Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU

View through CrossRef
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada perolehan laba yang tidak maksimal. Untuk menghindari kesalahan perlu digunakan metode yang tepat. Program Linier (Linear Programming) merupakan salah satu metode yang cukup bermanfaat untuk optimasi pembelian bahan baku dengan melihat keterbatasan sumberdaya perusahaan.. Pada penelitian yang dilakukan, perusahaan membeli bahan baku dari tiga pemasok yang berbeda dengan kapasitas dan harga per-satuan berbeda pula Perusahaan juga memiliki keterbatasan gudang penyimpanan bahan baku. Tujuan yang ingin dicapai adalah minimisasi total biaya pembelian bahan baku. Tahapan yang dilalui dalam aplikasi metode program linier dalam tulisan ini pertama penentuan variabel yang berpengaruh terhadap tujuan , sumberdaya yang dibutuhkan dan yang tersedia; kedua formulasi model matematika; ketiga penentuan solusi optimal dengan menggunakan software LINDO (Linear Interactive and Discrete Optimizer). Keluaran dari aplikasi adalah jumlah pembelian bahan baku optimal dari masing-masing pemasok. Dari hasil penelitian diperoleh jumlah pembelian bahan baku optimal dari pemasok I, II dan III berturut-turut 1.000 ton ; 550 ton dan 450 ton. Bila penentuan pembelian bahan baku menggunakan metode program linier dibandingkan dengan kebijakaksanan yang dilakukan perusahaan selama ini diperoleh penghematan biaya sebesar 23,98% Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada perolehan laba yang tidak maksimal. Untuk menghindari kesalahan perlu digunakan metode yang tepat. Program Linier (Linear Programming) merupakan salah satu metode yang cukup bermanfaat untuk optimasi pembelian bahan baku dengan melihat keterbatasan sumberdaya perusahaan.. Pada penelitian yang dilakukan, perusahaan membeli bahan baku dari tiga pemasok yang berbeda dengan kapasitas dan harga per-satuan berbeda pula Perusahaan juga memiliki keterbatasan gudang penyimpanan bahan baku. Tujuan yang ingin dicapai adalah minimisasi total biaya pembelian bahan baku. Tahapan yang dilalui dalam aplikasi metode program linier dalam tulisan ini pertama penentuan variabel yang berpengaruh terhadap tujuan , sumberdaya yang dibutuhkan dan yang tersedia; kedua formulasi model matematika; ketiga penentuan solusi optimal dengan menggunakan software LINDO (Linear Interactive and Discrete Optimizer). Keluaran dari aplikasi adalah jumlah pembelian bahan baku optimal dari masing-masing pemasok. Dari hasil penelitian diperoleh jumlah pembelian bahan baku optimal dari pemasok I, II dan III berturut-turut 1.000 ton ; 550 ton dan 450 ton. Bila penentuan pembelian bahan baku menggunakan metode program linier dibandingkan dengan kebijakaksanan yang dilakukan perusahaan selama ini diperoleh penghematan biaya sebesar 23,98%
Center for Open Science
Title: APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Description:
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi.
Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada perolehan laba yang tidak maksimal.
Untuk menghindari kesalahan perlu digunakan metode yang tepat.
Program Linier (Linear Programming) merupakan salah satu metode yang cukup bermanfaat untuk optimasi pembelian bahan baku dengan melihat keterbatasan sumberdaya perusahaan.
Pada penelitian yang dilakukan, perusahaan membeli bahan baku dari tiga pemasok yang berbeda dengan kapasitas dan harga per-satuan berbeda pula Perusahaan juga memiliki keterbatasan gudang penyimpanan bahan baku.
Tujuan yang ingin dicapai adalah minimisasi total biaya pembelian bahan baku.
Tahapan yang dilalui dalam aplikasi metode program linier dalam tulisan ini pertama penentuan variabel yang berpengaruh terhadap tujuan , sumberdaya yang dibutuhkan dan yang tersedia; kedua formulasi model matematika; ketiga penentuan solusi optimal dengan menggunakan software LINDO (Linear Interactive and Discrete Optimizer).
Keluaran dari aplikasi adalah jumlah pembelian bahan baku optimal dari masing-masing pemasok.
Dari hasil penelitian diperoleh jumlah pembelian bahan baku optimal dari pemasok I, II dan III berturut-turut 1.
000 ton ; 550 ton dan 450 ton.
Bila penentuan pembelian bahan baku menggunakan metode program linier dibandingkan dengan kebijakaksanan yang dilakukan perusahaan selama ini diperoleh penghematan biaya sebesar 23,98% Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi.
Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada perolehan laba yang tidak maksimal.
Untuk menghindari kesalahan perlu digunakan metode yang tepat.
Program Linier (Linear Programming) merupakan salah satu metode yang cukup bermanfaat untuk optimasi pembelian bahan baku dengan melihat keterbatasan sumberdaya perusahaan.
Pada penelitian yang dilakukan, perusahaan membeli bahan baku dari tiga pemasok yang berbeda dengan kapasitas dan harga per-satuan berbeda pula Perusahaan juga memiliki keterbatasan gudang penyimpanan bahan baku.
Tujuan yang ingin dicapai adalah minimisasi total biaya pembelian bahan baku.
Tahapan yang dilalui dalam aplikasi metode program linier dalam tulisan ini pertama penentuan variabel yang berpengaruh terhadap tujuan , sumberdaya yang dibutuhkan dan yang tersedia; kedua formulasi model matematika; ketiga penentuan solusi optimal dengan menggunakan software LINDO (Linear Interactive and Discrete Optimizer).
Keluaran dari aplikasi adalah jumlah pembelian bahan baku optimal dari masing-masing pemasok.
Dari hasil penelitian diperoleh jumlah pembelian bahan baku optimal dari pemasok I, II dan III berturut-turut 1.
000 ton ; 550 ton dan 450 ton.
Bila penentuan pembelian bahan baku menggunakan metode program linier dibandingkan dengan kebijakaksanan yang dilakukan perusahaan selama ini diperoleh penghematan biaya sebesar 23,98%.

