Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat

View through CrossRef
Abstrak. Dalam kaitannya dengan proyeksi kinerja Bank Muamalat, ada tiga faktor yang memainkan peran penting, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Financing (NPF). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh antara Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Non-Performing Finance (NPF) terhadap jumlah penyaluran pembiayaan Bank Muamalat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Bank Umum Syariah (BUS) sedangkan sampel yang diteliti yaitu Bank Muamalat Indonesia yang ditentukan melalui teknik simple random sampling (sampel acak sederhana). Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan triwulanan Bank Muamalat Indonesia pada periode 2018-2022. Metode analisis data yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda dengan bantuan program Eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara parsial menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan sebesar 2.17% dari variabel Dana Pihak Ketiga, pengaruh negatif signifikan sebesar 7.53% dari variabel Capital Adequacy Ratio dan sebesar 2.13% dari Non Performing Financing terhadap jumlah penyaluran pembiayaan Bank Muamalat periode 2018-2022. 2) Secara Simultan menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, dan Non Performing Financing berpengaruh signifikan terhadap jumlah penyaluran pembiayaan. Dimana dilihat dari Uji Koefisien Determinasi, kuat pengaruhnya sebesar 79.87%. Abstract.  In relation to Bank Muamalat's performance projections, there are three factors that play an important role, namely Third Party Funds (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) and Non-Performing Financing (NPF). This research aims to examine the influence of Third Party Funds (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), and Non-Performing Finance (NPF) on the amount of Bank Muamalat's financing distribution. This research uses quantitative methods. The population in this research is Sharia Commercial Banks (BUS) while the sample studied is Bank Muamalat Indonesia which was determined using a simple random sampling technique. The data used is secondary data in the form of Bank Muamalat Indonesia quarterly reports for the 2018-2022 period. The data analysis method used is Multiple Linear Regression with the help of the Eviews program. The research results show that: 1) Partially, it shows that there is a significant positive influence of 2.17% from the Third Party Funds variable, a significant negative influence of 7.53% from the Capital Adequacy Ratio variable and 2.13% from Non-Performing Financing on the total distribution of Bank Muamalat financing for the 2018 period. -2022. 2) Simultaneously, it shows that Third Party Funds, Capital Adequacy Ratio, and Non-Performing Financing have a significant effect on the amount of financing disbursement. Where seen from the Coefficient of Determination Test, the strength of the influence is 79.87%.
Title: Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Description:
Abstrak.
Dalam kaitannya dengan proyeksi kinerja Bank Muamalat, ada tiga faktor yang memainkan peran penting, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Financing (NPF).
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh antara Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Non-Performing Finance (NPF) terhadap jumlah penyaluran pembiayaan Bank Muamalat.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.
Populasi dalam penelitian ini yaitu Bank Umum Syariah (BUS) sedangkan sampel yang diteliti yaitu Bank Muamalat Indonesia yang ditentukan melalui teknik simple random sampling (sampel acak sederhana).
Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan triwulanan Bank Muamalat Indonesia pada periode 2018-2022.
Metode analisis data yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda dengan bantuan program Eviews.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara parsial menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan sebesar 2.
17% dari variabel Dana Pihak Ketiga, pengaruh negatif signifikan sebesar 7.
53% dari variabel Capital Adequacy Ratio dan sebesar 2.
13% dari Non Performing Financing terhadap jumlah penyaluran pembiayaan Bank Muamalat periode 2018-2022.
2) Secara Simultan menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga, Capital Adequacy Ratio, dan Non Performing Financing berpengaruh signifikan terhadap jumlah penyaluran pembiayaan.
Dimana dilihat dari Uji Koefisien Determinasi, kuat pengaruhnya sebesar 79.
87%.
Abstract.
  In relation to Bank Muamalat's performance projections, there are three factors that play an important role, namely Third Party Funds (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) and Non-Performing Financing (NPF).
This research aims to examine the influence of Third Party Funds (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR), and Non-Performing Finance (NPF) on the amount of Bank Muamalat's financing distribution.
This research uses quantitative methods.
The population in this research is Sharia Commercial Banks (BUS) while the sample studied is Bank Muamalat Indonesia which was determined using a simple random sampling technique.
The data used is secondary data in the form of Bank Muamalat Indonesia quarterly reports for the 2018-2022 period.
The data analysis method used is Multiple Linear Regression with the help of the Eviews program.
The research results show that: 1) Partially, it shows that there is a significant positive influence of 2.
17% from the Third Party Funds variable, a significant negative influence of 7.
53% from the Capital Adequacy Ratio variable and 2.
13% from Non-Performing Financing on the total distribution of Bank Muamalat financing for the 2018 period.
-2022.
2) Simultaneously, it shows that Third Party Funds, Capital Adequacy Ratio, and Non-Performing Financing have a significant effect on the amount of financing disbursement.
Where seen from the Coefficient of Determination Test, the strength of the influence is 79.
87%.

Related Results

Dynamics of ultrafine particles and tropospheric ozone episodes
Dynamics of ultrafine particles and tropospheric ozone episodes
Atmospheric aerosol particles, particularly ultrafine particles (UFPs; particles with less than 100 nm in diameter), and tropospheric ozone (O3) are atmospheric pollutants highly i...
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
The Business Cycle as a Moderator of Financing for Financing Risk of Islamic Commercial Banks in Indonesia
ABSTRACT Islamic banking is undoubtedly faced with several potential financing risks, with the three largest financing contracts (Mudharaba, Musharaka, and Murabaha) that reduce th...
Analisis Faktor Determinan Pertumbuhan Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2016-2024
Analisis Faktor Determinan Pertumbuhan Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2016-2024
Abstract. The development of financing at Islamic commercial banks in Indonesia shows instability. Fluctuations in growth in recent years. Financing is influenced by several intern...
Pengaruh Non-performing Financing dan Capital Adequacy Ratio terhadap Profitabilitas Bank Victoria Syariah
Pengaruh Non-performing Financing dan Capital Adequacy Ratio terhadap Profitabilitas Bank Victoria Syariah
Abstrak. Penelitian ini berfokus pada laporan keuangan Bank Victoria Syariah, yang menunjukkan peningkatan Non-Performing Financing (NPF) dari tahun 2019 hingga 2022, sementara Ret...
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
Indonesia Islamic Banking Stability in The Shadow of Covid-19 Outbreak
ABSTRACT:   The Covid-19 pandemic that has occurred in the world has harmed economies since 2020, especially Indonesia. Therefore, it is very important to study the impact of this ...
Respons Dinamis NPF terhadap Guncangan FDR, BOPO, Inflasi dan BI Rate
Respons Dinamis NPF terhadap Guncangan FDR, BOPO, Inflasi dan BI Rate
Abstract. The development of the Islamic banking industry in Indonesia has shown significant growth, but still faces challenges, one of which is related to Non-Performing Financing...

Back to Top