Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Metode Penyelesaian Hadis Mukhtalif

View through CrossRef
Dalam tradisi Muslim, hadits memiliki tempat kunci. Bersamaan dengan Alquran, ia merupakan sumber tasyri' kedua dalam Islam. Berfungsi sebagai penjelasan al-Qur'an. mempersempit keumuman al-Qur'an dan mentaqyid kemutlakan al-Qur'an. Selain itu, hadits terkadang menyebutkan aturan yang tidak ditemukan dalam Alquran. Di satu sisi, hadits dapat dianggap sebagai sumber tasyri' karena beberapa hadits Nabi mengandung hukum yang tidak ditemukan dalam Alquran, Hadits, di sisi lain, juga tidak dianggap sebagai sumber Islam tersendiri karena statusnya sebagai tabyin atau penjelasan Alquran.Menolak anggapan bahwa satu hadits bertentangan dengan yang lain atau mengandung informasi yang tidak sejalan satu sama lain adalah salah satu strategi untuk menjaga dan mempertahankan hadits Nabi. Sejumlah kalangan mengkritisi hadits Nabi sepanjang sejarah, tidak dianggap sebagai salah satu sumber tasyri' Islam, dan banyak hadits memuat informasi yang saling bertentangan satu sama lain. Inkarus Sunnah adalah nama organisasi ini. Banyak akademisi kini bekerja keras untuk membantah tuduhan tersebut dengan mempopulerkan gagasan mereka sendiri sebagai "ilmu mukhtalif al-hadits".
Center for Open Science
Title: Metode Penyelesaian Hadis Mukhtalif
Description:
Dalam tradisi Muslim, hadits memiliki tempat kunci.
Bersamaan dengan Alquran, ia merupakan sumber tasyri' kedua dalam Islam.
Berfungsi sebagai penjelasan al-Qur'an.
mempersempit keumuman al-Qur'an dan mentaqyid kemutlakan al-Qur'an.
Selain itu, hadits terkadang menyebutkan aturan yang tidak ditemukan dalam Alquran.
Di satu sisi, hadits dapat dianggap sebagai sumber tasyri' karena beberapa hadits Nabi mengandung hukum yang tidak ditemukan dalam Alquran, Hadits, di sisi lain, juga tidak dianggap sebagai sumber Islam tersendiri karena statusnya sebagai tabyin atau penjelasan Alquran.
Menolak anggapan bahwa satu hadits bertentangan dengan yang lain atau mengandung informasi yang tidak sejalan satu sama lain adalah salah satu strategi untuk menjaga dan mempertahankan hadits Nabi.
Sejumlah kalangan mengkritisi hadits Nabi sepanjang sejarah, tidak dianggap sebagai salah satu sumber tasyri' Islam, dan banyak hadits memuat informasi yang saling bertentangan satu sama lain.
Inkarus Sunnah adalah nama organisasi ini.
Banyak akademisi kini bekerja keras untuk membantah tuduhan tersebut dengan mempopulerkan gagasan mereka sendiri sebagai "ilmu mukhtalif al-hadits".

Related Results

PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
METODE PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF
METODE PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF
Hadis ialah sebagai sumber hukum kedua setelah al-Qur’an. Akan tetapi ada hadis yang tergolong agak sulit dipahami yaitu hadis yang bertentangan satu sama lain atau dikenal dengan ...
MUKHTALIF HADIS DALAM KAJIAN HADIS: ANALISIS DAN METODE PEYELESAIANNYA
MUKHTALIF HADIS DALAM KAJIAN HADIS: ANALISIS DAN METODE PEYELESAIANNYA
Hadist berkedudukan penting dalam agama Islam. Posisi hadist ditingkatan ke dua dari Qur’an selaku naskah pedoman Islam. Selain menjadi penjelas daripada Qur’an, Hadist menentukk...
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG ZAKAT PERTANIAN, PEMBEKAMAN SAAT BERPUASA DAN MASALAH ZUNUB SAAT BERPUASA
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG ZAKAT PERTANIAN, PEMBEKAMAN SAAT BERPUASA DAN MASALAH ZUNUB SAAT BERPUASA
Semua hadis rasulullah SAW yang telah sampai pada kita terlebih dahulu diperhatikan dari aspek kualitasnya, Baik yang diterapkan maupun tidak. Dilihat dari kualitasnya hadis bisa d...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...

Back to Top