Javascript must be enabled to continue!
PENDAMPINGAN KEPEMANDUAN GEOWISATA KAWASAN CAGAR ALAM GEOLOGI GUNUNGKIDUL: MENUJU KEBANGKITAN "THOUGHTFUL" INDONESIA
View through CrossRef
Untuk menghadapi kenormalan baru sektor pariwisata di Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta, terkait pandemic covid-19, perlu disiapkan paradigma pariwisata yang berbasis konservasi dengan menyelaraskan antara kebutuhan para wisatawan dan kebutuhan masyarakat lokal. Konservasi tersebut meliputi unsur abiotic, biotik dan budaya, yang harus disosialisasikan kepada para pemandu, terutama pemandu lokal. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada para pemandu wisata terkait dengan langkah konservasi tersebut, karena mereka adalah garda terdepan sektor ini. Pendampingan dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan kepemanduan (di dalam kelas dan lapangan), jejaring kerjasama antar pemandu local, dan strategi pemasaran dan promosi UGG Gunungsewu. Pendampingan dilaksanakan kepada sebanyak 40 pemandu local dari beberapa destinasi wisata dengan predikat Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) di Gunungkidul, yaitu Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunung Ireng, Gunung Gentong, Bioturbasi Kali Ngalang, Taman Batu Nglirong, Pantai Wediombo dan Sampang-Gedangsari. Melalui pendampingan ini, para pemandu kini memiliki kepemahaman tentang konservasi, sebagai bagian dari tujuan geopark; yang harus dilaksanakan untuk menjamin keberlanjutan terpenuhinya kebutuhan lingkungan, masyarakat local (social, ekonomi dan budaya) dan para wisatawan.
Title: PENDAMPINGAN KEPEMANDUAN GEOWISATA KAWASAN CAGAR ALAM GEOLOGI GUNUNGKIDUL: MENUJU KEBANGKITAN "THOUGHTFUL" INDONESIA
Description:
Untuk menghadapi kenormalan baru sektor pariwisata di Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta, terkait pandemic covid-19, perlu disiapkan paradigma pariwisata yang berbasis konservasi dengan menyelaraskan antara kebutuhan para wisatawan dan kebutuhan masyarakat lokal.
Konservasi tersebut meliputi unsur abiotic, biotik dan budaya, yang harus disosialisasikan kepada para pemandu, terutama pemandu lokal.
Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kepada para pemandu wisata terkait dengan langkah konservasi tersebut, karena mereka adalah garda terdepan sektor ini.
Pendampingan dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan kepemanduan (di dalam kelas dan lapangan), jejaring kerjasama antar pemandu local, dan strategi pemasaran dan promosi UGG Gunungsewu.
Pendampingan dilaksanakan kepada sebanyak 40 pemandu local dari beberapa destinasi wisata dengan predikat Kawasan Cagar Alam Geologi (KCAG) di Gunungkidul, yaitu Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunung Ireng, Gunung Gentong, Bioturbasi Kali Ngalang, Taman Batu Nglirong, Pantai Wediombo dan Sampang-Gedangsari.
Melalui pendampingan ini, para pemandu kini memiliki kepemahaman tentang konservasi, sebagai bagian dari tujuan geopark; yang harus dilaksanakan untuk menjamin keberlanjutan terpenuhinya kebutuhan lingkungan, masyarakat local (social, ekonomi dan budaya) dan para wisatawan.
Related Results
Kebangkitan Yesus Menurut Injil Lukas 24:1-49 dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kin
Kebangkitan Yesus Menurut Injil Lukas 24:1-49 dan Implikasinya Bagi Gereja Masa Kin
Kebangkitan Yesus merupakan peristiwa yang fundamental bagi iman Kristiani. Kebangkitan Yesus menegaskan kemenangan-Nya atas dosa, maut, dan kuasa kegelapan. Kebangkitan memberikan...
PEMANFAATAN GOOGLE MAPS SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PELESTARIAN BENDA PENINGGALAN SEJARAH DI KOTA SEMARANG
PEMANFAATAN GOOGLE MAPS SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PELESTARIAN BENDA PENINGGALAN SEJARAH DI KOTA SEMARANG
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya model konservasi cagar budaya yang terjadi dengan cepat dan mudah bagi masyarakat sebagai prasyarat konservasi peninggal...
Pengusulan dan Asesmen Kawasan Cagar Alam Geologi Gunung Ireng, Pengkok, Gunungkidul
Pengusulan dan Asesmen Kawasan Cagar Alam Geologi Gunung Ireng, Pengkok, Gunungkidul
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membantu POKDARWIS Dusun Srumbung, Desa Pengkok, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul menyusun usulan destinasi wisata Gunung Ireng seba...
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
<span style="color: #444444; font-family: HelveticaNeue, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 11.9px; line-height: 21px;">Kawasan Tembalang diperuntukka...
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skal...
Pengelolaan Situs Cagar Budaya di Kabupaten Agam: Rumah Gadang Angku Lareh ST. Harun (2012-2019)
Pengelolaan Situs Cagar Budaya di Kabupaten Agam: Rumah Gadang Angku Lareh ST. Harun (2012-2019)
Penelitian ini menjelaskan tentang sejarah lembaga pemerintahan dalam bidang pengelolaanSitus Cagar Budaya. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif yangmenggun...
Mekanisme Pembentukan Struktur Geologi di Gunung Raung, Provinsi Jawa Timur
Mekanisme Pembentukan Struktur Geologi di Gunung Raung, Provinsi Jawa Timur
Gunung Raung di Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi Jawa Timur merupakan salah satu gunungapi aktif di Busur Sunda. Keberadaan gunungapi ini menghasilkan keragaman potensi ...
Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pelestarian Cagar Budaya Kota Lama Sawahlunto Sebagai Daya Tarik Wisata
Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pelestarian Cagar Budaya Kota Lama Sawahlunto Sebagai Daya Tarik Wisata
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan partisipasi masyarakat Kota Sawahlunto dalam melestarikan cagar budaya. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena partisipasi lokal dala...

