Javascript must be enabled to continue!
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) pada Tenaga Kerja di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar
View through CrossRef
Kecelakaan akibat kerja adalah suatu kejadian yang tidak diduga, dikehendaki dan dapat menyebabkan kerugian baik jiwa maupun harta benda. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja yaitu tindakan tidak selamat (Unsafe Action). Tindakan tidak selamat (unsafe Action) adalah tindakan yang dapat membahayakan pekerja itu sendiri maupun orang lain yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (Unsafe Action) pada tenaga kerja PT. Maruki internasioanal Indonesia kota makassar. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan observasional dan rancangan cross sectional study. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dan metode field research. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan dengan tindakan tidak aman pada pekerja, tidak ada hubungan pengawasan dengan tindakan tidak aman, tidak ada hubungan pelatihan dengan tindakan tidak aman dan tidak ada hubungan stress kerja dengan tindakan tidak aman. Ada hubungan variabel pengetahuan dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 0,000<0,05. Tidak ada hubungan variabel pengawasan dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 0,118>0,05. Tidak ada hubungan variabel stress kerja dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 1,000>0,05. Lebih meningkatkan pengawasan K3, memberikan tambahan materi pelatihan tentang tindakan aman, lebih tegas dalam menindak pekerja yang tidak memakai APD serta hendaknya berpartisipasi dalam pelaksanaan K3. Tenaga kerja harus mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan bersedia menerima konsekuensi.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) pada Tenaga Kerja di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar
Description:
Kecelakaan akibat kerja adalah suatu kejadian yang tidak diduga, dikehendaki dan dapat menyebabkan kerugian baik jiwa maupun harta benda.
Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan kerja yaitu tindakan tidak selamat (Unsafe Action).
Tindakan tidak selamat (unsafe Action) adalah tindakan yang dapat membahayakan pekerja itu sendiri maupun orang lain yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan tidak aman (Unsafe Action) pada tenaga kerja PT.
Maruki internasioanal Indonesia kota makassar.
Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan observasional dan rancangan cross sectional study.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dan metode field research.
Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan dengan tindakan tidak aman pada pekerja, tidak ada hubungan pengawasan dengan tindakan tidak aman, tidak ada hubungan pelatihan dengan tindakan tidak aman dan tidak ada hubungan stress kerja dengan tindakan tidak aman.
Ada hubungan variabel pengetahuan dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT.
Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 0,000<0,05.
Tidak ada hubungan variabel pengawasan dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT.
Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 0,118>0,05.
Tidak ada hubungan variabel stress kerja dengan tindakan tidak aman pada pekerja bagian produksi di PT.
Maruki Internasional Indonesia Makassar dengan p-value 1,000>0,05.
Lebih meningkatkan pengawasan K3, memberikan tambahan materi pelatihan tentang tindakan aman, lebih tegas dalam menindak pekerja yang tidak memakai APD serta hendaknya berpartisipasi dalam pelaksanaan K3.
Tenaga kerja harus mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dan bersedia menerima konsekuensi.
Related Results
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) pada Tenaga Kerja di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) pada Tenaga Kerja di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar
Kecelakaan akibat kerja adalah suatu kejadian yang tidak diduga, dikehendaki dan dapat menyebabkan kerugian baik jiwa maupun harta benda. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan ...
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Acation) pada Pekerja Bagian Produksi PT. Sermani Stell
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Acation) pada Pekerja Bagian Produksi PT. Sermani Stell
Tindakan tidak aman (unsafe action) adalah tindakan yang dapat membahayakan pekerja itu sendiri maupun orang lain yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan yang dapat disebabkan...
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Acation) pada Pekerja Bagian Produksi PT. Sermani Stell
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman (Unsafe Acation) pada Pekerja Bagian Produksi PT. Sermani Stell
Tindakan tidak aman (unsafe action) adalah tindakan yang dapat membahayakan pekerja itu sendiri maupun orang lain yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan yang dapat disebabkan...
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang bersifat kompleks dalam jangka waktu tertentu dengan melibatkan banyak sumber daya material, peralatan, metode, dana, dan tenaga kerja. T...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja pada hotel berbintang di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode ...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya le...

