Javascript must be enabled to continue!
POTENSI MINYAK ALMOND SEBAGAI BAHAN BAKU LIP BALAM STICK
View through CrossRef
Minyak almond merupakan turunan almond dengan komponen utama asam oleat dan linoleat yang dapat menutrisi dan memperbaiki sel kulit sehingga mampu melemabkan kulit. Tujuan penelitian ini memformulasi sediaan stik balsam bibir dari minyak almond dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% dan diuji stabiltas fisika dan kimia selama satu bulan. Metode pembuatan dilakukan dengan cara peleburan dan pencampuran bahan lilin atau malam dan minyak yang ditambah dengan bahan lain. Kemudian dievaluasi stabilitas selama 4 minggu meliputi pemeriksaan mutu fisik sediaan yaitu pemeriksaan kondisi fisik, uji titik lebur dengan metode melting point, uji kekerasan, uji kekuatan dan uji keseragaman bobot. Selain itu, dilakukan uji kemampuan sediaan melembabkan bibir terhadap variasi sediaan yang dibuat dengan menggunakan alat penganalisa kulit. Hasil dari uji mutu fisik menunjukkan bahwa keempat balsam bibir yang diformulasikan homogen, tidak mengeluarkan keringat maupun kristal, warna putih kekuningan, dan bau yang harum, keempat formula memenuhi syarat pada uji keseragaman bobot, uji titik lebur sesuai dengan SNI 16-4769-1998 (64,20-65,6oC), uji kekuatan dan kekerasan memenuhi syarat sediaan menurut balsam bibir pembanding. Hasil dari uji kemampuan sediaan melembabkan bibir didapatkan bahwa sediaan balsam bibir F3 sebesar 5,6%. Sediaan stik balsam bibir dengan peningkatan kelembaban tertinggi dan memenuhi seluruh persyaratan uji yaitu Formula 3
Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
Title: POTENSI MINYAK ALMOND SEBAGAI BAHAN BAKU LIP BALAM STICK
Description:
Minyak almond merupakan turunan almond dengan komponen utama asam oleat dan linoleat yang dapat menutrisi dan memperbaiki sel kulit sehingga mampu melemabkan kulit.
Tujuan penelitian ini memformulasi sediaan stik balsam bibir dari minyak almond dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% dan diuji stabiltas fisika dan kimia selama satu bulan.
Metode pembuatan dilakukan dengan cara peleburan dan pencampuran bahan lilin atau malam dan minyak yang ditambah dengan bahan lain.
Kemudian dievaluasi stabilitas selama 4 minggu meliputi pemeriksaan mutu fisik sediaan yaitu pemeriksaan kondisi fisik, uji titik lebur dengan metode melting point, uji kekerasan, uji kekuatan dan uji keseragaman bobot.
Selain itu, dilakukan uji kemampuan sediaan melembabkan bibir terhadap variasi sediaan yang dibuat dengan menggunakan alat penganalisa kulit.
Hasil dari uji mutu fisik menunjukkan bahwa keempat balsam bibir yang diformulasikan homogen, tidak mengeluarkan keringat maupun kristal, warna putih kekuningan, dan bau yang harum, keempat formula memenuhi syarat pada uji keseragaman bobot, uji titik lebur sesuai dengan SNI 16-4769-1998 (64,20-65,6oC), uji kekuatan dan kekerasan memenuhi syarat sediaan menurut balsam bibir pembanding.
Hasil dari uji kemampuan sediaan melembabkan bibir didapatkan bahwa sediaan balsam bibir F3 sebesar 5,6%.
Sediaan stik balsam bibir dengan peningkatan kelembaban tertinggi dan memenuhi seluruh persyaratan uji yaitu Formula 3.
Related Results
Functional and aesthetic comparison of lower lip split incisions and modification of McGregor incision. (Preprint)
Functional and aesthetic comparison of lower lip split incisions and modification of McGregor incision. (Preprint)
BACKGROUND
The open mouth provided the basis for various surgical approaches to tumours of the oral cavity(1). If this access is inadequate it is generally ...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
Analisis Penerimaan Yoghurt Sari Almond dengan Penambahan Kurma
Analisis Penerimaan Yoghurt Sari Almond dengan Penambahan Kurma
The purpose of this study was to determine the acceptance of almond extract yoghurt mixed with dates. This research was divided into 3 stages. The first stage included preparing in...
Formulasi Lip Cream Mengandung Minyak Almond (Oleum amygdalae) sebagai Pelembab Bibir
Formulasi Lip Cream Mengandung Minyak Almond (Oleum amygdalae) sebagai Pelembab Bibir
Abstract. Lip cream is a lip makeup preparation, has a semi-solid shape that keeps lips moisturized longer. The use of natural moisturizing ingredients in lip cream preparations i...
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU OPTIMAL PADA USAHA DAGANG TEMPE BOGAR DI PALOPO
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU OPTIMAL PADA USAHA DAGANG TEMPE BOGAR DI PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah kuantitas pembelian bahan baku yang optimal, jumlah persediaan pengaman bahan baku, waktu pesanan kembali bahan baku, jumlah...
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
<p>Abstrak</p><p>Proses penggorengan akan menyebabkan perubahan mutu minyak akibat reaksi hidrolisis, oksidasi dan proses termal. Penelitian ini bertujuan untuk m...
Daya Dukung Bahan Baku Industri dan UMKM Berbasis Potensi Stok pada Wilayah Pengelolaan Perikanan
Daya Dukung Bahan Baku Industri dan UMKM Berbasis Potensi Stok pada Wilayah Pengelolaan Perikanan
Kebijakan pemerintah dalam pengelolaan perikanan berbasis Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) termasuk pada pengolahan yang menyangkut bahan baku. Potensi stok ikan lestari (maximu...

