Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemetaan potensi bahan galian mangan sebagai langkah awal menuju geowisata inovatif

View through CrossRef
Keberadaan bahan galian mangan di Desa Pattappa, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan memberikan peluang besar untuk dikembangkan sebagai geowisata yang edukatif. Bahan galian mangan yang dapat diamati langsung di lapangan memiliki potensi besar sebagai sarana pendidikan bagi siswa SMK Geologi-Pertambangan, mahasiswa Teknik Pertambangan dan Teknik Geologi, serta masyarakat umum. Pemetaan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi geowisata berbasis geologi, yang tidak hanya akan berdampak positif pada perekonomian lokal, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pelestarian alam dan pentingnya pendidikan geologi. Metode yang digunakan yaitu observasi lapangan untuk memetakan lokasi dan potensi bahan galian mangan, serta menilai aksesibilitas jalur transportasi menuju lokasi yang dapat dikembangkan menjadi geowisata. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa lokasi bahan galian mangan memiliki luas 18.775 m² (18,775 ha) dan dapat dijangkau dengan jarak 1,44 km dari kantor Desa Pattappa menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, atau berjalan kaki. Dengan pengembangan yang tepat, geowisata ini berpotensi memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa dan memperkuat kesadaran tentang pemanfaatan serta pelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan.
Title: Pemetaan potensi bahan galian mangan sebagai langkah awal menuju geowisata inovatif
Description:
Keberadaan bahan galian mangan di Desa Pattappa, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan memberikan peluang besar untuk dikembangkan sebagai geowisata yang edukatif.
Bahan galian mangan yang dapat diamati langsung di lapangan memiliki potensi besar sebagai sarana pendidikan bagi siswa SMK Geologi-Pertambangan, mahasiswa Teknik Pertambangan dan Teknik Geologi, serta masyarakat umum.
Pemetaan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi geowisata berbasis geologi, yang tidak hanya akan berdampak positif pada perekonomian lokal, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pelestarian alam dan pentingnya pendidikan geologi.
Metode yang digunakan yaitu observasi lapangan untuk memetakan lokasi dan potensi bahan galian mangan, serta menilai aksesibilitas jalur transportasi menuju lokasi yang dapat dikembangkan menjadi geowisata.
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa lokasi bahan galian mangan memiliki luas 18.
775 m² (18,775 ha) dan dapat dijangkau dengan jarak 1,44 km dari kantor Desa Pattappa menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, atau berjalan kaki.
Dengan pengembangan yang tepat, geowisata ini berpotensi memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa dan memperkuat kesadaran tentang pemanfaatan serta pelestarian sumber daya alam secara berkelanjutan.

Related Results

Pembuatan Serbuk Mangan Sulfat dari Pelindian Bijih Mangan Kadar Rendah dengan Metode Kristalisasi
Pembuatan Serbuk Mangan Sulfat dari Pelindian Bijih Mangan Kadar Rendah dengan Metode Kristalisasi
Mangan Sulfat adalah bahan baku penting dalam produksi beberapa senyawa mangan di berbagai industri. Oleh karena itu, pembuatan Mangan Sulfat dari bijih mangan kadar rendah untuk p...
PEMETAAN PENAMBANGAN GALIAN C MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KAWASAN HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG
PEMETAAN PENAMBANGAN GALIAN C MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KAWASAN HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG
Bahan galian golongan C secara tidak langsung merupakan bahan tambang yang dekat dengan manusia. Karena keberadaannya yang ada dimana-mana dan dibutuhkan setiap hari. Pentingnya me...
Bilangan Oksidasi dan Reaksi-Reaksi Mangan
Bilangan Oksidasi dan Reaksi-Reaksi Mangan
Telah dilakukan pembuatan tris (2,4-pentanadionato) Mangan (III), Kalium manganat dan Kalium permanganat untuk mempelajari bilangan oksidasi mangan. Dilakukan pula reaksi-reaksi se...
PENILAIAN POTENSI DAN PEMANFAATAN BATUGAMPING DAERAH KLAPANUNGGAL DAN SEKITARNYA
PENILAIAN POTENSI DAN PEMANFAATAN BATUGAMPING DAERAH KLAPANUNGGAL DAN SEKITARNYA
Daerah penelitian sebagai bagian dari Mandala Cekungan Bogor terdapat pelamparan batugamping yang cukup luas sehingga menjadikan daerah ini memiliki potensi sumber daya batugamping...
Pemurnian Mangan Oksida dengan Metode Pengendapan Selektif Menggunakan Karbon
Pemurnian Mangan Oksida dengan Metode Pengendapan Selektif Menggunakan Karbon
Penelitian pemurnian mangan oksida dari bijih mangan Nagari Aie Ramo, Kecamatan Kamang, Kabupaten Sijunjungdilakukan dengan mengunakan metode pengendapan selektif dan adsorbsi. Bij...
ANALISIS PERUBAHAN PERILAKU MANGAN TERLARUT PADA LINDI SEBAGAI PENGARUH DARI SAMPAH PLASTIK
ANALISIS PERUBAHAN PERILAKU MANGAN TERLARUT PADA LINDI SEBAGAI PENGARUH DARI SAMPAH PLASTIK
Mangan terlarut dalam lindi dapat menurunkan kualitas air tanah di sekitarnya. Potensi pencemaran air tanah bersumber dari pencemaran tanah dan air atau zat cair yang teralir pada ...
Analisis Stabilitas Galian dengan Menggunakan Metode Secant Pile
Analisis Stabilitas Galian dengan Menggunakan Metode Secant Pile
Penelitian ini dilakukan pada galian untuk basement gedung di kawasan padat penduduk daerah Bandung, Jawa Barat. Galian diperkuat menggunakan secant pile karena sifatnya yang fleks...
The Existence of the Jepin Langkah Loncat Tiung Sembilan Dance in Pontianak
The Existence of the Jepin Langkah Loncat Tiung Sembilan Dance in Pontianak
The development of dance continues to advance in line with people's lives. Traditional dances generally experience developments that are influenced by the surrounding community, wh...

Back to Top