Javascript must be enabled to continue!
POHON BINER
View through CrossRef
Salah satu penerapan teori pohon yang paling berguna dan dipakai yaitu konsep binary search tree dimana konsep ini memberikan struktur data yang memudahkan operasi pencarian, penambahan, dan penghapusan terhadap data. Operasi tersebut lebih efisien dan jauh lebih baik pada konsep ini dibanding sequential search pada senarai berkait dalam waktu eksekusi / run-time.Dari konsep binary search tree ini dikembangkan lagi suatu struktur penyimpanan data yang merupakan modifikasi dari binary search tree tersebut yaitu AVL-Tree dan Splay Tree yang masing-masing mempunyai keunggulan pada kasus tertentu yang sekarang ini sering dijumpai.AVL-Tree merupakan modifikasi binary search tree yang tinggi setiap upapohon kiri dan upapohon kanan sama atau setidaknya selisih antara keduanya tidak lebih dari 1. Keunggulan dari AVL-Tree antara lain untuk mengoptimasi pencarian data terutama untuk kasus pohon yang condong ke kiri atau ke kanan sehingga pencarian akan jauh lebih mudah apabila pohon tersebut seimbang. Kasus pohon yang condong ke kiri atau kanan itu mungkin saja terjadi terutama apabila penambahan elemen dan penghapusan elemen dilakukan terus-menerus dan tidak dapat diketahui urutannya.Sedangkan Splay-Tree justru kebalikan dari AVL-Tree yang tidak mempermasalahkan kecondongan upapohonnya namun setiap kali data diakses maka simpul dari data yang diakses tersebut akan dinaikkan keatas mendekati akar pohon. Data yang sering diakses / aktif akan berada dekat pada akar pohon sehingga data tersebut mudah Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan teori pohon sangatlah bermanfaat dalam kajian struktur data.
Title: POHON BINER
Description:
Salah satu penerapan teori pohon yang paling berguna dan dipakai yaitu konsep binary search tree dimana konsep ini memberikan struktur data yang memudahkan operasi pencarian, penambahan, dan penghapusan terhadap data.
Operasi tersebut lebih efisien dan jauh lebih baik pada konsep ini dibanding sequential search pada senarai berkait dalam waktu eksekusi / run-time.
Dari konsep binary search tree ini dikembangkan lagi suatu struktur penyimpanan data yang merupakan modifikasi dari binary search tree tersebut yaitu AVL-Tree dan Splay Tree yang masing-masing mempunyai keunggulan pada kasus tertentu yang sekarang ini sering dijumpai.
AVL-Tree merupakan modifikasi binary search tree yang tinggi setiap upapohon kiri dan upapohon kanan sama atau setidaknya selisih antara keduanya tidak lebih dari 1.
Keunggulan dari AVL-Tree antara lain untuk mengoptimasi pencarian data terutama untuk kasus pohon yang condong ke kiri atau ke kanan sehingga pencarian akan jauh lebih mudah apabila pohon tersebut seimbang.
Kasus pohon yang condong ke kiri atau kanan itu mungkin saja terjadi terutama apabila penambahan elemen dan penghapusan elemen dilakukan terus-menerus dan tidak dapat diketahui urutannya.
Sedangkan Splay-Tree justru kebalikan dari AVL-Tree yang tidak mempermasalahkan kecondongan upapohonnya namun setiap kali data diakses maka simpul dari data yang diakses tersebut akan dinaikkan keatas mendekati akar pohon.
Data yang sering diakses / aktif akan berada dekat pada akar pohon sehingga data tersebut mudah Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan teori pohon sangatlah bermanfaat dalam kajian struktur data.
Related Results
Evaluasi Ekologis Pohon Pelindung Kampus Universitas Mataram
Evaluasi Ekologis Pohon Pelindung Kampus Universitas Mataram
Kampus Universitas Mataram memiliki pohon-pohon peneduh kampus hampir di semua unit. Beberapa keberadaan pohon masih cukup ideal sehingga dapat memenuhi fungsi estetis maupun ekolo...
Evaluasi Ekologis Pohon Pelindung Kampus Universitas Mataram
Evaluasi Ekologis Pohon Pelindung Kampus Universitas Mataram
Kampus Universitas Mataram memiliki pohon-pohon peneduh kampus hampir di semua unit. Beberapa keberadaan pohon masih cukup ideal sehingga dapat memenuhi fungsi estetis maupun eko...
Evaluasi Ekologis Pohon Pelindung Kampus Universitas Mataram
Evaluasi Ekologis Pohon Pelindung Kampus Universitas Mataram
Kampus Universitas Mataram memiliki pohon-pohon peneduh kampus hampir di semua unit. Beberapa keberadaan pohon masih cukup ideal sehingga dapat memenuhi fungsi estetis maupun ekolo...
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON LOKAL DI KAWASAN HUTAN LINDUNG REGISTER 31, KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG KOTA AGUNG UTARA, PROVINSI LAMPUNG
KEANEKARAGAMAN JENIS POHON LOKAL DI KAWASAN HUTAN LINDUNG REGISTER 31, KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG KOTA AGUNG UTARA, PROVINSI LAMPUNG
Keanekaragaman jenis-jenis pohon lokal penting dalam pemilihan jenis pohon untuk reboisasi kawasan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis pohon lokal...
Sosial Budaya Suku Mee dalam Merajut Noken di Kampung Beko Distrik Obona Kabupaten Paniai Provinsi Papua
Sosial Budaya Suku Mee dalam Merajut Noken di Kampung Beko Distrik Obona Kabupaten Paniai Provinsi Papua
Penelitian dilakukan terhadap masyarakat suku Mee yang memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan baku pembuatan Noken di Kampung Beko Distrik Obano Kabupeten Paniai. Metode yang digunaka...
Inventarisasi Pohon Peneduh Jalan di Jalan Raya Kota Bima
Inventarisasi Pohon Peneduh Jalan di Jalan Raya Kota Bima
Pohon peneduh jalan merupakan pohon yang berada di pinggir jalan yang berfungsi sebagai paru-paru kota karena tumbuhan tersebut menghasilkan gas oksigen yang dibutuhkan oleh semua ...
Peningkatan Ketepatan Klasifikasi Model Regresi Logistik Biner dengan Metode Bagging (Bootstrap Aggregating)
Peningkatan Ketepatan Klasifikasi Model Regresi Logistik Biner dengan Metode Bagging (Bootstrap Aggregating)
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketepatan klasifikasi regresi logistik dan bagging (bootstrap aggregating) regresi logistik biner pada status peserta KB Kota Tegal tahun 20...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...

