Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA JEPANG MELALUI VIDEO PRESENTASI DESTINASI WISATA

View through CrossRef
Speaking proficiency is a crucial aspect of language learning, particularly in foreign languages like Japanese. However, both teachers and learners face numerous challenges in enhancing this skill. This research aims to examine the use of video presentations in improving Japanese language learners' speaking abilities. The problems encountered include a lack of interest, difficulties in objectively assessing progress, and challenges in devising effective methods and materials. On the learners' side, challenges include low self-confidence, public speaking anxiety, limited vocabulary, and difficulties in expressing ideas clearly. The methodology employed in this study is a mix of quantitative and qualitative methods. Data were collected through feedback, teacher evaluations, and interviews with fourth-semester students of the Japanese Language D-3 Program at UNTAG Semarang.The research findings indicate that the use of video presentations is effective in enhancing students' speaking abilities. Students reported increased confidence and speaking skills after using video presentations. They also demonstrated improvements in organizing ideas, selecting appropriate vocabulary, and delivering information clearly and coherently. Students generally responded positively to the use of these presentation tasks. Evaluations also showed that video presentations provide relevant and beneficial contexts for developing Japanese language skills, including vocabulary expansion, pronunciation, and fluency. In conclusion, the use of video presentations in Japanese language learning is effective in improving students' speaking abilities. Recommendations can be made to further develop and refine this method in a broader learning context. Keywords : Video presentation, video, speaking skills, Japanese.   Abstrak Kemampuan berbicara adalah aspek penting dalam pembelajaran bahasa, terutama bahasa asing seperti bahasa Jepang. Namun, banyak tantangan yang dihadapi baik oleh pengajar maupun pembelajar dalam meningkatkan kemampuan berbicara ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan video presentasi dalam meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa bahasa Jepang. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya minat, kesulitan menilai kemajuan secara objektif, dan kesulitan menyusun metode dan materi yang efektif. Di sisi pembelajar, tantangan meliputi kurangnya percaya diri, kecemasan berbicara di depan umum, keterbatasan kosakata, dan kesulitan menyampaikan ide dengan jelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method, yaitu campuran antara kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui umpan balik, evaluasi pengajar, dan wawancara terhadap mahasiswa semester empat Program Studi D-3 Bahasa Jepang di UNTAG Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video presentasi efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Mahasiswa melaporkan peningkatan percaya diri dan keterampilan berbicara setelah menggunakan video presentasi. Mereka juga menunjukkan peningkatan dalam mengorganisir ide, memilih kosakata yang tepat, dan menyampaikan informasi dengan jelas dan terstruktur. Respon mahasiswa terhadap penggunaan tugas presentasi ini secara umum positif. Evaluasi juga menunjukkan bahwa video presentasi memberikan konteks yang relevan dan bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan bahasa Jepang, termasuk penambahan kosakata, pengucapan, dan kelancaran berbicara. Kesimpulannya, penggunaan video presentasi dalam pembelajaran bahasa Jepang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Rekomendasi dapat diberikan untuk terus mengembangkan dan memperbaiki metode ini dalam konteks pembelajaran yang lebih luas.
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA JEPANG MELALUI VIDEO PRESENTASI DESTINASI WISATA
Description:
Speaking proficiency is a crucial aspect of language learning, particularly in foreign languages like Japanese.
However, both teachers and learners face numerous challenges in enhancing this skill.
This research aims to examine the use of video presentations in improving Japanese language learners' speaking abilities.
The problems encountered include a lack of interest, difficulties in objectively assessing progress, and challenges in devising effective methods and materials.
On the learners' side, challenges include low self-confidence, public speaking anxiety, limited vocabulary, and difficulties in expressing ideas clearly.
The methodology employed in this study is a mix of quantitative and qualitative methods.
Data were collected through feedback, teacher evaluations, and interviews with fourth-semester students of the Japanese Language D-3 Program at UNTAG Semarang.
The research findings indicate that the use of video presentations is effective in enhancing students' speaking abilities.
Students reported increased confidence and speaking skills after using video presentations.
They also demonstrated improvements in organizing ideas, selecting appropriate vocabulary, and delivering information clearly and coherently.
Students generally responded positively to the use of these presentation tasks.
Evaluations also showed that video presentations provide relevant and beneficial contexts for developing Japanese language skills, including vocabulary expansion, pronunciation, and fluency.
In conclusion, the use of video presentations in Japanese language learning is effective in improving students' speaking abilities.
Recommendations can be made to further develop and refine this method in a broader learning context.
Keywords : Video presentation, video, speaking skills, Japanese.
  Abstrak Kemampuan berbicara adalah aspek penting dalam pembelajaran bahasa, terutama bahasa asing seperti bahasa Jepang.
Namun, banyak tantangan yang dihadapi baik oleh pengajar maupun pembelajar dalam meningkatkan kemampuan berbicara ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan video presentasi dalam meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa bahasa Jepang.
Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya minat, kesulitan menilai kemajuan secara objektif, dan kesulitan menyusun metode dan materi yang efektif.
Di sisi pembelajar, tantangan meliputi kurangnya percaya diri, kecemasan berbicara di depan umum, keterbatasan kosakata, dan kesulitan menyampaikan ide dengan jelas.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method, yaitu campuran antara kuantitatif dan kualitatif.
Data dikumpulkan melalui umpan balik, evaluasi pengajar, dan wawancara terhadap mahasiswa semester empat Program Studi D-3 Bahasa Jepang di UNTAG Semarang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video presentasi efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa.
Mahasiswa melaporkan peningkatan percaya diri dan keterampilan berbicara setelah menggunakan video presentasi.
Mereka juga menunjukkan peningkatan dalam mengorganisir ide, memilih kosakata yang tepat, dan menyampaikan informasi dengan jelas dan terstruktur.
Respon mahasiswa terhadap penggunaan tugas presentasi ini secara umum positif.
Evaluasi juga menunjukkan bahwa video presentasi memberikan konteks yang relevan dan bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan bahasa Jepang, termasuk penambahan kosakata, pengucapan, dan kelancaran berbicara.
Kesimpulannya, penggunaan video presentasi dalam pembelajaran bahasa Jepang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa.
Rekomendasi dapat diberikan untuk terus mengembangkan dan memperbaiki metode ini dalam konteks pembelajaran yang lebih luas.

