agar lestari, Pemda Kudus perlu mencanangkannya sebagai kota pusaka.   This article identifying the Kuno Hindu Trail in Region Kudus Minaret Central Java. This research data were descriptive analysis a by interview, participatory observation, and literature review. Data collection was analyzed using a qualitative descriptive approach. Data collection was observationand literature. Research result, condition culture reserve relic Hindu in Kudus Minaret (1) minaret, renovation colonial era in the year of 1880, 1913, 1933 and BPCB Central Java 0f 1980, 2911, 2013, and 2014. The condition is now not original after renovation although the shape is still intact. The minaret is damaged because get rained on, weather, vibration due to the car. The recomanded BPCB until 2018 the car prohibited from passing in front of minaret, (2) two gate (kori) in the masque al-Aqsha good condition and intact, (3) kala/makara in ablution place. To preserve holy government Kudus need to schedule the city heritage.
Title: MENGIDENTIFIKASI JEJAK HINDU KUNO DI KAWASAN MENARA KUDUS JAWA TENGAH
Description:
Tujuan ditulisnya artikel ini untuk mengidentifikasi jejak Hindu Kuno di Kawasan Menara Kudus Jawa Tengah.
Metode yang digunakan dalam riset ini adalah deskriptif analitik yakni cara mendeskripsikan dan menganalisa data berupa bangunan kuno berupa Menara Masjid Al-Aqsha, Makara/Kalla, dan dua gapura (kori) di Masjid al-Aqsha.
Riset ini mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasi data berdasarkan observasi danliteratur.
Hasilnya,kondisi benda cagar budaya yang menyerupai peninggalan Hindu di Kawasan Menara Kudus(1) Menara hasil renovasi erakolonial tahun 1880, 1913, 1933, dan oleh BPCB Jawa Tengah tahun 1980, 2011, 2013, dan 2014.
Kondisinya kini tidak lagi asli karya masa lalu tapi bentuknya tetap utuh, 80 persen hasil renovasi BPCB Jawa Tengah akibat Menara mengalami kerusakan diterpa hujan, cuaca/iklim/angin, dan getaran akibat pengguna jalan di depan Menara yakni mobil dan sepeda motor.
Rekomendasi BPCB Jawa Tengah sejak tahun 2018 mobil umum dilarang melintas jalan di depan Menara oleh Pemda Kudus hingga kini, (2) dua gapura (kori) di serambi dan di dalam Masjid Menara Kudus kondisinya baik dan utuh, dan (3) kala/makara posisinya ada di tempat wudlu.
Untuk merawat kesinambungan Kawasan Kauman Menara Kudus agar lestari, Pemda Kudus perlu mencanangkannya sebagai kota pusaka.
  This article identifying the Kuno Hindu Trail in Region Kudus Minaret Central Java.
This research data were descriptive analysis a by interview, participatory observation, and literature review.
Data collection was analyzed using a qualitative descriptive approach.
Data collection was observationand literature.
Research result, condition culture reserve relic Hindu in Kudus Minaret (1) minaret, renovation colonial era in the year of 1880, 1913, 1933 and BPCB Central Java 0f 1980, 2911, 2013, and 2014.
The condition is now not original after renovation although the shape is still intact.
The minaret is damaged because get rained on, weather, vibration due to the car.
The recomanded BPCB until 2018 the car prohibited from passing in front of minaret, (2) two gate (kori) in the masque al-Aqsha good condition and intact, (3) kala/makara in ablution place.
To preserve holy government Kudus need to schedule the city heritage.

Related Results

ANALISIS KEBUTUHAN GURU AGAMA HINDU DI KOTA MATARAM DAN SIGNIFIKANSINYA DENGAN LULUSAN INSTITUT AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM
ANALISIS KEBUTUHAN GURU AGAMA HINDU DI KOTA MATARAM DAN SIGNIFIKANSINYA DENGAN LULUSAN INSTITUT AGAMA HINDU NEGERI GDE PUDJA MATARAM
The shortage of Hindu Religion Teachers is one of the main problems for the world of education. We hope that with the large number of Hindu religious colleges and graduates of the ...
TINJAUAN KEKAKUAN STRUKTUR MENARA BANGUNAN MESJID AKIBAT POSISI PENEMPATAN STRUKTUR MENARA
TINJAUAN KEKAKUAN STRUKTUR MENARA BANGUNAN MESJID AKIBAT POSISI PENEMPATAN STRUKTUR MENARA
Struktur menara beton bertulang banyak dijumpai pada struktur bangunan masjid. Penempatan struktur menara seringkali tidak sesuai dengan desain awal. Penelitian ini membandingkan k...
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skal...
Roh Kudus: Pribadi Ketiga dari Allah Trinitas─ Api Penginjilan Bagi Bangsa-bangsa
Roh Kudus: Pribadi Ketiga dari Allah Trinitas─ Api Penginjilan Bagi Bangsa-bangsa
Abstract:The doctrine of the Trinity states that God is Father, Son, and Holy Spirit, three persons in one essence. The Holy Spirit is the third person of the Trinity, and as a div...
Hubungan Antara Menara Kudus Dengan Alkulturasi Kebudayaan
Hubungan Antara Menara Kudus Dengan Alkulturasi Kebudayaan
De Menarai Kudus-moskee werd gebouwd rond de 15e en 16e eeuw na Christus. De Menara Kudus-moskee werd gebouwd vanwege de behoefte aan een moskee in de vroege dagen van de verspreid...
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARAT
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARAT
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARATABSTRAK Analisis jejak ekologis adalah salah satu alat perencanaan dalam pembangunan berkelanjutan. Konsep...

Back to Top