Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMANTAPAN MUTU INTERNAL PRA-ANALITIK PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH PUASA DI LABORATORIUM DUREN SAWIT

View through CrossRef
Pemantapan mutu internal adalah kegiatan pencegahan dan pengawasan yang dilakukan oleh laboratorium untuk mengendalikan dan mengetahui penyimpangan hasil laboratorium agar segera diperbaiki. Pemeriksaan glukosa darah puasa memerlukan pemantapan mutu internal. Kegiatan pemantapan mutu internal dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pra-analitik, analitik dan pasca-analitik. Pada tahap pra-analitik terdapat total kesalahan terbesar yaitu 61%, sehingga dalam pelaksanaan tahap pra-analitik penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) harus diperhatikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan Pemantapan Mutu Internal  tahap pra-analitik pada pemeriksaan glukosa darah puasa dengan melihat dari dua variabel yaitu standar operasional prosedur penerimaan pasien, pengambilan dan penanganan sampel. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara kuesioner yang diisi secara langsung oleh ATLM yang bekerja di laboratorium RSKD Duren Sawit, dengan melibatkan 20 responden, data di analisis dengan uji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa ATLM yang bekerja di labratorium RSKD Duren Sawit sudah sangat baik, dilihat dari usia yang masih produktif, tingkat pendidikan yang sangat baik, dan pengalaman lama bekerja yang sangat baik. SOP pemeriksaan glukosa darah puasa tahap penerimaan pasien mendapatkan skor 95% dengan kategori sangat baik. Pada tahap pengambilan dan penanganan sampel mendapatkan skor 95% dengan kategori sangat baik. Sehingga ATLM sudah menerapkan SOP dengan sangat baik dan sesuai dengan standar laboratorium  RSKD Duren Sawit yang berlaku.
Title: PEMANTAPAN MUTU INTERNAL PRA-ANALITIK PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH PUASA DI LABORATORIUM DUREN SAWIT
Description:
Pemantapan mutu internal adalah kegiatan pencegahan dan pengawasan yang dilakukan oleh laboratorium untuk mengendalikan dan mengetahui penyimpangan hasil laboratorium agar segera diperbaiki.
Pemeriksaan glukosa darah puasa memerlukan pemantapan mutu internal.
Kegiatan pemantapan mutu internal dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pra-analitik, analitik dan pasca-analitik.
Pada tahap pra-analitik terdapat total kesalahan terbesar yaitu 61%, sehingga dalam pelaksanaan tahap pra-analitik penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) harus diperhatikan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan Pemantapan Mutu Internal  tahap pra-analitik pada pemeriksaan glukosa darah puasa dengan melihat dari dua variabel yaitu standar operasional prosedur penerimaan pasien, pengambilan dan penanganan sampel.
Metode penelitian ini dilakukan dengan cara kuesioner yang diisi secara langsung oleh ATLM yang bekerja di laboratorium RSKD Duren Sawit, dengan melibatkan 20 responden, data di analisis dengan uji validitas dan reabilitas.
Hasil penelitian yang diperoleh bahwa ATLM yang bekerja di labratorium RSKD Duren Sawit sudah sangat baik, dilihat dari usia yang masih produktif, tingkat pendidikan yang sangat baik, dan pengalaman lama bekerja yang sangat baik.
SOP pemeriksaan glukosa darah puasa tahap penerimaan pasien mendapatkan skor 95% dengan kategori sangat baik.
Pada tahap pengambilan dan penanganan sampel mendapatkan skor 95% dengan kategori sangat baik.
Sehingga ATLM sudah menerapkan SOP dengan sangat baik dan sesuai dengan standar laboratorium  RSKD Duren Sawit yang berlaku.

Related Results

Pengaruh Seduhan Kopi Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Diabetes Mellitus
Pengaruh Seduhan Kopi Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Diabetes Mellitus
Diabetes mellitus  adalah salah satu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan pada sekresi insulin, aktivitas insulin atau keduanya. Upaya yang dapat d...
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN VITAMIN C TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN VITAMIN C TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2
Pemberian antioksidan dapat menjadi salah satu upaya mengatasi stress oksidatif. Salah satu antioksidan yaitu vitamin . Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang bermanfaat dala...
Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Mental
Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan Mental
Artikel ini mengulas tentang dampak dari puasa terhadap kesehatan mental, di era modern banyak orang yang salah memahami puasa banyak orang yang mengira, bahkan menuding, bahwa pua...
Perbedaan Kadar Glukosa Darah 2 Jam Post Prandial
Perbedaan Kadar Glukosa Darah 2 Jam Post Prandial
Abstract: One of the simple carbohydrates is glucose that acts as the main energy producer. The function of the body will be felicitous when blood glucose levels are within normal ...
ANALISIS KETELITIAN DAN KETEPATAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH: STUDI PENANGANAN PRA-ANALITIK SERUM KONTROL ASSAYED
ANALISIS KETELITIAN DAN KETEPATAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH: STUDI PENANGANAN PRA-ANALITIK SERUM KONTROL ASSAYED
Glukosa darah merupakan salah satu parameter penting dalam deteksi dini dan pemantauan penyakit metabolik seperti diabetes mellitus. Pemantapan mutu laboratorium dengan serum kontr...

Back to Top