Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Tangerang
View through CrossRef
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk pada tingkat pelayanan kesehatan primer. Salah satu pilar penanganan dan pengendalian diabetes melitus adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kontrol glikemik dan mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 122 pasien diabetes melitus tipe 2. Variabel independen adalah aktivitas fisik, sedangkan variabel dependen adalah kadar glukosa darah sewaktu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas fisik dan hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan aktivitas fisik ringan, yaitu sebanyak 72 responden (59%), dan mengalami hiperglikemia, yaitu sebanyak 103 responden (84%). Hasil uji Spearman menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan kadar glukosa darah sewaktu. Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi dan pendampingan mengenai aktivitas fisik yang dapat dilakukan oleh pasien diabetes melitus tipe 2.
Kata kunci: aktivitas fisik, diabetes melitus tipe 2, kadar glukosa darah sewaktu
PT Bukuloka Literasi Bangsa
Title: Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Puskesmas Tangerang
Description:
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk pada tingkat pelayanan kesehatan primer.
Salah satu pilar penanganan dan pengendalian diabetes melitus adalah aktivitas fisik.
Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan kontrol glikemik dan mencegah terjadinya komplikasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional.
Responden penelitian berjumlah 122 pasien diabetes melitus tipe 2.
Variabel independen adalah aktivitas fisik, sedangkan variabel dependen adalah kadar glukosa darah sewaktu.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas fisik dan hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan aktivitas fisik ringan, yaitu sebanyak 72 responden (59%), dan mengalami hiperglikemia, yaitu sebanyak 103 responden (84%).
Hasil uji Spearman menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan kadar glukosa darah sewaktu.
Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi dan pendampingan mengenai aktivitas fisik yang dapat dilakukan oleh pasien diabetes melitus tipe 2.
Kata kunci: aktivitas fisik, diabetes melitus tipe 2, kadar glukosa darah sewaktu.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENERAPAN TERAPI SENAM KAKI DIABETES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KETIDAKSTABILAN GLUKOSA DARAH
PENERAPAN TERAPI SENAM KAKI DIABETES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KETIDAKSTABILAN GLUKOSA DARAH
Diabetes Melitus suatu kondisi gangguan metabolik yang bersifat kronis atau menahun karena tubuh mengalami kekurangan hormon insulin. Salah satu tanda pasien diabetes melitus tipe ...
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN VITAMIN C TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN VITAMIN C TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2
Pemberian antioksidan dapat menjadi salah satu upaya mengatasi stress oksidatif. Salah satu antioksidan yaitu vitamin . Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang bermanfaat dala...
Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Hubungan Kadar Gula Darah Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Diabetes melitus (DM) merupakan suatu kumpulan gejala yang timbul karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurun sekresi insulin yang progresif dan dilatar belakangi ...
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MODAYAG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS MODAYAG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR
Penyakit Diabetes Melitus tipe II adalah penyakit tidak emenular yang menjadi masalah kesehatan di berbagai negara. Salah satu faktor resiko terjadinya penyakit Diabetes Melitus Ti...
Hubungan Status Gizi dan Tingkat Depresi dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Cilacap Selatan 1
Hubungan Status Gizi dan Tingkat Depresi dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Cilacap Selatan 1
Diabetes melitus adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan karena adanya suatu peningkatan kadar glukosa darah. Faktor – faktor yang mempengaruhi kada...
Penerapan Senam Kaki terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II
Penerapan Senam Kaki terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II
Diabetes Mellitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan untuk mengontrol kadar glukosa darah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang ...
PENDEKATAN KEPADA LANSIA DENGAN PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH KEPADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENTARAU KOTA BATAM
PENDEKATAN KEPADA LANSIA DENGAN PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH KEPADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MENTARAU KOTA BATAM
Diabetes melitus adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh peningkatan kadar gula dalam darah (hiperglikemi) akibat kekurangan hormon insulin yang relatif jumlahnya cukup atau sed...

