Javascript must be enabled to continue!
Pencegahan Komplikasi Diabetes Mellitus pada Lansia di Wilayah TPA Putri Cempo Surakarta Melalui Edukasi dan Pemeriksaan Glukosa Darah Sewaktu
View through CrossRef
Public health departement of Surakarta city was noticed high incidence of diabetes mellitus (DM) in Jebres Subdistrict. In 2022, there were 3.392 cases of DM spread out at 11 urban villages, including Mojosongo. This numbers can increase if prevention efforts are not done. Unfortunately, no data about its prevalence based on age. Field survey showed lots of eldery around of Putri Cempo garbage dump at Mojosongo urban village. Eldery with DM should maintain their blood glucose level to prevent complication. Education and blood level examination regularly are necessary to avoid DM complication. Therefore, we carried out a community service activities for eldery with DM at 39 hamlet, Mojosongo urban village. The results obtained from 25 eldery with DM that most of the participants (84%) has controlled glucose level (<200 mg/dL). It was supported by their behaviour including taking medication regullary, physical activities, and dietary arrangements. Eldery with DM were very enthusiastic about participating in the activity of conducting free blood level checks and posyandu cadres were very active during the activity so that the activities ran smoothly. Education showed an increase in the knowledge of participants about methods to maintain blood glucose level in order to avoid complication. Its proven by increase in questionnaire mean score from 79,3 to 86,6 (8,43%) after got the education.
ABSTRAK
Data Dinkes Kota Surakarta menunjukkan tingginya kejadian DM di Kecamatan Jebres, yaitu sebesar 3.392 kasus pada tahun 2022 yang tersebar dalam 11 Kelurahan, termasuk Mojosongo. Sayangnya, data ini tidak dilengkapi dengan prevalensi berdasarkan umur. Jumlah ini diperkirakan meningkat jika tidak dilakukan upaya penanganan. Berdasarkan hasil survey, sebagian besar lansia di wilayah TPA Putri Cempo Kelurahan Mojosongo menderita DM. Lansia dengan DM perlu menjaga kadar glukosa darah agar tidak terjadi komplikasi. Edukasi dan pemeriksaan glukosa darah secara berkala merupakan upaya pengendalian kadar glukosa darah untuk mencegah komplikasi DM. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada lansia penderita DM di RW 39 Kelurahan Mojosongo dengan edukasi dan pemeriksaan glukosa darah sewaktu. Hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu pada 25 peserta kegiatan diperoleh sebesar 84% memiliki kadar glukosa darah terkontrol (<200 mg/dL). Hal ini disebabkan oleh perilaku peserta meliputi ketaatan minum obat, aktivitas fisik, dan pengaturan pola makan. Lansia dengan DM sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, utamanya pemeriksaan kadar glukosa darah secara gratis. Kader posyandu sangat aktif dan membantu seluruh kegiatan sehingga dapat berjalan dengan lancar. Edukasi yang dilakukan terbukti meningkatkan pengetahuan peserta kegiatan tentang manajemen kadar glukosa darah untuk mencegah komplikasi. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rerata skor pada lembar kuisioner dari 79,3 menjadi 86,6 (8,43%) setelah mendapatkan edukasi.
Title: Pencegahan Komplikasi Diabetes Mellitus pada Lansia di Wilayah TPA Putri Cempo Surakarta Melalui Edukasi dan Pemeriksaan Glukosa Darah Sewaktu
Description:
Public health departement of Surakarta city was noticed high incidence of diabetes mellitus (DM) in Jebres Subdistrict.
In 2022, there were 3.
392 cases of DM spread out at 11 urban villages, including Mojosongo.
This numbers can increase if prevention efforts are not done.
Unfortunately, no data about its prevalence based on age.
Field survey showed lots of eldery around of Putri Cempo garbage dump at Mojosongo urban village.
Eldery with DM should maintain their blood glucose level to prevent complication.
Education and blood level examination regularly are necessary to avoid DM complication.
Therefore, we carried out a community service activities for eldery with DM at 39 hamlet, Mojosongo urban village.
The results obtained from 25 eldery with DM that most of the participants (84%) has controlled glucose level (<200 mg/dL).
It was supported by their behaviour including taking medication regullary, physical activities, and dietary arrangements.