Related Results

Sistem Informasi Pembelian Bahan Baku Sockliner pada PT Sinar Utama Jaya Abadi
Sistem Informasi Pembelian Bahan Baku Sockliner pada PT Sinar Utama Jaya Abadi
Intisari— Proses pembelian bahan baku memiliki peranan penting dalam proses produksi. Karena pembelian bahan baku merupakan sebuah awal kegiatan perusahaan dalam menghasilkan penda...
Daya Dukung Bahan Baku Industri dan UMKM Berbasis Potensi Stok pada Wilayah Pengelolaan Perikanan
Daya Dukung Bahan Baku Industri dan UMKM Berbasis Potensi Stok pada Wilayah Pengelolaan Perikanan
Kebijakan pemerintah dalam pengelolaan perikanan berbasis Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) termasuk pada pengolahan yang menyangkut bahan baku. Potensi stok ikan lestari (maximu...
OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERIPIK KENTANG DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (STUDI KASUS DI AGRONAS GIZI FOOD)
OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERIPIK KENTANG DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (STUDI KASUS DI AGRONAS GIZI FOOD)
Optimalisasi persediaan bahan baku dimaksudkan guna memenuhi kebutuhan bahan baku untuk proses produksi pada waktu yang akan datang, kegiatan pengendalian persediaan bahan baku men...
Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam Pengendalian Bahan Baku Pada UKM Gula Merah
Penerapan Metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam Pengendalian Bahan Baku Pada UKM Gula Merah
Permintaan pasar yang tinggi menyebabkan permasalahan dalam kegiatan produksi yang tidak disadari oleh UKM. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah terj...
SISTEM PENENTUAN JUMLAH BAHAN BAKU DI CV SUHO GARMINDO
SISTEM PENENTUAN JUMLAH BAHAN BAKU DI CV SUHO GARMINDO
CV. Suho Garmindo merupakan salah satu perusahaan garment yang bergerak dalam industri produksi busana muslim dengan kerudung sebagai produk utamanya dan menggunakan strategi make ...
APLIKASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PARFUM MENGGUNAKAN METODE REORDER POINT PADA PT MASHIKAMA BERBASIS WEB
APLIKASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PARFUM MENGGUNAKAN METODE REORDER POINT PADA PT MASHIKAMA BERBASIS WEB
Pemanfaatan teknologi informasi sangat bermanfaat bagi perusahaan yang memerlukan arus informasi yang akurat, handal, cepat, relevan dan detail. PT Mashikama merupakan perusahaan y...
Analisis Pengendalian Kuantitas Produksi dengan Menggunakan Metode Just In Time (JIT) pada Usaha Dagang Mastura di Kota Palu
Analisis Pengendalian Kuantitas Produksi dengan Menggunakan Metode Just In Time (JIT) pada Usaha Dagang Mastura di Kota Palu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengendalian kuantitas produksi dengan menggunakan metode Just In Time (JIT) pada UD. MASTURA Kota Palu selama tahun 2020...

Back to Top