Related Results

PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
Jepang merupakan sebuah negara yang terletak di Asia bagian Timur. Negara ini merupakan salah satu negara maju yang memiliki banyak sekali inovasi dalam teknologi maupun budaya. Je...
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM KANDUARAYA OLEH KELOMPOK SADAR WISATA DESA KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM KANDUARAYA OLEH KELOMPOK SADAR WISATA DESA KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN
Destinasi Wisata Alam Kandua Raya merupakan wisata alam seperti air terjun yang di kelilingi oleh hutan yang masih dalam keadaan sejuk dan bersih, yang letaknya di Desa Kedang Ipil...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
PELATIHAN BAHASA JEPANG DASAR BAGI PEMANDU WISATA DI PURA LUHUR ULUWATU DESA PECATU, KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG
PELATIHAN BAHASA JEPANG DASAR BAGI PEMANDU WISATA DI PURA LUHUR ULUWATU DESA PECATU, KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG
Pura Luhur Uluwatu yang berada di ujung selatan kaki Pulau Bali terletak di Desa Uluwatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung sangatlah terkenal, dan keberadaannya merupakan s...
PKM Pembelajaran Bahasa Jepang Huruf Hiragana dan Katakana Berbasis Android pada Siswa di SMA Negeri I Pineleng
PKM Pembelajaran Bahasa Jepang Huruf Hiragana dan Katakana Berbasis Android pada Siswa di SMA Negeri I Pineleng
Bahasa merupakan salah satu kemampuan terpenting yang harus dimiliki, karena bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi, menyampaikan pendapat, juga perasaan. Pemanfaatan teknologi ...
PEMBUATAN VIDEO PRESENTASI DENGAN SOFTWARE CAMTASIA GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU-GURU SMP GUGUS 04 KABUPATEN BANDUNG
PEMBUATAN VIDEO PRESENTASI DENGAN SOFTWARE CAMTASIA GUNA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU-GURU SMP GUGUS 04 KABUPATEN BANDUNG
Dalam kegiatan pengajaran pada awal semester para guru diwajibkan untuk menyusun target penyampaian materi pelajaran sesuai dengan kompetensi dasar yang ditetapkan. Akan tetapi, ke...
Semantik Warna dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang
Semantik Warna dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan warna dasar (primer) dan turunan (sekunder) dalam bahasa Indonesia dan bahasa Jepang serta maknanya dengan menggunakan teori Metabaha...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...

Back to Top