Javascript must be enabled to continue!
MEMBANDINGKAN POLA SIDIK BIBIR SEBAGAI SARANA IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA SUKU MINANG DI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG TAHUN 2017
View through CrossRef
Pola sidik bibir dapat dipengararuhi oleh jenis kelamin dan ras. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pola sidik bibir berdasarkan jenis kelamin pada suku minang di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional. Populasi dari penelitian ini adalah individu yang berjenis kelamin laki-laki atau perempuan suku minang dari dua generasi pada mahasiswa preklinik angkatan 2013-2016 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017 dengan 133 sampel penelitian dengan metode total sampling, waktu penelitian 29 Mei 2017 dengan pemeriksaan klinis. Analisis data ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi dan grafik distribusi frekuensi dengan menggunakan program Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada responden laki-laki didominasi pola sidik bibir tipe 4 yaitu 22 orang (53.7%) dan pada responden perempuan didominasi pola sidik bibir tipe 2 yaitu 42 orang (45.7%) di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017.
Universitas Baiturrahmah
Title: MEMBANDINGKAN POLA SIDIK BIBIR SEBAGAI SARANA IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA SUKU MINANG DI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG TAHUN 2017
Description:
Pola sidik bibir dapat dipengararuhi oleh jenis kelamin dan ras.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pola sidik bibir berdasarkan jenis kelamin pada suku minang di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017.
Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional.
Populasi dari penelitian ini adalah individu yang berjenis kelamin laki-laki atau perempuan suku minang dari dua generasi pada mahasiswa preklinik angkatan 2013-2016 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017 dengan 133 sampel penelitian dengan metode total sampling, waktu penelitian 29 Mei 2017 dengan pemeriksaan klinis.
Analisis data ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi dan grafik distribusi frekuensi dengan menggunakan program Microsoft Excel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada responden laki-laki didominasi pola sidik bibir tipe 4 yaitu 22 orang (53.
7%) dan pada responden perempuan didominasi pola sidik bibir tipe 2 yaitu 42 orang (45.
7%) di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Padang tahun 2017.
Related Results
MEMBANDINGKAN POLA SIDIK BIBIR SEBAGAI SARANA IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA SUKU MINANG DI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG TAHUN 2017
MEMBANDINGKAN POLA SIDIK BIBIR SEBAGAI SARANA IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA SUKU MINANG DI FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH PADANG TAHUN 2017
Pola sidik bibir dapat dipengararuhi oleh jenis kelamin dan ras. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran pola sidik bibir berdasarkan jenis kelamin pada suku minan...
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
POTENSI REMINERALISASI PADA PASTA GIGI BERFLORIDA DAN TIDAK BERFLORIDA
POTENSI REMINERALISASI PADA PASTA GIGI BERFLORIDA DAN TIDAK BERFLORIDA
Pasta gigi berflorida dan tidak berflorida merupakan bahan yang dapat memperkuat dan meremineralisasi gigi serta membantu mencegah karies gigi. Peneliti tertarik melakukan peneliti...
KONSEP POLA HIDUP MASYARAKAT DALAM PETATAH PETITIH MINANGKABAU DENGAN PENDEKATAN INDIGENIUS (THE CONCEPTION OF COMMUNITY LIFE IN PETATAH PETITIH MINANGKABAU WITH INDIGENEOUS APPROACH)
KONSEP POLA HIDUP MASYARAKAT DALAM PETATAH PETITIH MINANGKABAU DENGAN PENDEKATAN INDIGENIUS (THE CONCEPTION OF COMMUNITY LIFE IN PETATAH PETITIH MINANGKABAU WITH INDIGENEOUS APPROACH)
Abstract The Conception of Community Life in Petatah Petitih Minangkabau with The Indigeneous Approach. This study aims to identify the Minangkabau conceptions values as depicted i...
Pemakain Lip Bumper pada Anak Cerebral Palsi dengan Kasus Drooling, Inkompetensi Bibir dan Kebiasaan Menggigit-gigit Bibir Bawah
Pemakain Lip Bumper pada Anak Cerebral Palsi dengan Kasus Drooling, Inkompetensi Bibir dan Kebiasaan Menggigit-gigit Bibir Bawah
Latar Belakang. Anak yang menderita cerebral palsi pada umumnya mempunyai keluhan ketidakmampuan dalam pengontrolan saliva dalam rongga mulutnya. Pada kondisi tersebut penderita me...
Perawatan Estetik Kompleks Empat Gigi Anterior Maksila dengan Resorpsi Eksternal
Perawatan Estetik Kompleks Empat Gigi Anterior Maksila dengan Resorpsi Eksternal
Permasalahan estetik merupakan salah satu hal penting dalam perawatan kedokteran gigi restoratif dan harus sejalan dengan penampilan yang alami serta harmonis berdasarkan prinsip-p...
Sudut pandang dari segi hukum dan Kode Etik Kedokteran Gigi dalam praktik kedokteran gigi
Sudut pandang dari segi hukum dan Kode Etik Kedokteran Gigi dalam praktik kedokteran gigi
Dalam menjalankan profesinya sehari hari sebagai seorang dokter gigi, suka atau tidak suka pada suatu ketika pasti akan menghadapi hal yang berkaitan dengan etik, hukum dan Undang ...

