Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Eksistensi Raja-Raja Kuna Nusantara: Jejak dan Periodisasi Kekuasannya

View through CrossRef
Identitas bangsa merupakan salah satu hal yang perlu diperkuat. Identitas salah satunya tercermin melalui leluhur bangsa tersebut yang dapat diidentifikasi melalui berbagai sudut pandang keilmuan. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang bertujuan untuk menghimpun informasi tentang raja-raja kuna yang pernah berkuasa di Nusantara sehingga menjadi sebuah informasi utuh yang mudah dipahami. Penelitian ini adalah penelitian interdisipliner antara tradisi lisan, linguistik, sejarah, dan sains. Data dalam penelitian ini adalah toponimi wilayah, narasi budaya, artefak budaya, dan cerita rakyat yang memiliki relevansi dengan eksistensi raja-raja kuna. Temuan data dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa raja-raja kuna di Indonesia meninggalkan jejak simbolik yang menandai kekuasaannya. Raja-raja kuna yang memiliki simbol-simbol tertentu, seperti nama hewan, nama tumbuhan, dan bentuk tertentu untuk menunjukkan identitasnya. Raja Dawud disimbolkan dengan Bangau, Raja Nuh disimbolkan dengan kera, Raja Sulaiman disimbolkan dengan garuda atau elang, Raja Ayub disimbolkan dengan payung, dan Raja Hud disimbolkan dengan burung gelatik. Kekuasaan raja kuna tidak hanya terbatas di Nusantara, tetapi juga ke mancanegara. Raja-raja tersebut berkuasa sejak tahun pra saka hingga tahun saka.
Title: Eksistensi Raja-Raja Kuna Nusantara: Jejak dan Periodisasi Kekuasannya
Description:
Identitas bangsa merupakan salah satu hal yang perlu diperkuat.
Identitas salah satunya tercermin melalui leluhur bangsa tersebut yang dapat diidentifikasi melalui berbagai sudut pandang keilmuan.
Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur yang bertujuan untuk menghimpun informasi tentang raja-raja kuna yang pernah berkuasa di Nusantara sehingga menjadi sebuah informasi utuh yang mudah dipahami.
Penelitian ini adalah penelitian interdisipliner antara tradisi lisan, linguistik, sejarah, dan sains.
Data dalam penelitian ini adalah toponimi wilayah, narasi budaya, artefak budaya, dan cerita rakyat yang memiliki relevansi dengan eksistensi raja-raja kuna.
Temuan data dianalisis dengan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa raja-raja kuna di Indonesia meninggalkan jejak simbolik yang menandai kekuasaannya.
Raja-raja kuna yang memiliki simbol-simbol tertentu, seperti nama hewan, nama tumbuhan, dan bentuk tertentu untuk menunjukkan identitasnya.
Raja Dawud disimbolkan dengan Bangau, Raja Nuh disimbolkan dengan kera, Raja Sulaiman disimbolkan dengan garuda atau elang, Raja Ayub disimbolkan dengan payung, dan Raja Hud disimbolkan dengan burung gelatik.
Kekuasaan raja kuna tidak hanya terbatas di Nusantara, tetapi juga ke mancanegara.
Raja-raja tersebut berkuasa sejak tahun pra saka hingga tahun saka.

Related Results

ANALISIS NILAI PATRIOTISME NOVEL 693 KM JEJAK GERILYA SUDIRMAN KARYA AYI JUFRIDAR
ANALISIS NILAI PATRIOTISME NOVEL 693 KM JEJAK GERILYA SUDIRMAN KARYA AYI JUFRIDAR
This research aims to describe the value of patriotism in the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar.  This research is qualitative descriptive. The data in this resea...
PAUBAHAN TEGES KOSA KATA BASA BALI KUNA SAJERONING BASA BALI BARU
PAUBAHAN TEGES KOSA KATA BASA BALI KUNA SAJERONING BASA BALI BARU
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) Arti kata Bahasa Bali Kuna yang ada pada prasasti tahun 915-942 Masehi dan tahun 951-983 Masehi, (2) Perubahan makna Bahasa Bali Kun...
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARAT
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARAT
ANALISIS JEJAK EKOLOGIS MELALUI STUDI JEJAK KARBON PADA TRANSPORTASI DARATABSTRAK Analisis jejak ekologis adalah salah satu alat perencanaan dalam pembangunan berkelanjutan. Konsep...
Where Chocolate Begins and Research Methods End: Understanding Kuna Cacao Consumption
Where Chocolate Begins and Research Methods End: Understanding Kuna Cacao Consumption
Contrary to a recent deluge of scientific and popular publications, the island-dwelling Kuna people of Ailigandi, San Blas Panama do not consume large amounts of locally derived ca...
UNSUR KEARIFAN LOKAL DALAM PENAMAAN PAGUYUBAN SENI REYOG SEBAGAI UPAYA PEMERTAHANAN BAHASA JAWA KUNA
UNSUR KEARIFAN LOKAL DALAM PENAMAAN PAGUYUBAN SENI REYOG SEBAGAI UPAYA PEMERTAHANAN BAHASA JAWA KUNA
Nama merupakan identitas sosial sebagai penanda objek salah satunya adalah penamaan paguyuban Reyog Ponorogo. Sebagai kesenian tradisional, kesenian ini masih Mempertahankan pengun...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STUDI KASUS EKSISTENSI DIRI PESERTA DIDIK KELAS XII SMA NEGERI 4 SURAKARTA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
STUDI KASUS EKSISTENSI DIRI PESERTA DIDIK KELAS XII SMA NEGERI 4 SURAKARTA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
Setiap orang memiliki eksistensi diri yang berbeda karena eksistensi merupakan miliki pribadi yang keberadaanya tidak dapat digantikan oleh siapapun. Hal ini diperkuat dengan penda...
Eksistensi Kesenian Jaranan Gembong Bawono di Sentang Kabupaten Asahan
Eksistensi Kesenian Jaranan Gembong Bawono di Sentang Kabupaten Asahan
Kesenian Jaranan Gembong Bawono merupakan sebuah kesenian tradisi  yang berkembang di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Suku Jawa yang menjadi mayoritas jumlah penduduk terbanyak d...

Back to Top