Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PRINSIP KODE DAN INFERENSIAL DALAM INTERAKSI JUAL BELI AKUN TIKTOK BASTIAN STELLONGOR: CYBERPRAGMATIC PERSPEKTIF SPERBER DAN WILSON

View through CrossRef
ABSTRAK: TikTok, sebagai media sosial berbasis video singkat, telah berkembang menjadi ruang transaksi digital yang unik, di mana komunikasi penjual dan pembeli tidak hanya mengandalkan tuturan verbal secara langsung, tetapi juga isyarat nonverbal, komentar, dan simbol-simbol digital. Cyberpragmatic di sini salah satu ilmu yang mempelajari bagaimana bahasa digunakan dalam komunikasi digital, salah satunya dalam TikTok. Maka  itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui prinsip kode dan inferensial yang terdapat dalam TikTok yang dikaji berdasarkan perspektif cyberpragamatic. Sumber data penelitian ini berasal dari media sosial TikTok yang dikumpulkan mulai bulan Mei-Juli 2025. Teknik mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan teknik catat. Ditemukan beberapa kode dalam interaksi jual beli online yang di mana mengandung pesan secara tidak langsung atau tersirat. Hasil analisis menunjukkan bahwa komentar-komentar dalam jual beli online di TikTok sering kali bersifat implisit. Penjual maupun pembeli harus mengandalkan kemampuan inferensial untuk menangkap maksud sebenarnya di balik tuturan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi jual beli di TikTok tidak hanya bergantung pada penyampaian pesan yang eksplisit, tetapi juga pada interpretasi yang mengandalkan kontekstual, pengetahuan bersama, dan latar belakang. Studi ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman pragmatik dalam komunikasi digital, khususnya dalam ranah e-commerce berbasis media sosial. KATA KUNCI: kode; inferensial; cyberpragmatic THE PRINCIPLES OF CODE AND INFERENTIAL IN THE BUYING AND SELLING OF BASTIAN STELLONGOR TIKTOK ACCOUNT: SPERBER DAN WILSON CYBERPRAGMATIC PERSPECTIVE   ABSTRACT: TikTok, as a short video-based social media, has developed into a unique digital transaction space, where seller and buyer communication relies not only on direct verbal speech, but also nonverbal cues, comments, and digital symbols. Cyberpragamatic here is one of the sciences that studies how language is used in digital communication, one of which is in TikTok. Therefore, the purpose of this research is to find out the code and inferential principles contained in TikTok which are studied based on a cyberpragamatic perspective. The data source of this research comes from TikTok social media collected from May-July 2025. The technique of collecting data in this research is documentation technique and note-taking technique. Several codes were found in online buying and selling interactions which contain indirect or implied messages. The results of the analysis show that comments in online buying and selling on TikTok are often implicit. Sellers and buyers must rely on inferential skills to capture the true intent behind the utterance. The findings suggest that buying and selling interactions on TikTok depend not only on explicit message delivery, but also on interpretations that rely on contextualization, shared knowledge, and background. This study makes an important contribution to the understanding of pragmatics in digital communication, particularly in the realm of social media-based e-commerce. KEYWORDS: code; inferential; cyberpragmatic Diterima: 10 September 2025 Direvisi: 24 September 2025 Disetujui: 27 September 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka  : Saputra, Y. A., & Putikadyanto, A. P. A. (2025). Prinsip kode dan inferensial dalam interaksi jual beli akun TikTok Bastian Stellongor: Cyberpragmatic perspektif Sperber dan Wilson. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 526-539.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  
Title: PRINSIP KODE DAN INFERENSIAL DALAM INTERAKSI JUAL BELI AKUN TIKTOK BASTIAN STELLONGOR: CYBERPRAGMATIC PERSPEKTIF SPERBER DAN WILSON
Description:
ABSTRAK: TikTok, sebagai media sosial berbasis video singkat, telah berkembang menjadi ruang transaksi digital yang unik, di mana komunikasi penjual dan pembeli tidak hanya mengandalkan tuturan verbal secara langsung, tetapi juga isyarat nonverbal, komentar, dan simbol-simbol digital.
Cyberpragmatic di sini salah satu ilmu yang mempelajari bagaimana bahasa digunakan dalam komunikasi digital, salah satunya dalam TikTok.
Maka  itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui prinsip kode dan inferensial yang terdapat dalam TikTok yang dikaji berdasarkan perspektif cyberpragamatic.
Sumber data penelitian ini berasal dari media sosial TikTok yang dikumpulkan mulai bulan Mei-Juli 2025.
Teknik mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan teknik catat.
Ditemukan beberapa kode dalam interaksi jual beli online yang di mana mengandung pesan secara tidak langsung atau tersirat.
Hasil analisis menunjukkan bahwa komentar-komentar dalam jual beli online di TikTok sering kali bersifat implisit.
Penjual maupun pembeli harus mengandalkan kemampuan inferensial untuk menangkap maksud sebenarnya di balik tuturan tersebut.
Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi jual beli di TikTok tidak hanya bergantung pada penyampaian pesan yang eksplisit, tetapi juga pada interpretasi yang mengandalkan kontekstual, pengetahuan bersama, dan latar belakang.
Studi ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman pragmatik dalam komunikasi digital, khususnya dalam ranah e-commerce berbasis media sosial.
KATA KUNCI: kode; inferensial; cyberpragmatic THE PRINCIPLES OF CODE AND INFERENTIAL IN THE BUYING AND SELLING OF BASTIAN STELLONGOR TIKTOK ACCOUNT: SPERBER DAN WILSON CYBERPRAGMATIC PERSPECTIVE   ABSTRACT: TikTok, as a short video-based social media, has developed into a unique digital transaction space, where seller and buyer communication relies not only on direct verbal speech, but also nonverbal cues, comments, and digital symbols.
Cyberpragamatic here is one of the sciences that studies how language is used in digital communication, one of which is in TikTok.
Therefore, the purpose of this research is to find out the code and inferential principles contained in TikTok which are studied based on a cyberpragamatic perspective.
The data source of this research comes from TikTok social media collected from May-July 2025.
The technique of collecting data in this research is documentation technique and note-taking technique.
Several codes were found in online buying and selling interactions which contain indirect or implied messages.
The results of the analysis show that comments in online buying and selling on TikTok are often implicit.
Sellers and buyers must rely on inferential skills to capture the true intent behind the utterance.
The findings suggest that buying and selling interactions on TikTok depend not only on explicit message delivery, but also on interpretations that rely on contextualization, shared knowledge, and background.
This study makes an important contribution to the understanding of pragmatics in digital communication, particularly in the realm of social media-based e-commerce.
KEYWORDS: code; inferential; cyberpragmatic Diterima: 10 September 2025 Direvisi: 24 September 2025 Disetujui: 27 September 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka  : Saputra, Y.
A.
, & Putikadyanto, A.
P.
A.
(2025).
Prinsip kode dan inferensial dalam interaksi jual beli akun TikTok Bastian Stellongor: Cyberpragmatic perspektif Sperber dan Wilson.
Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 526-539.
 Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.
0 International License.
 .

