Javascript must be enabled to continue!
Pengelolaan Dana Pihak Ketiga Bank Jatim untuk Eningkatkan Profitabilitas
View through CrossRef
The purpose of this research is to analyze how strategies for collecting and managing Third Party Funds (DPK) affect the profitability level of Bank Jatim. As the bank’s main funding source, the effectiveness of DPK management significantly determines its ability to distribute credit, maintain liquidity, and improve financial performance. This research applies a qualitative descriptive methodology within a case study framework at Bank Jatim, with data collected through comprehensive field observations. conducted during the MBKM internship program in the Accounting and Financial Management Division, complemented by the analysis of Bank Jatim’s financial statements for the 2024–2025 period. The findings reveal that the 15% growth in DPK in 2024 positively contributed to the increase in productive assets, net interest margin (NIM), and return on assets (ROA). Bank Jatim’s main strategies include increasing the proportion of low-cost funds (CASA), digitalizing services through the JConnect application, collaborating with local governments, and providing exclusive services for priority customers. These approaches not only promote the growth of low-cost funds but also strengthen customer loyalty and the bank’s competitiveness amid the evolving banking landscape. The study concludes that innovative, efficient, and digitally based DPK management enhances Bank Jatim’s profitability and reinforces its role as a regional development bank. The study recommends strengthening financial literacy among the public and diversifying deposit products to expand the customer base..
Keywords: Third Party Funds, Bank Jatim, Profitability, Digital Banking, Financial Management
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi penghimpunan dan pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh terhadap tingkat profitabilitas Bank Jatim. Sebagai sumber pendanaan utama, efektivitas pengelolaan DPK memiliki peran penting dalam menjaga kemampuan bank untuk menyalurkan kredit, mempertahankan likuiditas, serta meningkatkan kinerja keuangan secara keseluruhan. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus pada Bank Jatim. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi langsung di lapangan. program magang di Divisi Akuntansi dan Manajemen Keuangan, serta melalui analisis laporan keuangan Bank Jatim periode 2024–2025.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan DPK sebesar 15% pada tahun 2024 memberikan dampak positif terhadap peningkatan aset produktif, Net Interest Margin (NIM), dan Return on Assets (ROA). Strategi utama yang diterapkan Bank Jatim mencakup peningkatan proporsi dana murah (CASA), digitalisasi layanan melalui aplikasi JConnect, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta penyediaan layanan eksklusif bagi nasabah prioritas. Strategi tersebut tidak hanya berhasil mendorong peningkatan dana murah, tetapi juga memperkuat loyalitas nasabah dan daya saing Bank Jatim di tengah ketatnya persaingan industri perbankan.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan DPK yang inovatif, efisien, dan berbasis digital berkontribusi signifikan terhadap peningkatan profitabilitas Bank Jatim sekaligus memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan literasi keuangan masyarakat serta diversifikasi produk simpanan untuk memperluas basis nasabah
Kata kunci: Dana Pihak ketiga, Bank Jatim, keuntungan , Digital Banking, Financial Management
Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia
Title: Pengelolaan Dana Pihak Ketiga Bank Jatim untuk Eningkatkan Profitabilitas
Description:
The purpose of this research is to analyze how strategies for collecting and managing Third Party Funds (DPK) affect the profitability level of Bank Jatim.
As the bank’s main funding source, the effectiveness of DPK management significantly determines its ability to distribute credit, maintain liquidity, and improve financial performance.
This research applies a qualitative descriptive methodology within a case study framework at Bank Jatim, with data collected through comprehensive field observations.
conducted during the MBKM internship program in the Accounting and Financial Management Division, complemented by the analysis of Bank Jatim’s financial statements for the 2024–2025 period.
The findings reveal that the 15% growth in DPK in 2024 positively contributed to the increase in productive assets, net interest margin (NIM), and return on assets (ROA).
Bank Jatim’s main strategies include increasing the proportion of low-cost funds (CASA), digitalizing services through the JConnect application, collaborating with local governments, and providing exclusive services for priority customers.
These approaches not only promote the growth of low-cost funds but also strengthen customer loyalty and the bank’s competitiveness amid the evolving banking landscape.
The study concludes that innovative, efficient, and digitally based DPK management enhances Bank Jatim’s profitability and reinforces its role as a regional development bank.
The study recommends strengthening financial literacy among the public and diversifying deposit products to expand the customer base.
Keywords: Third Party Funds, Bank Jatim, Profitability, Digital Banking, Financial Management
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi penghimpunan dan pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh terhadap tingkat profitabilitas Bank Jatim.
Sebagai sumber pendanaan utama, efektivitas pengelolaan DPK memiliki peran penting dalam menjaga kemampuan bank untuk menyalurkan kredit, mempertahankan likuiditas, serta meningkatkan kinerja keuangan secara keseluruhan.
Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus pada Bank Jatim.
Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi langsung di lapangan.
program magang di Divisi Akuntansi dan Manajemen Keuangan, serta melalui analisis laporan keuangan Bank Jatim periode 2024–2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan DPK sebesar 15% pada tahun 2024 memberikan dampak positif terhadap peningkatan aset produktif, Net Interest Margin (NIM), dan Return on Assets (ROA).
Strategi utama yang diterapkan Bank Jatim mencakup peningkatan proporsi dana murah (CASA), digitalisasi layanan melalui aplikasi JConnect, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta penyediaan layanan eksklusif bagi nasabah prioritas.
Strategi tersebut tidak hanya berhasil mendorong peningkatan dana murah, tetapi juga memperkuat loyalitas nasabah dan daya saing Bank Jatim di tengah ketatnya persaingan industri perbankan.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan DPK yang inovatif, efisien, dan berbasis digital berkontribusi signifikan terhadap peningkatan profitabilitas Bank Jatim sekaligus memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah.
Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan literasi keuangan masyarakat serta diversifikasi produk simpanan untuk memperluas basis nasabah
Kata kunci: Dana Pihak ketiga, Bank Jatim, keuntungan , Digital Banking, Financial Management.
Related Results
Pengaruh Produk Pembiayaan Dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia (Studi Masa Pandemi Covid-19)
Pengaruh Produk Pembiayaan Dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia (Studi Masa Pandemi Covid-19)
Penelitian ini dimaksudkan agar dapat mengetahui dan juga melaksanakan penganalisisan mengenai pengaruh dari variabel produk pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK) pada variabel pr...
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT
Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
PENGARUH JENJANG KARIR TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN BANK
PENGARUH JENJANG KARIR TERHADAP MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN BANK
This study aims to prove and analyze the influence of work stress and career path towards employee motivation of Bank Jatim Surabaya, then to prove and analyze the influence of wor...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
Inovasi dan Diferensiasi : Strategi Bank Jatim KCP Babat dalam Menghadapi Persaingan industri perbankan
Inovasi dan Diferensiasi : Strategi Bank Jatim KCP Babat dalam Menghadapi Persaingan industri perbankan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi yang diterapkan Bank jatim KCP babat dalam memenangkan pasar industri perbankan ditengah banyaknya industri perbankan lain d...
IMPLEMENTASI MANAJEMEN DANA PADA BANK SYARIAH
IMPLEMENTASI MANAJEMEN DANA PADA BANK SYARIAH
Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji impelementasi manajemen dana pada bank syariah. Pengelolaan dana Bank Syariah merupakan upaya untuk mengarahkan posisi dana yang diterima bank ...
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Abstrak. Dalam kaitannya dengan proyeksi kinerja Bank Muamalat, ada tiga faktor yang memainkan peran penting, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Pe...

