Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Ketepatan Klasifikasi Model Regresi Logistik Biner dengan Metode Bagging (Bootstrap Aggregating)
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketepatan klasifikasi regresi logistik dan bagging (bootstrap aggregating) regresi logistik biner pada status peserta KB Kota Tegal tahun 2016 serta mengetahui model terbaik regresi logistik biner. Penelitian ini melakukan estimasi status peserta KB Kota Tegal dengan metode maximum likelihood estimation disertai dengan algoritma newton raphson, dilanjutkan dengan pengujian signifikansi parameter baik secara simultan dengan Uji likelihood ratio dan parsial dengan uji wald. Selanjutnya uji kesesuaian model menggunakan Hosmer dan Lemeshow, uji ketepatan klasifikasi regresi logistik biner dan bootstrap aggregating, dan pemilihan model terbaik dengan melihat nilai ketepatan klasifikasi tertinggi dengan tingkat kesalahan terkecil. Software yang digunakan adalah program R 3.4.1. Disimpulkan, ketepatan klasifikasi metode bagging (bootstrap aggregating) sebesar 75,641% dengan kesalahan klasifikasi 24,359%. Metode bagging (bootstrap aggregating) meningkatkan ketepatan klasifikasi pada model regresi logistik biner dengan nilai ketepatan klasifikasi pada model regresi logistik biner 69,74% meningkat menjadi 75,641%. Model yang terbaik adalah model regresi logistik biner dengan menggunakan bagging (bootstrap aggregating).
Universitas Negeri Semarang
Title: Peningkatan Ketepatan Klasifikasi Model Regresi Logistik Biner dengan Metode Bagging (Bootstrap Aggregating)
Description:
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketepatan klasifikasi regresi logistik dan bagging (bootstrap aggregating) regresi logistik biner pada status peserta KB Kota Tegal tahun 2016 serta mengetahui model terbaik regresi logistik biner.
Penelitian ini melakukan estimasi status peserta KB Kota Tegal dengan metode maximum likelihood estimation disertai dengan algoritma newton raphson, dilanjutkan dengan pengujian signifikansi parameter baik secara simultan dengan Uji likelihood ratio dan parsial dengan uji wald.
Selanjutnya uji kesesuaian model menggunakan Hosmer dan Lemeshow, uji ketepatan klasifikasi regresi logistik biner dan bootstrap aggregating, dan pemilihan model terbaik dengan melihat nilai ketepatan klasifikasi tertinggi dengan tingkat kesalahan terkecil.
Software yang digunakan adalah program R 3.
4.
1.
Disimpulkan, ketepatan klasifikasi metode bagging (bootstrap aggregating) sebesar 75,641% dengan kesalahan klasifikasi 24,359%.
Metode bagging (bootstrap aggregating) meningkatkan ketepatan klasifikasi pada model regresi logistik biner dengan nilai ketepatan klasifikasi pada model regresi logistik biner 69,74% meningkat menjadi 75,641%.
Model yang terbaik adalah model regresi logistik biner dengan menggunakan bagging (bootstrap aggregating).
Related Results
Ketepatan Klasifikasi Metode Regresi Logistik dan Metode Chaid dengan Pembobotan Sampel
Ketepatan Klasifikasi Metode Regresi Logistik dan Metode Chaid dengan Pembobotan Sampel
Tujuan penelitian ini adalah menentukan ketepatan metode regresi logistik dan CHAID dengan pembobotan sampel pada klasifikasi status angkatan kerja Kabupaten Temanggung 2015. Popul...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
MANAJEMEN KRISIS PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK DALAM PILKADA KOTA DEPOK DI TENGAH COVID-19
MANAJEMEN KRISIS PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK DALAM PILKADA KOTA DEPOK DI TENGAH COVID-19
Penelitian ini mengkaji tentang pendistribusian logistik penyelenggaraan Pilkada ditengah pandemi Covid-19 melalui paradigma manajemen krisis logistik dengan memadukan data Covid-1...
Interactive Forces between Co-aggregating and Non-co-aggregating Oral Bacterial Pairs
Interactive Forces between Co-aggregating and Non-co-aggregating Oral Bacterial Pairs
The temporo-spatial development of plaque is governed by adhesive interactions between different co-aggregating bacterial strains and species. Physico-chemically, these interaction...
PENGARUH METODE LATIHAN EL RONDO DAN CIRCLE PASSING DRILL TERHADAP KETEPATAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA SSB HARIMAU BEKONANG TAHUN 2024
PENGARUH METODE LATIHAN EL RONDO DAN CIRCLE PASSING DRILL TERHADAP KETEPATAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA SSB HARIMAU BEKONANG TAHUN 2024
Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan el rondo dan circle passing drill terhadap ketepatan passing dalam permainan sepakbola pada atlet putra usia 15...
HUBUNGAN TINGGI LONCATAN DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KETEPATAN SMASH BOLA VOLI PADA ATLET KLUB KAPAS PANGKALPINANG
HUBUNGAN TINGGI LONCATAN DAN PANJANG TUNGKAI TERHADAP KETEPATAN SMASH BOLA VOLI PADA ATLET KLUB KAPAS PANGKALPINANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tinggi loncatan terhadap ketepatan smash bola voli pada atlet Klub Kapas Pangkalpinang, untuk mengetahui hubungan panjang tun...
PREDIKSI SPASIAL DINAMIKA AREAL TERBANGUN KOTA SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL REGRESI LOGISTIK
PREDIKSI SPASIAL DINAMIKA AREAL TERBANGUN KOTA SEMARANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL REGRESI LOGISTIK
<p class="JudulABSInd"><strong>ABSTRAK</strong></p><p class="abstrak">Salah satu indikator perkembangan fisik wilayah kota dapat diidentifikasi melalu...

