Javascript must be enabled to continue!
Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
View through CrossRef
Studi pariwisata sering menilai pengembangan tujuan wisata berdasarkan siklus hidup teori siklus hidup.Berdasarkan enam tahap teori siklus hidup pariwisata,penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasiposisi destinasi wisata destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran dalam siklus hidup pariwisata. siklus hidup pariwisata. Berfokus pada dua puluh enam destinasi wisata yang wisata terkemuka di Kabupaten Pangandaran, penelitian ini berusaha menyediakan data substansial untuk mengevaluasi pertumbuhan dari destinasi wisata tersebut. Metode analisis yang digunakan dalam studi ini menggunakan analisis Multidimensional Scaling (MDS),yang kemudian didukung dengan analisis deskriptif kualitatif. deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa destinasi wisata wisata di Kabupaten Pangandaran secara umum berada dalam empat tahapan dalam siklus hidup kawasan pariwisata. Terdapat tiga destinasi wisatayang dinyatakan dalam tahap konsolidasi, tiga destinasi wisata yang dinyatakan dalam tahap pengembangan pengembangan, dua belas destinasi wisata pada tahap pelibatan tahap keterlibatan, dan delapan destinasi wisata pada tahap awal yaitu eksplorasi. Destinasi wisata yang berada pada tahap tahap pertama yaitu tahap eksplorasi. Dalam tahap ini destinasi wisata tersebut memiliki daya tarik alam dan dikelola secara tidak terorganisir dan juga belum ada penyediaan penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Berbeda halnya dengan destinasiwisata pada tahap keterlibatan yang ditandai dengan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata. pengelolaan destinasi wisata. Destinasi wisata yang berada pada tahap pengembangan sedang dalam proses pengembangan yang intensif.
Title: Siklus Hidup Destinasi Wisata di Kabupaten Pangandaran
Description:
Studi pariwisata sering menilai pengembangan tujuan wisata berdasarkan siklus hidup teori siklus hidup.
Berdasarkan enam tahap teori siklus hidup pariwisata,penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasiposisi destinasi wisata destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran dalam siklus hidup pariwisata.
siklus hidup pariwisata.
Berfokus pada dua puluh enam destinasi wisata yang wisata terkemuka di Kabupaten Pangandaran, penelitian ini berusaha menyediakan data substansial untuk mengevaluasi pertumbuhan dari destinasi wisata tersebut.
Metode analisis yang digunakan dalam studi ini menggunakan analisis Multidimensional Scaling (MDS),yang kemudian didukung dengan analisis deskriptif kualitatif.
deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa destinasi wisata wisata di Kabupaten Pangandaran secara umum berada dalam empat tahapan dalam siklus hidup kawasan pariwisata.
Terdapat tiga destinasi wisatayang dinyatakan dalam tahap konsolidasi, tiga destinasi wisata yang dinyatakan dalam tahap pengembangan pengembangan, dua belas destinasi wisata pada tahap pelibatan tahap keterlibatan, dan delapan destinasi wisata pada tahap awal yaitu eksplorasi.
Destinasi wisata yang berada pada tahap tahap pertama yaitu tahap eksplorasi.
Dalam tahap ini destinasi wisata tersebut memiliki daya tarik alam dan dikelola secara tidak terorganisir dan juga belum ada penyediaan penyediaan sarana dan prasarana pendukung.
Berbeda halnya dengan destinasiwisata pada tahap keterlibatan yang ditandai dengan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata.
pengelolaan destinasi wisata.
Destinasi wisata yang berada pada tahap pengembangan sedang dalam proses pengembangan yang intensif.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Abstract. Pangandaran Beach has various kinds of tourist attractions such as beach recreation areas, watersport, swimming, snorkeling, mangrove tourism and camping, but these touri...
PENGEMBANGAN DESA WISATA DAN POTENSINYA DI KABUPATEN PANGANDARAN
PENGEMBANGAN DESA WISATA DAN POTENSINYA DI KABUPATEN PANGANDARAN
ABSTRACTThis research focus is on tourism activities development by utilizing the high intensity of Pangandaran Beach tourism. This research aim is to build the concept of village...
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL Lc 7e SISWA MTsN 1 ACEH BARAT
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MENGGUNAKAN MODEL Lc 7e SISWA MTsN 1 ACEH BARAT
Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII A MTsN 1 Aceh Barat setelah menggunakan model pembelajaran Lc 7e. Pada siklus I dan s...
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM KANDUARAYA OLEH KELOMPOK SADAR WISATA DESA KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN
STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA ALAM KANDUARAYA OLEH KELOMPOK SADAR WISATA DESA KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN
Destinasi Wisata Alam Kandua Raya merupakan wisata alam seperti air terjun yang di kelilingi oleh hutan yang masih dalam keadaan sejuk dan bersih, yang letaknya di Desa Kedang Ipil...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...

