Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik sifat fisik andisols typic melanudands pada beberapa kemiringan lereng di perkebunan teh gambung, Jawa barat

View through CrossRef
Andisols merupakan tanah yang dominan di tanami di perkebunan teh dengan ciri terdapat di dataran tinggi, areal berbukit dengan curah hujan tinggi dan mempunyai kandungan bahan organik tinggi. Pemahaman yang baik tentang karakteristik tanah di perkebunan teh menjadi kunci untuk menjaga produktivitas teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi sifat fisika tanah pada beberapa kemiringan lereng. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Penelitian Teh dan Kina, Gambung pada dua pedon dengan koordinat pedon SI (07o08’23.28’’LS-107o29’58,99’BT) dan SII (07o08’22.28’’LS-107o29’59,60’’BT). Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah stratified sampling, berdasarkan dua kelas kemiringan yang berbeda (8-15% dan 15-30%). Bahan tanah diambil dari tiap-tiap horison pada semua pedon dan dianalisis sifat fisika tanah. Tekstur tanah pada kedua seri pedon ini adalah bertekstur lempung berpasir dan lempung liat berpasir pada masing-masing horison A dan Bw1. Warna tanah pada kedua pedon adalah coklat kehitaman-coklat gelap. Kedua pedon mempunyai epipedon umbrik, horizon kambik, bahan induk dari batuan andesit, fisiografi lereng vulkanik, rejim temperatur isohipertermik, rejim suhu udik (subordo udand) dan penggunaan lahan berupa tanaman teh dan kina. Profil tanah SI dan SII termasuk ke dalam ordo Andisols dengan subgroup Typic Melanudands.
Title: Karakteristik sifat fisik andisols typic melanudands pada beberapa kemiringan lereng di perkebunan teh gambung, Jawa barat
Description:
Andisols merupakan tanah yang dominan di tanami di perkebunan teh dengan ciri terdapat di dataran tinggi, areal berbukit dengan curah hujan tinggi dan mempunyai kandungan bahan organik tinggi.
Pemahaman yang baik tentang karakteristik tanah di perkebunan teh menjadi kunci untuk menjaga produktivitas teh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi sifat fisika tanah pada beberapa kemiringan lereng.
Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Penelitian Teh dan Kina, Gambung pada dua pedon dengan koordinat pedon SI (07o08’23.
28’’LS-107o29’58,99’BT) dan SII (07o08’22.
28’’LS-107o29’59,60’’BT).
Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah stratified sampling, berdasarkan dua kelas kemiringan yang berbeda (8-15% dan 15-30%).
Bahan tanah diambil dari tiap-tiap horison pada semua pedon dan dianalisis sifat fisika tanah.
Tekstur tanah pada kedua seri pedon ini adalah bertekstur lempung berpasir dan lempung liat berpasir pada masing-masing horison A dan Bw1.
Warna tanah pada kedua pedon adalah coklat kehitaman-coklat gelap.
Kedua pedon mempunyai epipedon umbrik, horizon kambik, bahan induk dari batuan andesit, fisiografi lereng vulkanik, rejim temperatur isohipertermik, rejim suhu udik (subordo udand) dan penggunaan lahan berupa tanaman teh dan kina.
Profil tanah SI dan SII termasuk ke dalam ordo Andisols dengan subgroup Typic Melanudands.

Related Results

KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
Teh merupakan minuman yang paling populer di masyarakat. Terdapat empat jenis teh : teh hijau, teh hitam, teh oolong, teh putih. Keempatnya dibedakan berdasarkan proses pengolahan....
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
Kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan suatu perkuatan lereng, salah satunya dengan menggunak...
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Abstract. Geotechnical study data collection includes geotechnical mapping, observations of landslide models that can occur, and sampling for testing physical and mechanical proper...
Analisis pengaruh topografi lereng dan waktu pemangkasan terhadap kesuburan tanah di perkebunan teh, Jawa Barat
Analisis pengaruh topografi lereng dan waktu pemangkasan terhadap kesuburan tanah di perkebunan teh, Jawa Barat
Produktivitas teh mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Kondisi lahan yang tidak sesuai dapat berpengaruh terhadap produktifitas perkebunan teh. Topografi lereng dan umur pangka...
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh ...
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Teh hijau diproduksi dengan cara inaktivasi enzim polifenol oksidase pada daun teh pada suhu 90-110°C. Kualitas teh hijau dipengaruhi oleh kualitas pucuk yang digunakan untuk pengo...
Analisis Laju Erosi Berdasarkan Kemiringan Lereng pada Area Disposal di PT X, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
Analisis Laju Erosi Berdasarkan Kemiringan Lereng pada Area Disposal di PT X, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat
PT X merupakan perusahaan pertambangan andesit yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang menggunakan sistem tambang terbuka dalam proses produksi penambangannya. Pada sala...

Back to Top