Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS NILAI PATRIOTISME NOVEL 693 KM JEJAK GERILYA SUDIRMAN KARYA AYI JUFRIDAR

View through CrossRef
This research aims to describe the value of patriotism in the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.  This research is qualitative descriptive. The data in this research are sentences containing the value of patriotism in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar. The data source is the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.  Data collection techniques used literature review and reading-note techniques. The data analysis technique in this study uses flow analysis technique which include three components, such as data reduction, data presentation, and conclusion.  The results showed that there was a value of patriotism in the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.  The value of patriotism for loving the homeland is 8 data, willing to sacrifice is 23 data, emphasizes unity, integrity and safety of the nation above personal interest is 7 data, patriotism with a reformer spirit is 10 data, and never giving up is 22 data.  The most value of patriotism in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar is willing to sacrifice totaling 23 data.  The least value of patriotism is emphasizes unity, integrity and safety of the nation, which also amounts to 7 data in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai patriotisme novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini ialah kalimat-kalimat yang mengandung nilai patriotisme dalam novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Sedangkan sumber datanya ialah novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik kepustakaan dan teknik baca-catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis mengalir yang meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai patriotisme dalam novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Nilai patriotisme cinta tanah air berjumlah 8 data, rela berkorban 23 data, mementingkan persatuan dan kesatuan serta keselamatan bangsa di atas kepentingan pribadi berjumlah 7 data, nilai patriotisme berjiwa pembaharu 10 data, serta nilai pantang menyerah berjumlah 22 data. Nilai patriotisme yang dominan dalam novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar adalah nilai patriotisme rela berkorban berjumlah 23 data. Sedangkan nilai patriotisme yang minim adalah nilai patriotisme mementingkan persatuan dan kesatuan serta keselamatan bangsa juga berjumlah 7 data dalam  novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Kata Kunci:  Analisis, Nilai, Patriotisme, Nilai Patriotisme, Novel
Title: ANALISIS NILAI PATRIOTISME NOVEL 693 KM JEJAK GERILYA SUDIRMAN KARYA AYI JUFRIDAR
Description:
This research aims to describe the value of patriotism in the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.
  This research is qualitative descriptive.
The data in this research are sentences containing the value of patriotism in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.
The data source is the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.
  Data collection techniques used literature review and reading-note techniques.
The data analysis technique in this study uses flow analysis technique which include three components, such as data reduction, data presentation, and conclusion.
  The results showed that there was a value of patriotism in the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.
  The value of patriotism for loving the homeland is 8 data, willing to sacrifice is 23 data, emphasizes unity, integrity and safety of the nation above personal interest is 7 data, patriotism with a reformer spirit is 10 data, and never giving up is 22 data.
  The most value of patriotism in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar is willing to sacrifice totaling 23 data.
  The least value of patriotism is emphasizes unity, integrity and safety of the nation, which also amounts to 7 data in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai patriotisme novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif.
Data dalam penelitian ini ialah kalimat-kalimat yang mengandung nilai patriotisme dalam novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar.
Sedangkan sumber datanya ialah novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar.
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik kepustakaan dan teknik baca-catat.
Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis mengalir yang meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai patriotisme dalam novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar.
Nilai patriotisme cinta tanah air berjumlah 8 data, rela berkorban 23 data, mementingkan persatuan dan kesatuan serta keselamatan bangsa di atas kepentingan pribadi berjumlah 7 data, nilai patriotisme berjiwa pembaharu 10 data, serta nilai pantang menyerah berjumlah 22 data.
Nilai patriotisme yang dominan dalam novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar adalah nilai patriotisme rela berkorban berjumlah 23 data.
Sedangkan nilai patriotisme yang minim adalah nilai patriotisme mementingkan persatuan dan kesatuan serta keselamatan bangsa juga berjumlah 7 data dalam  novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar.
Kata Kunci:  Analisis, Nilai, Patriotisme, Nilai Patriotisme, Novel.

Related Results

NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG BIASA KARYA ANDREA HIRATA
Abstrak Kata Kunci: Nilai Moral Baik dan Buruk,  NovelOrang-Orang Biasa. Nilai-nilai Moral adalah ajaran baik atau buruk perbuatan atau kelakuan, akhlak, kewajiban, budi pekerti...
ELEMEN PATRIOTISME DALAM FILEM MAT SALLEH PAHLAWAN SABAH (1983)
ELEMEN PATRIOTISME DALAM FILEM MAT SALLEH PAHLAWAN SABAH (1983)
Filem adalah karya seni berbentuk audio dan visual. Selain hiburan, filem juga merakamkan semula sejarah bangsa dan negara serta berperanan menyebarkan pelbagai mesej kepada masyar...
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARAT
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARAT
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARATABSTRAK Analisis jejak ekologis adalah salah satu alat perencanaan dalam pembangunan berkelanjutan. Konsep...
PATRIOTISME KRISTEN
PATRIOTISME KRISTEN
Membentuk patriotisme pada anak usia dini sangat penting karena hal ini akan berpengaruh besar pada kesejahteraan, kemakmuran, dan kemajuan anak, keluarga, masyarakat, dan bangsa p...
Tindak Tutur Lokusi Pada Novel “JEJAK SANG PERWIRA” Karya Robertus Widiatmoko
Tindak Tutur Lokusi Pada Novel “JEJAK SANG PERWIRA” Karya Robertus Widiatmoko
Kalimat atau bahasa digunakan dengan baik dalam proses komunikasi dengan memerhatikan pragmatik. Bidang pragmatic salah satunya adalah tindak tutur. Penelitian dengan judul “Tindak...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
Tahap Patriotisme Golongan Muda di Malaysia: Satu Tinjauan Literatur
Tahap Patriotisme Golongan Muda di Malaysia: Satu Tinjauan Literatur
Abstract: The awareness of the spirit of unity and love of country in the pluralistic society in Malaysia has started since before independence. The feeling of love for the country...
Le patriotisme economique versus le marche libre
Le patriotisme economique versus le marche libre
On vit à l’ère de la mondialisation : on se rapproche plus que jamais d’un marché libre. Pourtant, de plus un plus, on entend des voix évoquant la notion de patriotisme économique ...

Back to Top