Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS PRODUKSI DAN FINANSIAL PENGUSAHAAN TENGKAWANG OLEH RAKYAT DI KALIMANTAN BARAT Production and Financial Analysis of Tengkawang Cultivation by People in West Kalimantan

View through CrossRef
Tengkawang merupakan tanaman khas iklim tropika basah, menjadi salah satu bukti keanekaragaman hayati di Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan.  Keberadaan tengkawang sangat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.  Era keemasan tengkawang yang menjadi maskot flora Propinsi Kalimantan Barat itu, kini telah memudar seiring laju deforestasi dan meningkatnya investasi perkebunan kelapa sawit. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara umur pohon dengan volume pohon dan produksi buah tengkawang, menganalisis kelayakan finansial pengusahaan tengkawang dengan menghitung Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C).  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk survei dan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara umur pohon dengan volume pohon dan produksi buah tengkawang. Pengusahaan tengkawang skala rakyat tetap layak untuk dilanjutkan. Untuk itu diperlukan upaya pemasaran buah tengkawang secara berkesinambungan.Kata Kunci : Analisis produksi; analisis finansial; tengkawangTengkawang is a typical plant to wet tropical climate that becomes a proof for Indonesia’s biodiversity, especially in Kalimantan Island. The existence of tengkawang is extremely beneficial to improve the local’s economy.  Now, the Golden Era of tengkawang which becomes flora mascot of West Kalimantan Province has faded as deforestation and increased investment in oil palm plantations. The research objectives were to analyze the relation between tree age by tree volume and tengkawang fruit production, analyze the financial feasibility by calculating Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) of tengkawang cultivation. This research used descriptive method with survey form and interview technique by using questionnaire. The results showed that there was a close relation between tree age by tree volume and tengkawang fruit production, tengkawang cultivation by people was feasible enough to be continued.  It required tengkawang fruit marketing efforts on an ongoing basis.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: ANALISIS PRODUKSI DAN FINANSIAL PENGUSAHAAN TENGKAWANG OLEH RAKYAT DI KALIMANTAN BARAT Production and Financial Analysis of Tengkawang Cultivation by People in West Kalimantan
Description:
Tengkawang merupakan tanaman khas iklim tropika basah, menjadi salah satu bukti keanekaragaman hayati di Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan.
  Keberadaan tengkawang sangat bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
  Era keemasan tengkawang yang menjadi maskot flora Propinsi Kalimantan Barat itu, kini telah memudar seiring laju deforestasi dan meningkatnya investasi perkebunan kelapa sawit.
Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara umur pohon dengan volume pohon dan produksi buah tengkawang, menganalisis kelayakan finansial pengusahaan tengkawang dengan menghitung Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C).
  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk survei dan teknik wawancara dengan menggunakan kuesioner.
   Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara umur pohon dengan volume pohon dan produksi buah tengkawang.
Pengusahaan tengkawang skala rakyat tetap layak untuk dilanjutkan.
Untuk itu diperlukan upaya pemasaran buah tengkawang secara berkesinambungan.
Kata Kunci : Analisis produksi; analisis finansial; tengkawangTengkawang is a typical plant to wet tropical climate that becomes a proof for Indonesia’s biodiversity, especially in Kalimantan Island.
The existence of tengkawang is extremely beneficial to improve the local’s economy.
  Now, the Golden Era of tengkawang which becomes flora mascot of West Kalimantan Province has faded as deforestation and increased investment in oil palm plantations.
The research objectives were to analyze the relation between tree age by tree volume and tengkawang fruit production, analyze the financial feasibility by calculating Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) of tengkawang cultivation.
This research used descriptive method with survey form and interview technique by using questionnaire.
The results showed that there was a close relation between tree age by tree volume and tengkawang fruit production, tengkawang cultivation by people was feasible enough to be continued.
  It required tengkawang fruit marketing efforts on an ongoing basis.

Related Results

Keragaman Kandungan Lemak Nabati Spesies Shorea Penghasil Tengkawang dari Beberapa Provenans dan Ras Lahan
Keragaman Kandungan Lemak Nabati Spesies Shorea Penghasil Tengkawang dari Beberapa Provenans dan Ras Lahan
Buah tengkawang merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu bernilai tinggi dan merupakan salah satu komoditi eksporsebagai bahan baku lemak nabati, industri kosmetik, dan substitu...
Modal Sosial Masyarakat Dusun Melayang dalam Pemanfaatan Buah Tengkawang di Hutan Adat Pikul
Modal Sosial Masyarakat Dusun Melayang dalam Pemanfaatan Buah Tengkawang di Hutan Adat Pikul
AbstrakModal sosial adalah kemampuan masyarakat untuk bekerjasama demi mencapai suatu tujuan bersama didalam suatu kelompok. Hutan Adat Pikul memiliki potensi tengkawang yang sanga...
OPTIMALISASI PENGOLAHAN TENGKAWANG MENJADI GREEN BUTTER: PENINGKATAN EKONOMI LOKAL DAN KONSERVASI HUTAN DI KALIMANTAN BARAT
OPTIMALISASI PENGOLAHAN TENGKAWANG MENJADI GREEN BUTTER: PENINGKATAN EKONOMI LOKAL DAN KONSERVASI HUTAN DI KALIMANTAN BARAT
Kalimantan Barat dikenal sebagai daerah penghasil buah tengkawang, namun karena harga buahnya rendah, banyak kayu tengkawang yang ditebang. Masyarakat sekitar hutan memanfaatkan bu...
MORFOLOGI VEGETATIF JENIS POHON TENGKAWANG (Shorea spp) DI DESA MENSIAU KECAMATAN BATANG LUPAR KABUPATEN KAPUAS HULU
MORFOLOGI VEGETATIF JENIS POHON TENGKAWANG (Shorea spp) DI DESA MENSIAU KECAMATAN BATANG LUPAR KABUPATEN KAPUAS HULU
Tengkawang is a Shorea tree which includes in Dipterocarpacea family. This tree was the indigenous species of West Kalimantan, and mostly found in Kapuas Hulu Regency.  Tengkawang ...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...

Back to Top