Eldery with DM were very enthusiastic about participating in the activity of conducting free blood level checks and posyandu cadres were very active during the activity so that the activities ran smoothly.
Education showed an increase in the knowledge of participants about methods to maintain blood glucose level in order to avoid complication.
Its proven by increase in questionnaire mean score from 79,3 to 86,6 (8,43%) after got the education.
ABSTRAK
Data Dinkes Kota Surakarta menunjukkan tingginya kejadian DM di Kecamatan Jebres, yaitu sebesar 3.
392 kasus pada tahun 2022 yang tersebar dalam 11 Kelurahan, termasuk Mojosongo.
Sayangnya, data ini tidak dilengkapi dengan prevalensi berdasarkan umur.
Jumlah ini diperkirakan meningkat jika tidak dilakukan upaya penanganan.
Berdasarkan hasil survey, sebagian besar lansia di wilayah TPA Putri Cempo Kelurahan Mojosongo menderita DM.
Lansia dengan DM perlu menjaga kadar glukosa darah agar tidak terjadi komplikasi.
Edukasi dan pemeriksaan glukosa darah secara berkala merupakan upaya pengendalian kadar glukosa darah untuk mencegah komplikasi DM.
Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada lansia penderita DM di RW 39 Kelurahan Mojosongo dengan edukasi dan pemeriksaan glukosa darah sewaktu.
Hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu pada 25 peserta kegiatan diperoleh sebesar 84% memiliki kadar glukosa darah terkontrol (<200 mg/dL).
Hal ini disebabkan oleh perilaku peserta meliputi ketaatan minum obat, aktivitas fisik, dan pengaturan pola makan.
Lansia dengan DM sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, utamanya pemeriksaan kadar glukosa darah secara gratis.
Kader posyandu sangat aktif dan membantu seluruh kegiatan sehingga dapat berjalan dengan lancar.
Edukasi yang dilakukan terbukti meningkatkan pengetahuan peserta kegiatan tentang manajemen kadar glukosa darah untuk mencegah komplikasi.
Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rerata skor pada lembar kuisioner dari 79,3 menjadi 86,6 (8,43%) setelah mendapatkan edukasi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN ASUPAN SERAT DAN MAGNESIUM DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA NAYU BARAT NUSUKAN SURAKARTA
HUBUNGAN ASUPAN SERAT DAN MAGNESIUM DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA NAYU BARAT NUSUKAN SURAKARTA
Lansia merupakan seseorang yang telah menginjak usia 60 tahun atau lebih. Lansia pada umumnya mengalami perubahan biologis dalam dirinya sehingga lebih mudah terkena masalah keseha...
Penerapan Senam Kaki terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II
Penerapan Senam Kaki terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II
Diabetes Mellitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan untuk mengontrol kadar glukosa darah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang ...
DAMPAK TPA PUTRI CEMPO TERHADAP PERMUKIMAN
DAMPAK TPA PUTRI CEMPO TERHADAP PERMUKIMAN
<em>Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo merupakan tempat berlangsungnya pemrosesan akhir sampah yang berasal dari seluruh wilayah Kota Surakarta. Pada area TPA Putri Ce...
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Tangerang
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Tangerang
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk pada tingkat pelayanan kesehatan primer. Salah ...
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
ABSTRAKDiabetes mellitus adalah suatu penyakit dengan peningkatan glukosa darah di atas normal. Indonesia merupakan negara menempati urutan ke 7 dengan penderita diabetes mellitus ...
PENGARUH KONSUMSI SUPLEMEN VITAMIN C TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM AL - AZHAR TAHUN 2018
PENGARUH KONSUMSI SUPLEMEN VITAMIN C TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM AL - AZHAR TAHUN 2018
Latar Belakang : Vitamin C adalah vitamin larut air, suplemen multivitamin antioksidan tinggi yang berfungsi melawan radikal bebas serta meregenerasi antioksidan lainnya. Tingginya...
PEMILIHAN LOKASI RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA: STUDI KASUS RUSUNAWA PUTRI CEMPO, SURAKARTA
PEMILIHAN LOKASI RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA: STUDI KASUS RUSUNAWA PUTRI CEMPO, SURAKARTA
<p><em>Kota Surakarta memiliki luas wilayah sebesar 44,04 km<sup>2</sup> dengan kepadatan penduduk lebih dari 11.340,84 jiwa/km<sup>2</sup>. Seb...

