Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENATALAKSANAAN GRANULOMA PYOGENIKUM PADA BIBIR BAWAH

View through CrossRef
Granuloma pyogenikum merupakan lesi mukokutaneus non-neoplastik yang muncul akibat respon terhadap iritasi kronis, traumatik injuri dan faktor hormonal. Granuloma pyogenikum dapat terjadi pada berbagai umur. Lesi ini umumnya terjadi pada gingiva namun juga dapat terjadi pada bibir, lidah dan mukosa mulut. Tujuan ; melaporkan penatalaksanaan kasus granuloma pyogenikum yang terjadi pada bibir bawah. Laporan kasus sebagai berikut Seorang wanita datang dengan keluhan utama terdapat benjolan pada bibir bawah yang terjadi sejak 2 bulan yang lalu. Benjolan tersebut tumbuh perlahan hingga mencapai ukuran sekarang, benjolan terasa mengganggu. Pasien memiliki riwayat tergigitnya bibir bawah. Pemeriksaan klinis memperlihatkan sebuah benjolan tidak bertangkai, eritema, dan berukuran 1,5 cm. Penatalaksanaan yang dilakukan dengan eksisi lengkap dari lesi. Diagnosis defenitif diperoleh dari hasil pemeriksaan histopatologi. Hasil biopsi menunujukkan jika lesi adalah granuloma pyogenikum. Tidak terlihat rekurensi setelah 2 minggu perawatan. Kesimpulan ; Granuloma pyogenikum pada bibir bawah seorang pasien telah berhasil dilakukan perawatan dengan eksisi lengkap pada lesi.
Title: PENATALAKSANAAN GRANULOMA PYOGENIKUM PADA BIBIR BAWAH
Description:
Granuloma pyogenikum merupakan lesi mukokutaneus non-neoplastik yang muncul akibat respon terhadap iritasi kronis, traumatik injuri dan faktor hormonal.
Granuloma pyogenikum dapat terjadi pada berbagai umur.
Lesi ini umumnya terjadi pada gingiva namun juga dapat terjadi pada bibir, lidah dan mukosa mulut.
Tujuan ; melaporkan penatalaksanaan kasus granuloma pyogenikum yang terjadi pada bibir bawah.
Laporan kasus sebagai berikut Seorang wanita datang dengan keluhan utama terdapat benjolan pada bibir bawah yang terjadi sejak 2 bulan yang lalu.
Benjolan tersebut tumbuh perlahan hingga mencapai ukuran sekarang, benjolan terasa mengganggu.
Pasien memiliki riwayat tergigitnya bibir bawah.
Pemeriksaan klinis memperlihatkan sebuah benjolan tidak bertangkai, eritema, dan berukuran 1,5 cm.
Penatalaksanaan yang dilakukan dengan eksisi lengkap dari lesi.
Diagnosis defenitif diperoleh dari hasil pemeriksaan histopatologi.
Hasil biopsi menunujukkan jika lesi adalah granuloma pyogenikum.
Tidak terlihat rekurensi setelah 2 minggu perawatan.
Kesimpulan ; Granuloma pyogenikum pada bibir bawah seorang pasien telah berhasil dilakukan perawatan dengan eksisi lengkap pada lesi.

Related Results

Pemakain Lip Bumper pada Anak Cerebral Palsi dengan Kasus Drooling, Inkompetensi Bibir dan Kebiasaan Menggigit-gigit Bibir Bawah
Pemakain Lip Bumper pada Anak Cerebral Palsi dengan Kasus Drooling, Inkompetensi Bibir dan Kebiasaan Menggigit-gigit Bibir Bawah
Latar Belakang. Anak yang menderita cerebral palsi pada umumnya mempunyai keluhan ketidakmampuan dalam pengontrolan saliva dalam rongga mulutnya. Pada kondisi tersebut penderita me...
Granuloma annulare preceding the diagnosis of Sjögren’s syndrome
Granuloma annulare preceding the diagnosis of Sjögren’s syndrome
Granuloma annulare is a benign, inflammatory, noninfectious, granulomatous skin disorder characterized by variable clinical presentations, including papular, subcutaneous, patch (m...
POTENSI MINYAK ALMOND SEBAGAI BAHAN BAKU LIP BALAM STICK
POTENSI MINYAK ALMOND SEBAGAI BAHAN BAKU LIP BALAM STICK
Minyak almond merupakan turunan almond dengan komponen utama asam oleat dan linoleat yang dapat menutrisi dan memperbaiki sel kulit sehingga mampu melemabkan kulit. Tujuan peneliti...
Midline Granuloma
Midline Granuloma
<p><strong>Pendahuluan</strong><strong>:</strong></p><p><em>Midline granuloma</em> atau<em> nasal type extranodal T/NK-c...
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS BANGUNAN PASAR GODEAN KABUPATEN SLEMAN
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS BANGUNAN PASAR GODEAN KABUPATEN SLEMAN
Perencanaan ulang pada penelitian ini meninjau bangunan Pasar Godean Zona A yang dilakukan pada perubahan struktur rangka atap, dengan tujuan penggunaan atap pelat beton dapat difu...
PENATALAKSANAAN PENINGKATAN ASAM URAT
PENATALAKSANAAN PENINGKATAN ASAM URAT
Peningkatan asam urat (hiperurisemia) didefinisikan sebagai peninggian kadar asam urat lebih dari 7,0 ml/dl dan 6,0 mg/dl. Hiperurisemia perlu dilakukan penatalaksanaan untuk memba...

Back to Top