Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENDAMPINGAN PERSIAPAN TEST OF ENGLISH PROFICIENCY (TEP) BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

View through CrossRef
Penguasaan kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pendidikan. Untuk mengukur kemahiran berbahasa Inggris diperlukan tes berstandar internasional yang disebut dengan Test of English Proficiency (TOEP) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL). Oleh karena itu, pendampingan persiapan Tes TOEFL diperlukan sejak level sekolah menengah. Kegiatan yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan persiapan Test of English Proficiency kepada siswa kelas IX yang dispesifikan pada pelatihan dan pembahasan strategi mudah mengerjakan TOEFL. Hasil dari tes TOEFL menunjukkan bahwa mayoritas siswa mendapatkan nilai di atas kriteria kelulusan minimal, dan dinyatakan lulus mengikuti tes TOEFL. Hal ini dibuktikan dengan 91% siswa yang mendapat nilai di atas 400, dengan rincian 27% siswa mendapatkan skor 400-450, 39% siswa mendapat skor 450-500, dan 25% siswa memperoleh skor di atas 500. Sedangkan hanya 9% atau 7 siswa saja yang mendapatkan skor di bawah 400. Kegiatan pendampingan persiapan Test of English Proficiency juga bisa dikembangkan pada persiapan jenis tes yang lain, seperti TOEIC maupun IELTS.
Title: PENDAMPINGAN PERSIAPAN TEST OF ENGLISH PROFICIENCY (TEP) BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Description:
Penguasaan kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pendidikan.
Untuk mengukur kemahiran berbahasa Inggris diperlukan tes berstandar internasional yang disebut dengan Test of English Proficiency (TOEP) atau Test of English as a Foreign Language (TOEFL).
Oleh karena itu, pendampingan persiapan Tes TOEFL diperlukan sejak level sekolah menengah.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan persiapan Test of English Proficiency kepada siswa kelas IX yang dispesifikan pada pelatihan dan pembahasan strategi mudah mengerjakan TOEFL.
Hasil dari tes TOEFL menunjukkan bahwa mayoritas siswa mendapatkan nilai di atas kriteria kelulusan minimal, dan dinyatakan lulus mengikuti tes TOEFL.
Hal ini dibuktikan dengan 91% siswa yang mendapat nilai di atas 400, dengan rincian 27% siswa mendapatkan skor 400-450, 39% siswa mendapat skor 450-500, dan 25% siswa memperoleh skor di atas 500.
Sedangkan hanya 9% atau 7 siswa saja yang mendapatkan skor di bawah 400.
Kegiatan pendampingan persiapan Test of English Proficiency juga bisa dikembangkan pada persiapan jenis tes yang lain, seperti TOEIC maupun IELTS.

Related Results

Aviation English - A global perspective: analysis, teaching, assessment
Aviation English - A global perspective: analysis, teaching, assessment
This e-book brings together 13 chapters written by aviation English researchers and practitioners settled in six different countries, representing institutions and universities fro...
Quantitative autoradiography of biopsy specimens obtained under PET/CT guidance : method development and clinical applications
Quantitative autoradiography of biopsy specimens obtained under PET/CT guidance : method development and clinical applications
Autoradiographie quantitative d'échantillons prélevés par biopsie guidée par TEP/TDM : méthode et applications cliniques Au cours des dix dernières années, l’utilis...
Caractérisation, optimisation et simulation des performances d’un TEP-TDM numérique
Caractérisation, optimisation et simulation des performances d’un TEP-TDM numérique
La tomographie par émission de positons (TEP) est aujourd’hui la modalité d’imagerie fonctionnelle la plus sensible pour étudier les interactions moléculaires dans le corps humain....
Quantification multiparamétrique par TEP à la 18F-Choline et IRM dans le cancer de la prostate
Quantification multiparamétrique par TEP à la 18F-Choline et IRM dans le cancer de la prostate
Problématique : Les paramètres fonctionnels extraits en Tomographie par Émission de Positons (TEP) à la 18F-Choline (FCH) et en Imagerie par Résonance Magnétique (IRM) apportent-il...
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai...
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis dampak budaya organisasi terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama di Majene, Menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja...
MODEL PEMBELAJARAAN JARAK PENDEK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
MODEL PEMBELAJARAAN JARAK PENDEK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Tujuan Penelitian ini adalah menghasilkan produk baru yang dipakai dalam pembelajaran lari jarak pendek pada siswa SMP, Penelitian ini merupakan jenis peneltiian pengembangan denga...
Identifikasi kemampuan dribbling siswa peserta seleksi gala siswa indonesia tingkat kota yogyakarta
Identifikasi kemampuan dribbling siswa peserta seleksi gala siswa indonesia tingkat kota yogyakarta
Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan dribbling siswa peserta seleksi Gala Siswa Indonesia jenjang Sekolah Menengah Pertama tingkat Kota Yogyakarta. Penelitian ini ...

Back to Top