Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KEBUTUHAN UAP PADA STASIUN STERILIZER DI PABRIK KELAPA SAWIT
View through CrossRef
Pada pengolahan kelapa sawit Salah satu proses adalah perebusan yang menggunakan peralatan mesin Steriliser, dimana Sterilizer adalah bejana uap yang digunakan untuk merebus TBS dengan tekanan uap sesuai dengan standart tekanan kerja yang diizinkan, begitu juga dalam Perebusan Tanda Kelapa Sawit dalam sterilizer mempunyai faktor faktor atau variable dalam perebusan yaitu Kapasitas Perebuasn (Q), Tekanan Perebusan (Peak pressure), Temperatur Air masuk (T.in) dan Waktu perebusan (t). untuk mengeahui optimalitas dalam proses perebusan dilakukan penelitian dan pengambilan data operasional Steriliser di industri Pabrik Kelapa Sawit didapat data data atau variable dalam perebusan. Dari perhitungan data penelitian didapat tekanan kerja perebusan akan mempengaruhi kebutuhan uap dalam proses dimana pada tekanan Peak 1 membutuhkan Uap sebesar 240.414 kkal/jam, Peak 2 membutuhkan Uap sebesar 705.819 kkal/jam Dan pada Peak 3 membutuhkan Uap sebesar 859.375 kkal/jam. Perebusan Optimal adalah kapasitas terbesar yang dihasilkan sesuai dengan tekanan kerja dalam hasil perebusan . yang optimal terlihat pada tekanan terbesar 2,7 Bar dengan waktu perebusan yang paling singkat yaitu sebesar 58 menit. Yang menghasilkan 9 rebusan per shift dengas kapasitas 207 Ton dan pada tekanan 2,4 Bar menghasilkan 8 rebusan per shif dengas kapasitas 84 Ton dan untuk tekanan 1,7 bar menghasilkan rebusan 7 per shift. dengas kapasitas 161 Ton.
Title: ANALISIS KEBUTUHAN UAP PADA STASIUN STERILIZER DI PABRIK KELAPA SAWIT
Description:
Pada pengolahan kelapa sawit Salah satu proses adalah perebusan yang menggunakan peralatan mesin Steriliser, dimana Sterilizer adalah bejana uap yang digunakan untuk merebus TBS dengan tekanan uap sesuai dengan standart tekanan kerja yang diizinkan, begitu juga dalam Perebusan Tanda Kelapa Sawit dalam sterilizer mempunyai faktor faktor atau variable dalam perebusan yaitu Kapasitas Perebuasn (Q), Tekanan Perebusan (Peak pressure), Temperatur Air masuk (T.
in) dan Waktu perebusan (t).
untuk mengeahui optimalitas dalam proses perebusan dilakukan penelitian dan pengambilan data operasional Steriliser di industri Pabrik Kelapa Sawit didapat data data atau variable dalam perebusan.
Dari perhitungan data penelitian didapat tekanan kerja perebusan akan mempengaruhi kebutuhan uap dalam proses dimana pada tekanan Peak 1 membutuhkan Uap sebesar 240.
414 kkal/jam, Peak 2 membutuhkan Uap sebesar 705.
819 kkal/jam Dan pada Peak 3 membutuhkan Uap sebesar 859.
375 kkal/jam.
Perebusan Optimal adalah kapasitas terbesar yang dihasilkan sesuai dengan tekanan kerja dalam hasil perebusan .
yang optimal terlihat pada tekanan terbesar 2,7 Bar dengan waktu perebusan yang paling singkat yaitu sebesar 58 menit.
Yang menghasilkan 9 rebusan per shift dengas kapasitas 207 Ton dan pada tekanan 2,4 Bar menghasilkan 8 rebusan per shif dengas kapasitas 84 Ton dan untuk tekanan 1,7 bar menghasilkan rebusan 7 per shift.
dengas kapasitas 161 Ton.
Related Results
ASSOCIATION OF THE SERUM LEVELS OF C-REACTIVE PROTEIN WITH ITS GENE POLYMORPHISMS AND ACUTE CORONARY SYNDROME
ASSOCIATION OF THE SERUM LEVELS OF C-REACTIVE PROTEIN WITH ITS GENE POLYMORPHISMS AND ACUTE CORONARY SYNDROME
Objectives
To investigate the association of the serum levels of CRP with its gene polymorphisms and the risk of ACS in Chinese Han population in Sunan region.
...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
ANALISIS KEBUTUHAN UAP PADA STASIUN STERILIZER DI PABRIK KELAPA SAWIT
ANALISIS KEBUTUHAN UAP PADA STASIUN STERILIZER DI PABRIK KELAPA SAWIT
Pada pengolahan kelapa sawit Salah satu proses adalah perebusan yang menggunakan peralatan mesin Steriliser, dimana Sterilizer adalah bejana uap yang digunakan untuk merebus TBS de...
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
Kelapa sawit adalah tanaman industri/ perkebunan yang diolah sebagai penghasil bahan baku minyak masak, minyak perseroan, maupun bahan bakar. Dalam pengembangan usaha budidaya tana...
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tanaman perkebunan sebagai penghasil minyak. Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Kelapa sawit tumbu...
Dampak Ekspansi Kelapa Sawit terhadap Kinerja Perkebunan Kelapa di Indonesia
Dampak Ekspansi Kelapa Sawit terhadap Kinerja Perkebunan Kelapa di Indonesia
Perkembangan perkebunan kelapa sawit yang cepat dan dalam waktu yang relatif pendek diduga dapat menimbulkan berbagai permasalahan, salah satunya adalah konversi lahan perkebunan n...
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai alternatif agregat kasar pada beton non-pasir. Cangkang kelapa sawit mempunyai bobot yang ringan dan kul...
Analisis Pendapatan dan Kontribusi Usahatani Kelapa Sawit Rakyat terhadap Total Pendapatan Keluarga di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuan Batu
Analisis Pendapatan dan Kontribusi Usahatani Kelapa Sawit Rakyat terhadap Total Pendapatan Keluarga di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuan Batu
Komoditi kelapa sawit merupakan salah satu andalan sektor pertanian dan menjadi perhatian besar pemerintah maupun masyarakat. Kelapa sawit merupakan komoditas pertanian penghasil m...