Related Results

ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PROSES PENGAJARAN BAHASA INDONESIA
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PROSES PENGAJARAN BAHASA INDONESIA
Alih kode dan campur kode merupakan salah satu fenomena di lingkungan sekolah berbasis kurikulum internasional saat ini.Alih kode dan campur kode tidak hanya terjadi di luar kelas ...
Efektivitas Dakwah Melalui Media Sosial Tiktok dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keberagamaan
Efektivitas Dakwah Melalui Media Sosial Tiktok dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keberagamaan
Abstract. TikTok is one of the most popular social media in Indonesia. Not a few people use TikTok as a medium of propaganda, one of which is an account called @amaljariah.ku. But ...
Efektivitas Dakwah Melalui Media Sosial Tiktok dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keberagamaan
Efektivitas Dakwah Melalui Media Sosial Tiktok dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keberagamaan
Abstract- TikTok is one of the most popular social media in Indonesia. Not a few people use TikTok as a medium of propaganda, one of which is an account called @amaljariah.ku. But ...
Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Membuat Akta Jual Beli Tanah Menggunakan Cek/Bilyet Giro Sebagai Alat Pembayaran
Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Membuat Akta Jual Beli Tanah Menggunakan Cek/Bilyet Giro Sebagai Alat Pembayaran
ABSTRAK Penelitian tentang “Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Membuat Akta Jual Beli Tanah Menggunakan Cek/Bilyet Giro Sebagai Alat Pembayaran” bertujuan untuk menganal...
Jual Beli Akun Game Online Perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah
Jual Beli Akun Game Online Perspektif Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah
Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah memandang transaksi jual beli akun permainan atau game online di kalangan anak muda. Permainan ...
KODE ETIK SEBAGAI PEDOMAN PELAKSANAAN PROFESI HUKUM YANG BAIK
KODE ETIK SEBAGAI PEDOMAN PELAKSANAAN PROFESI HUKUM YANG BAIK
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Sejalan dengan ketentuan tersebut maka prinsip-prinsip penting negara hukum...
Pengaruh Terpaan Akun Tiktok Raffi Ahmad terhadap Gaya Komunikasi Followers
Pengaruh Terpaan Akun Tiktok Raffi Ahmad terhadap Gaya Komunikasi Followers
Abstract. TikTok social media is an audio visual media. This media is in the form of videos and photos created with various music juxtaposed. tiktok a media that disseminates each ...
CAMPUR KODE DALAM NOVEL SAGAGANG JACARANDA KARYA RISNAWATI
CAMPUR KODE DALAM NOVEL SAGAGANG JACARANDA KARYA RISNAWATI
Objek penelitian ini adalah novel Sagagang Jacaranda karya Risnawati. Merupakan novel terbitan PT Dunia Pustaka Jaya tahun 2022 setebal 104 halaman. Permasalahan yang dijeaskan dal...

Back to Top