Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Metode Naïve Bayes Dalam Memprediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu Pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi
View through CrossRef
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi merupakan salah satu program studi baru di fakultas keguruan dan ilmu Pendidikan, Data dari pangkalan Data mahasiswa aktif sampai tahun 2023 ini berjumlah 520 orang, dari jumlah mahasiswa tersebut, ada sebanyak 27 orang mahasiswa yang telah lulus studi. Jika melihat data kelulusn berdasarkan angkatannya maka setidaknya ada 21 data lulusan mahasiswa Angkatan 2018 dari total penerimaan Angkatan pertama 97 mahasiswa, selanjutnya 6 mahasiswa lulus dari 146 mahasiswa Angkatan 2019. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Memodelkan prediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu dengan melibatkan factor-faktor yang mendukung kelulusan mahasiswa tepat waktu. 2) Melakukan analisis factor-faktor penentu kelulusan mahasiswa tepat waktu dengan metode naïve bayes, dan 3) untuk mengetahui apakah metode naïve bayes dapat digunakan dalam memprediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu. Metode penelitianyang digunakan adalah kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah: Memodelkan prediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu dan tidak tepat waktu dengan melibatkan faktor-faktor yang mendukung kelulusan mahasiswa tepat waktu dan tidak tepat waktu, Metode naïve bayes dapat digunakan dalam memprediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu, dengan probobalitas Kelulusan Tepat Waktu Sebesar 11% dan Tidak Tepat Waktu Sebesar 89%. Dengan Akurasi 100%, dengan hasil pelatihan dan pengujian tanpa error. Ini dibuktikan pada data pengujian model melalui RapidMiner.
Universitas Muhammadiyah Kendari
Title: Implementasi Metode Naïve Bayes Dalam Memprediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu Pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi
Description:
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi merupakan salah satu program studi baru di fakultas keguruan dan ilmu Pendidikan, Data dari pangkalan Data mahasiswa aktif sampai tahun 2023 ini berjumlah 520 orang, dari jumlah mahasiswa tersebut, ada sebanyak 27 orang mahasiswa yang telah lulus studi.
Jika melihat data kelulusn berdasarkan angkatannya maka setidaknya ada 21 data lulusan mahasiswa Angkatan 2018 dari total penerimaan Angkatan pertama 97 mahasiswa, selanjutnya 6 mahasiswa lulus dari 146 mahasiswa Angkatan 2019.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Memodelkan prediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu dengan melibatkan factor-faktor yang mendukung kelulusan mahasiswa tepat waktu.
2) Melakukan analisis factor-faktor penentu kelulusan mahasiswa tepat waktu dengan metode naïve bayes, dan 3) untuk mengetahui apakah metode naïve bayes dapat digunakan dalam memprediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu.
Metode penelitianyang digunakan adalah kuantitatif.
Hasil dari penelitian ini adalah: Memodelkan prediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu dan tidak tepat waktu dengan melibatkan faktor-faktor yang mendukung kelulusan mahasiswa tepat waktu dan tidak tepat waktu, Metode naïve bayes dapat digunakan dalam memprediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu, dengan probobalitas Kelulusan Tepat Waktu Sebesar 11% dan Tidak Tepat Waktu Sebesar 89%.
Dengan Akurasi 100%, dengan hasil pelatihan dan pengujian tanpa error.
Ini dibuktikan pada data pengujian model melalui RapidMiner.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
IMPLEMENTASI ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA
IMPLEMENTASI ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA
<p><em>Student’s graduation is one kind of the college accreditation elements by BAN-PT. Because of that. Information System is one of the department in STMIK Banjarbar...
Klasifikasi Predikat Tingkat Kelulusan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dengan Menggunakan Algoritma C4.5 (Studi Kasus: STMIK Rosma Karawang)
Klasifikasi Predikat Tingkat Kelulusan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dengan Menggunakan Algoritma C4.5 (Studi Kasus: STMIK Rosma Karawang)
Adanya teknologi akan sangat mudah bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan informasi dan memudahkan segala aktivitas perguruan tinggi terkait dengan pengolahan data serta pembuata...
Implementasi Algoritma Random Forest untuk Prediksi Kelulusan Mahasiswa Berdasarkan Data Akademik: Studi Kasus di Perguruan Tinggi Indonesia
Implementasi Algoritma Random Forest untuk Prediksi Kelulusan Mahasiswa Berdasarkan Data Akademik: Studi Kasus di Perguruan Tinggi Indonesia
Tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu adalah ukuran penting untuk mengetahui seberapa efektif sistem pendidikan tinggi. Untuk memprediksi kelulusan siswa berdasarkan data akademi...
Machine Learning pada Prediksi Kelulusan Mahasiswa Menggunakan Algoritma Random Forest
Machine Learning pada Prediksi Kelulusan Mahasiswa Menggunakan Algoritma Random Forest
Abstrak. Kelulusan tepat waktu adalah indikator penting dalam menilai kualitas perguruan tinggi karena mencerminkan efektivitas proses pembelajaran dan mempengaruhi reputasi serta ...
Perfomance analysis of Naive Bayes method with data weighting
Perfomance analysis of Naive Bayes method with data weighting
Classification using naive bayes algorithm for air quality dataset has an accuracy rate of 39.97%. This result is considered not good and by using all existing data attributes. By ...

