Javascript must be enabled to continue!
Peran dan Implementasi Regulasi Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank Muamalat
View through CrossRef
Abstract. This study analyses the role of the Financial Services Authority (OJK) in the health supervision of Bank Muamalat during 2013-2023 and evaluates the implementation of the regulations applied. OJK functions as an independent institution that maintains the stability of the national financial system, especially in the supervision of Indonesia's first Islamic bank, Bank Muamalat. The health of Bank Muamalat is an important indicator to assess the effectiveness of OJK supervision, especially amid economic challenges and the impact of the COVID-19 pandemic.The method used is normative juridical with a descriptive-analytical approach, as well as qualitative data analysis. Primary data includes Bank Muamalat's annual report, OJK regulations, and Islamic banking legal literature. The results showed that OJK plays a strategic role through risk-based supervision and regulations such as POJK Number 10/SEOJK.03/2014, which provides a comprehensive assessment framework.During the period, Bank Muamalat experienced fluctuations in the Risk Profile aspect, with the Non-Performing Financing (NPF) ratio decreasing significantly to 2.70% in 2023. Corporate governance showed improvement, although profitability still needs to be improved. In conclusion, OJK regulations contribute to the stability of Bank Muamalat, but there is still room for improvement in operational efficiency.
Abstrak. Penelitian ini menganalisis peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pengawasan kesehatan Bank Muamalat selama 2013-2023 dan mengevaluasi implementasi regulasi yang diterapkan. OJK berfungsi sebagai lembaga independen yang menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, terutama dalam pengawasan bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat. Kesehatan Bank Muamalat menjadi indikator penting untuk menilai efektivitas pengawasan OJK, terutama di tengah tantangan ekonomi dan dampak pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, serta analisis data kualitatif. Data primer meliputi laporan tahunan Bank Muamalat, peraturan OJK, dan literatur hukum perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan OJK berperan strategis melalui pengawasan berbasis risiko dan regulasi seperti POJK Nomor 10/SEOJK.03/2014, yang memberikan kerangka penilaian komprehensif. Selama periode tersebut, Bank Muamalat mengalami fluktuasi dalam aspek Risk Profile, dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) menurun signifikan hingga 2,70% pada 2023. Tata kelola perusahaan menunjukkan perbaikan, meskipun profitabilitas masih perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, regulasi OJK berkontribusi pada stabilitas Bank Muamalat, namun masih ada ruang untuk perbaikan dalam efisiensi operasional.
.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Peran dan Implementasi Regulasi Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan Tingkat Kesehatan Bank Muamalat
Description:
Abstract.
This study analyses the role of the Financial Services Authority (OJK) in the health supervision of Bank Muamalat during 2013-2023 and evaluates the implementation of the regulations applied.
OJK functions as an independent institution that maintains the stability of the national financial system, especially in the supervision of Indonesia's first Islamic bank, Bank Muamalat.
The health of Bank Muamalat is an important indicator to assess the effectiveness of OJK supervision, especially amid economic challenges and the impact of the COVID-19 pandemic.
The method used is normative juridical with a descriptive-analytical approach, as well as qualitative data analysis.
Primary data includes Bank Muamalat's annual report, OJK regulations, and Islamic banking legal literature.
The results showed that OJK plays a strategic role through risk-based supervision and regulations such as POJK Number 10/SEOJK.
03/2014, which provides a comprehensive assessment framework.
During the period, Bank Muamalat experienced fluctuations in the Risk Profile aspect, with the Non-Performing Financing (NPF) ratio decreasing significantly to 2.
70% in 2023.
Corporate governance showed improvement, although profitability still needs to be improved.
In conclusion, OJK regulations contribute to the stability of Bank Muamalat, but there is still room for improvement in operational efficiency.
Abstrak.
Penelitian ini menganalisis peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pengawasan kesehatan Bank Muamalat selama 2013-2023 dan mengevaluasi implementasi regulasi yang diterapkan.
OJK berfungsi sebagai lembaga independen yang menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, terutama dalam pengawasan bank syariah pertama di Indonesia, Bank Muamalat.
Kesehatan Bank Muamalat menjadi indikator penting untuk menilai efektivitas pengawasan OJK, terutama di tengah tantangan ekonomi dan dampak pandemi COVID-19.
Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, serta analisis data kualitatif.
Data primer meliputi laporan tahunan Bank Muamalat, peraturan OJK, dan literatur hukum perbankan syariah.
Hasil penelitian menunjukkan OJK berperan strategis melalui pengawasan berbasis risiko dan regulasi seperti POJK Nomor 10/SEOJK.
03/2014, yang memberikan kerangka penilaian komprehensif.
Selama periode tersebut, Bank Muamalat mengalami fluktuasi dalam aspek Risk Profile, dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) menurun signifikan hingga 2,70% pada 2023.
Tata kelola perusahaan menunjukkan perbaikan, meskipun profitabilitas masih perlu ditingkatkan.
Kesimpulannya, regulasi OJK berkontribusi pada stabilitas Bank Muamalat, namun masih ada ruang untuk perbaikan dalam efisiensi operasional.
.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PERANAN BANK INDONESIA DALAM MENGATUR DAN MENGAWASI PERBANKAN SERTA MENGALIHKAN TUGAS KE OTORITAS JASA KEUANGAN
PERANAN BANK INDONESIA DALAM MENGATUR DAN MENGAWASI PERBANKAN SERTA MENGALIHKAN TUGAS KE OTORITAS JASA KEUANGAN
Penulisan karya tulis ilmiah ini berjudul Peranan Bank Indonesia dalam Mengatur dan Mengawasi Perbankan serta Mengalihkan Tugas ke Otoritas Jasa Keuangan. Menurut Andrian Sutedi, B...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, CAR, dan NPF terhadap Jumlah Penyaluran Pembiayaan Bank Muamalat
Abstrak. Dalam kaitannya dengan proyeksi kinerja Bank Muamalat, ada tiga faktor yang memainkan peran penting, yaitu Dana Pihak Ketiga (DPK), Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Pe...
Fintech (Financial Technology) Dalam Sistem Pembayaran Non Tunai Di Perbankan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Muamalat KCP Lamongan)
Fintech (Financial Technology) Dalam Sistem Pembayaran Non Tunai Di Perbankan Syariah (Studi Kasus Pada Bank Muamalat KCP Lamongan)
This study aims to find about: (1) fintech service in the mobile banking-based non-cash payment system (Muamalat-DIN) at Bank Muamalat KCP Lamongan: (2) implementation of fintech i...
Sosialisasi dan Pendampingan Pembukaan Rekening Online Bank Muamalat (MDIN)
Sosialisasi dan Pendampingan Pembukaan Rekening Online Bank Muamalat (MDIN)
In an era driven by rapid technological development, human information needs are increasingly complex, so companies must be able to provide technological information facilities to ...
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...

